ADAIKEPRIADAIKEPRI

JUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJUPADAI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Aktivitas jasmani dapat dilakukan oleh siswa/i baik secara individu maupun berkelompok. Siswa/i dapat memanfaatkan sarana dan prasarana olahraga yang ada disekitarnya. Ketersediaan sarana dan prasarana olahraga yang memadai sangat penting dilakukan untuk meningkatkan semangat dan motivasi para pelajar dalam melakukan kegiatan olahraga untuk menjadi kesehatan tubuhnya. Ketersediaan sarana dan prasarana juga dapat memberikan pilihan kepada siswa/i untuk melakukan olahraga yang mereka inginkan. Ketersediaan sarana dan prasarana olahraga bagi siswa SMA Citra Harapan masih sangat kurang, sehingga mempengaruhi minat siswa untuk melakukan aktivitas olahraga. Peningkatan sarana dan prasarana olahraga dengan menyediakan sarana dan prasarana olahraga tenis meja sangat siswa/i, untuk meningkatkan aktivitas jasmani. Para siswa diberikan pengetahuan tentang teknik dasar dalam bermain tenis meja. Beberapa teknik yang diberikan yaitu servis, forehand dan backhand.

Kegiatan pembinaan motivasi dan pengenalan permainan tenis meja terhadap siswa SMA Citra Harapan memberikan dampak positif bagi siswa dalam menumbuh kembangkan minat siswa untuk menjadi seorang atlet serta mampu memaksimalkan pengetahuan mereka terhadap olahraga tenis meja, serta menambah wawasan dan pengalaman baru bagi siswa.Kesimpulan dari kegiatan ini siswa sangat antusias dan memahami bagaimana motivasi dan pola permainan tenis meja yang sangat menarik dan membutuhkan keterampilan yang baik.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program pembinaan tenis meja terhadap kebugaran fisik, prestasi akademik, dan tingkat motivasi siswa SMA Citra Harapan melalui studi longitudinal selama satu tahun penuh. Selain itu, perlu dilakukan perbandingan efektivitas berbagai jenis olahraga, seperti tenis meja dan bulu tangkis, dalam meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif siswa, sehingga dapat menentukan jenis olahraga yang paling sesuai dengan kondisi dan minat remaja. Selanjutnya, penelitian dapat meneliti peran metode pelatihan berbasis guru versus pelatihan berbasis teman sebaya dalam mempercepat penguasaan teknik dasar tenis meja dan memperkuat motivasi internal siswa. Untuk mengatasi keterbatasan sampel yang kecil, studi selanjutnya sebaiknya melibatkan beberapa sekolah menengah atas di berbagai wilayah, guna meningkatkan generalisasi temuan. Analisis kuantitatif mengenai perubahan tingkat kebugaran dan skor motivasi sebelum dan sesudah intervensi juga perlu dimasukkan untuk memberikan bukti empiris yang lebih kuat. Akhirnya, eksplorasi faktor lingkungan, seperti ketersediaan fasilitas dan dukungan keluarga, dapat memperkaya pemahaman tentang kondisi yang mendukung keberhasilan program olahraga sekolah.

Read online
File size385.34 KB
Pages4
DMCAReport

Related /

ads-block-test