PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER
Indonesian Journal of Elementary and Childhood EducationIndonesian Journal of Elementary and Childhood EducationKemampuan berbicara adalah daya upaya seseorang untuk mengkomunikasikan ide, pikiran, ataupun perasaanya, memberitaukan suatu informasi kepada orang lain dengan menggunakan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata secara lisan. Tujuan dalam penelitian ini yaitu penerapan metode bermain peran mikro yang tepat untuk meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Mataram. Metode penelitian ini adalah penelitian pengembangan, dengan tiga tahap pengembangan yang masing-masing penelitian terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan evaluasi. Subjek dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun kelas B3 berjumlah 15 orang anak. Metode dalam pengumpulan data yaitu metode observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Penerapan metode bermain peran mikro dilakukan dengan beberapa tahapan yakni, 1). Persiapan, guru menentukan tema, menyiapkan alat main, mengenalkan alat main, dan menata tempat kegiatan main. 2). Kegiatan Awal, guru menerangkan tehnik bermain, membuat aturan main, dan anak memilih peran yang telah di tentukan.3). Kegiatan Inti, anak bermain secara berkelompok, guru mengawasi anak, mengingatkan waktu main akan segera berakhir dan membereskan tempat main bersama anak. 4). Kegiatan akhir, anak menceritakan kembali pengalaman main, dan guru memberikan pujian kepada anak. Hasil penelitian penerapan metode bermain peran mikro menunjukan rata-rata kemampuan berbicara anak meningkat yaitu pada pengembangan I 53,78%, kemudian pada pengembangan II 71,89%, dan pengembangan III 88,78%. Kesimpulanya, bahwa penerapan metode bermain peran mikro dapat meningkatkan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Mataram.
Peningkatan perkembangan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun dapat dilihat dari setiap tahapan pengembangan yang mengalami peningkatan dengan skor peningkatan kemampuan berbicara hingga mencapai kriteria berkembang sangat baik.Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan pada kegiatan pengembangan I terlihat adanya peningkatan kemampuan berbicara mencapai persentase 35% dan telah mencapai kriteria berkembang sangat baik.Dengan demikian dapat dikatakan kegiatan bermain peran mikro dapat meningkatkan perkembangan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina Mataram.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperkaya pemahaman tentang metode bermain peran mikro dalam meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh metode bermain peran mikro terhadap aspek bahasa lain, seperti kemampuan mendengarkan dan memahami cerita, serta kemampuan merangkai kalimat yang lebih kompleks. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul atau panduan bermain peran mikro yang lebih terstruktur dan mudah diterapkan oleh guru di berbagai tingkatan sekolah. Ketiga, penelitian dapat melibatkan partisipasi orang tua dalam proses pembelajaran bermain peran mikro, dengan tujuan meningkatkan dukungan dan stimulasi bahasa di lingkungan keluarga.
| File size | 168.98 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
ABULYATAMAABULYATAMA Salah satu teknik interaktif adalah kerja kelompok kecil. Oleh karena itu, peneliti mengadaptasi teknik kerja kelompok kecil. Tujuan penelitian ini adalahSalah satu teknik interaktif adalah kerja kelompok kecil. Oleh karena itu, peneliti mengadaptasi teknik kerja kelompok kecil. Tujuan penelitian ini adalah
UNISLAUNISLA Terdapat empat keterampilan dalam pembelajaran bahasa Inggris, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, yang harus dikuasai secara seimbang.Terdapat empat keterampilan dalam pembelajaran bahasa Inggris, yaitu mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis, yang harus dikuasai secara seimbang.
IAIN KEDIRIIAIN KEDIRI Mahasiswa menggunakan dua teknik WBLE, daring dan luring, baik di dalam maupun di luar kampus. Mereka mengakses lima WBLE yang direkomendasikan, yaituMahasiswa menggunakan dua teknik WBLE, daring dan luring, baik di dalam maupun di luar kampus. Mereka mengakses lima WBLE yang direkomendasikan, yaitu
OJSOJS Di dalam masyarakat bahasa terkadang terdapat dua atau lebih bahasa yang hidup berdampingan secara subur. Selain itu, juga banyaknya variasi penggunaanDi dalam masyarakat bahasa terkadang terdapat dua atau lebih bahasa yang hidup berdampingan secara subur. Selain itu, juga banyaknya variasi penggunaan
OJSOJS Dengan menyediakan berbagai aktivitas yang merangsang, buku ini tidak hanya membantu mengembangkan keterampilan motorik halus tetapi juga mendorong anak-anakDengan menyediakan berbagai aktivitas yang merangsang, buku ini tidak hanya membantu mengembangkan keterampilan motorik halus tetapi juga mendorong anak-anak
OJSOJS Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran yang terarah dan kontekstual dapat meningkatkan pemahaman dan penggunaan pelengkap subjek secaraHasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan pengajaran yang terarah dan kontekstual dapat meningkatkan pemahaman dan penggunaan pelengkap subjek secara
UNISLAUNISLA Siswa mengalami permasalahan psikologis seperti cemas, malu, takut melakukan kesalahan, dan kurangnya kepercayaan diri yang menghambat kemampuan berbicaraSiswa mengalami permasalahan psikologis seperti cemas, malu, takut melakukan kesalahan, dan kurangnya kepercayaan diri yang menghambat kemampuan berbicara
UNMUNM Model ini menitikberatkan pada peningkatan keterampilan berbahasa Jawa secara lisan melalui praktik monolog dan dialog dengan mengubah status sosial karakter.Model ini menitikberatkan pada peningkatan keterampilan berbahasa Jawa secara lisan melalui praktik monolog dan dialog dengan mengubah status sosial karakter.
Useful /
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER Berdasarkan hasil pengujian hipotesis didapatkan rhitung = 0,740 dan rtable = 0,1743 dengan df = 125 pada taraf signifikansi 5%, dimana rhitung = 0,740Berdasarkan hasil pengujian hipotesis didapatkan rhitung = 0,740 dan rtable = 0,1743 dengan df = 125 pada taraf signifikansi 5%, dimana rhitung = 0,740
PUBLICATION CENTERPUBLICATION CENTER Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, nilai t hitung (2,540) lebih besar dari t tabel (2,032). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa modelBerdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, nilai t hitung (2,540) lebih besar dari t tabel (2,032). Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa model
UNMUNM Temuan penelitian ini menunjukkan adanya korelasi negatif kecil namun signifikan antara reflektivitas guru dan keyakinan mereka tentang pembelajaran bahasa.meskiTemuan penelitian ini menunjukkan adanya korelasi negatif kecil namun signifikan antara reflektivitas guru dan keyakinan mereka tentang pembelajaran bahasa.meski
UNMUNM Metode yang digunakan melibatkan eksperimen kontrol di laboratorium dan lapang. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan suhu di atas 30°C dan kelembapan relatifMetode yang digunakan melibatkan eksperimen kontrol di laboratorium dan lapang. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan suhu di atas 30°C dan kelembapan relatif