IAINTAKENGONIAINTAKENGON
Ta'dib: Jurnal Pemikiran PendidikanTa'dib: Jurnal Pemikiran PendidikanProses pembelajaran di sekolah memerlukan pengelolaan kelas yang efektif dan pemilihan metode pembelajaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pemberian reward dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IVD di MIN 8 Aceh Tengah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi guru dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 39 siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, tes hasil belajar, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pemberian reward dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan, dari 20% pada pra-siklus menjadi 85% pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa pemberian reward berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa, meskipun guru masih menghadapi kendala dalam konsistensi pemberian penghargaan dan pengelolaan waktu pembelajaran.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan metode pemberian reward secara efektif meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IVD di MIN 8 Aceh Tengah.Peningkatan ini ditunjukkan melalui peningkatan persentase ketuntasan belajar dari 20% menjadi 85%.Pemberian reward terbukti mampu memotivasi siswa, mendorong partisipasi aktif, dan menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan.Namun, guru perlu memperhatikan kendala terkait konsistensi pemberian reward dan pengelolaan waktu agar metode ini dapat diimplementasikan secara optimal.
Berdasarkan hasil penelitian, perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi lebih dalam mengenai jenis-jenis reward yang paling efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa matematika di sekolah dasar. Penelitian ini dapat difokuskan pada perbandingan efektivitas reward intrinsik (seperti pujian verbal atau umpan balik positif) dengan reward ekstrinsik (seperti hadiah fisik atau poin). Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh pemberian reward terhadap perkembangan karakter positif siswa, seperti kejujuran, tanggung jawab, dan kerjasama. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penerapan reward tidak hanya berfokus pada peningkatan prestasi akademik, tetapi juga pada pembentukan nilai-nilai moral dan sosial siswa. Terakhir, penelitian lanjutan dapat dilakukan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis reward yang lebih komprehensif dan mudah diterapkan oleh guru, dengan mempertimbangkan konteks dan karakteristik siswa di berbagai daerah.
| File size | 1.13 MB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Perangkat pembelajaran yang dikembangkan menggunakan model ADDIE, 4D, dan Plomp. Sebagian besar artikel juga menampilkan perangkat valid, praktis, danPerangkat pembelajaran yang dikembangkan menggunakan model ADDIE, 4D, dan Plomp. Sebagian besar artikel juga menampilkan perangkat valid, praktis, dan
STAIMUNSTAIMUN Temuan ini menekankan pentingnya program anti-perundungan berbasis nilai-nilai agama, penguatan sistem pengawasan, dan implementasi mekanisme pelaporanTemuan ini menekankan pentingnya program anti-perundungan berbasis nilai-nilai agama, penguatan sistem pengawasan, dan implementasi mekanisme pelaporan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian kualitatif ini melibatkan siswa kelas VIII A dan VIII H, serta guru dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TIK dalamPenelitian kualitatif ini melibatkan siswa kelas VIII A dan VIII H, serta guru dan kepala sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan TIK dalam
UmriUmri Kegiatan Sosialisasi Bullying yang dilaksanakan di SDN 003 Laksamana merupakan salah satu upaya untuk mencegah maupun menangani bullying. Sosialisasi berhasilKegiatan Sosialisasi Bullying yang dilaksanakan di SDN 003 Laksamana merupakan salah satu upaya untuk mencegah maupun menangani bullying. Sosialisasi berhasil
AMIKLPSAMIKLPS Hasilnya, aplikasi dinyatakan berhasil secara fungsional (97,6%), memperoleh validasi ahli IT (89,3%), ahli materi (98%), serta respon positif siswa (93,1%).Hasilnya, aplikasi dinyatakan berhasil secara fungsional (97,6%), memperoleh validasi ahli IT (89,3%), ahli materi (98%), serta respon positif siswa (93,1%).
STKIP MELAWISTKIP MELAWI Penelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate). Namun, pada penelitian ini tidak melaksanakanPenelitian ini merupakan penelitian R&D dengan model pengembangan 4D (define, design, develop, disseminate). Namun, pada penelitian ini tidak melaksanakan
UNWAHAUNWAHA Tujuan program ini adalah menerapkan variasi metode pembelajaran, guna menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan bagi peserta didik dan memotivasiTujuan program ini adalah menerapkan variasi metode pembelajaran, guna menciptakan suasana belajar yang tidak membosankan bagi peserta didik dan memotivasi
UNISKA BJMUNISKA BJM Transformasi kepemimpinan kepala sekolah di SDN Semangat Dalam 2 Kabupaten Barito Kuala berperan penting dalam membangun organisasi pendidikan yang berkarakter.Transformasi kepemimpinan kepala sekolah di SDN Semangat Dalam 2 Kabupaten Barito Kuala berperan penting dalam membangun organisasi pendidikan yang berkarakter.
Useful /
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Teknik analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji instrumenPenelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi. Teknik analisis yang dilakukan dalam penelitian ini adalah uji instrumen
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Terdapat faktor pendukung seperti kearifan lokal dan minat siswa, namun juga hambatan seperti kurangnya pengalaman guru dan keterbatasan sarana. IntegrasiTerdapat faktor pendukung seperti kearifan lokal dan minat siswa, namun juga hambatan seperti kurangnya pengalaman guru dan keterbatasan sarana. Integrasi
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Unit usaha yang dikelola santri, seperti produksi tempe dan peci, telah berjalan secara berkelanjutan dengan sistem operasional yang disesuaikan denganUnit usaha yang dikelola santri, seperti produksi tempe dan peci, telah berjalan secara berkelanjutan dengan sistem operasional yang disesuaikan dengan
UNISKA BJMUNISKA BJM Namun, hambatan seperti akses teknologi terbatas, keterampilan digital yang kurang, dan motivasi perlu diatasi. Untuk mencapai pendidikan yang lebih efektifNamun, hambatan seperti akses teknologi terbatas, keterampilan digital yang kurang, dan motivasi perlu diatasi. Untuk mencapai pendidikan yang lebih efektif