STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL

Lentera: Jurnal Ilmiah KependidikanLentera: Jurnal Ilmiah Kependidikan

Penelitian ini bertujuan untuk membantu mahasiswa meningkatkan keterampilan terjemahan mereka dengan menggunakan Collaborative Translation. Mahasiswa yang terlibat adalah mahasiswa semester tiga yang belajar Pendidikan Bahasa Inggris di STKIP PGRI Bandar Lampung untuk tahun akademik 2025/2026. Ada total 22 mahasiswa. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas, yang terdiri dari dua siklus. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan tes dan non-tes. Tes tersebut termasuk penilaian formatif dan sumatif. Untuk non-tes, mereka menggunakan lembar observasi dan catatan lapangan. Ketika menganalisis data, mereka menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Hasil menunjukkan bahwa Collaborative Translation efektif dalam meningkatkan aktivitas belajar dan keterampilan terjemahan mahasiswa. Skor rata-rata untuk aktivitas belajar meningkat dari 6,37 di siklus pertama menjadi 7,50 di siklus kedua, yang berarti mahasiswa menjadi lebih aktif. Skor rata-rata terjemahan meningkat dari 57,5 di siklus pertama menjadi 70,22 di siklus kedua. Oleh karena itu, penggunaan Collaborative Translation berhasil dalam meningkatkan aktivitas belajar dan keterampilan terjemahan mahasiswa pada semester ketiga di program Pendidikan Bahasa Inggris di STKIP PGRI Bandar Lampung untuk tahun akademik 2025/2026.

Berdasarkan temuan penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan teknik Collaborative Translation sangat efektif dalam meningkatkan keterampilan terjemahan mahasiswa.Melalui diskusi, negosiasi, dan berbagi ide dengan teman sebaya, mahasiswa tidak hanya menghasilkan terjemahan yang lebih akurat, tetapi juga mengembangkan pemahaman yang lebih dalam tentang konteks dan variasi bahasa.Sukses ini memiliki dampak signifikan pada proses pendidikan, khususnya dalam pengajaran bahasa Inggris, dan memberikan manfaat yang signifikan bagi mahasiswa.Mahasiswa yang menggunakan teknik kolaboratif cenderung mendapatkan skor yang lebih baik daripada mereka yang menggunakan metode konvensional.Diskusi kelompok memungkinkan mereka untuk mengenali pilihan kata yang paling tepat untuk situasi tertentu, yang meningkatkan akurasi dan kelancaran terjemahan.Proses kolaboratif melatih mahasiswa untuk berkomunikasi, bernegosiasi, dan memberikan umpan balik secara efektif.Keterampilan ini sangat dicari di tempat kerja.Berkolaborasi dengan teman sebaya mengurangi tekanan yang mungkin dirasakan saat bekerja sendiri atau langsung dengan dosen.Hal ini membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan meningkatkan motivasi.Dalam proyek terjemahan kolaboratif, mahasiswa cenderung lebih aktif dalam diskusi, penugasan tugas, dan pemecahan masalah.Penelitian ini membuka jalan bagi pendekatan yang lebih interaktif dan berpusat pada siswa dalam pengajaran bahasa.Hasilnya mendorong guru bahasa Inggris untuk mengintegrasikan aktivitas kolaboratif ke dalam kurikulum, tidak hanya untuk terjemahan tetapi juga untuk tugas bahasa lainnya, seperti menulis (menulis kolaboratif) atau berbicara.

Berdasarkan hasil penelitian ini, kami menyarankan agar penelitian selanjutnya fokus pada pengembangan model penilaian kualitas terjemahan yang lebih komprehensif. Model ini dapat mencakup aspek-aspek seperti akurasi, keterbacaan, dan kesesuaian dengan konteks budaya. Selain itu, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi dan media online dalam kolaborasi terjemahan, serta dampak kolaborasi ini pada pemahaman mahasiswa terhadap budaya dan makna dalam bahasa kedua (L2). Penelitian lanjutan juga dapat menyelidiki manfaat kolaborasi dalam tugas-tugas bahasa lainnya, seperti menulis dan berbicara, serta bagaimana kolaborasi dapat meningkatkan keterampilan komunikasi dan kerja sama tim di antara mahasiswa.

  1. Collaborative Translation in the Digital Age | Research in Language. translation digital age research... czasopisma.uni.lodz.pl/research/article/view/9952Collaborative Translation in the Digital Age Research in Language translation digital age research czasopisma unidz pl research article view 9952
  2. Having Good Speaking English through Tik Tok Application | Journal Corner of Education, Linguistics,... doi.org/10.54012/jcell.v1i3.35Having Good Speaking English through Tik Tok Application Journal Corner of Education Linguistics doi 10 54012 jcell v1i3 35
Read online
File size430.54 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test