PCMKRAMATJATIPCMKRAMATJATI
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat JatiJurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat JatiPendidikan adalah suatu usaha sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik dapat mengembangkan kompetensinya secara aktif. Pembelajaran fisika merupakan bagian dari proses pendidikan yang memerlukan perbaikan terus-menerus yang perlu ditingkatkan adalah kualitas peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Quantum Teaching, hasil belajar yang diajar menggunakan Model Pembelajaran Snowball Throwing, dan perbedaan hasil belajar peserta didik yang diajar dengan kedua model pada materi suhu dan kalor kelas XI SMAN 7 Jeneponto. Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi‑eksperimen) dengan perlakuan treatment. Hasil deskriptif menunjukkan nilai rata‑rata hasil belajar peserta yang diajar dengan Quantum Teaching sebesar 88, sedangkan dengan Snowball Throwing sebesar 84,4. Pengujian hipotesis mengungkapkan terdapat perbedaan signifikan antara kedua model pembelajaran tersebut.
Penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Quantum Teaching menghasilkan peningkatan signifikan pada hasil belajar fisika materi suhu dan kalor, dengan rata‑rata post‑test 88 dan mayoritas siswa berada pada kategori tinggi atau sangat tinggi, sedangkan model Snowball Throwing juga meningkatkan hasil belajar dengan rata‑rata 84,4 dan mayoritas siswa berada pada kategori tinggi.kedua model terbukti efektif, namun terdapat perbedaan yang signifikan antara keduanya (p < 0,001), dimana Quantum Teaching menghasilkan nilai rata‑rata lebih tinggi dan deviasi lebih rendah.dengan demikian, kedua model meningkatkan pencapaian belajar, namun Quantum Teaching memberikan hasil yang lebih konsisten.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas integrasi alat simulasi digital dengan model Quantum Teaching untuk meningkatkan pemahaman konsep termodinamika pada siswa; selanjutnya, dapat diteliti pengaruh variasi ukuran kelompok dalam kegiatan Snowball Throwing terhadap hasil belajar kolaboratif dan motivasi siswa dalam mata pelajaran fisika; terakhir, sebuah studi longitudinal dapat dilakukan untuk membandingkan retensi pengetahuan siswa setelah penerapan Quantum Teaching dan Snowball Throwing selama beberapa bulan, sehingga dapat menilai keberlanjutan efek pembelajaran masing‑masing model dalam jangka panjang.
- PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KURIKULUM... doi.org/10.24127/ajpm.v12i1.7014PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SNOWBALL THROWING TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KURIKULUM doi 10 24127 ajpm v12i1 7014
- Vol. 15 No. 2 (2022): September-November | Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan. vol jurnal penelitian ilmu... journal.uny.ac.id/index.php/jpip/issue/view/2355Vol 15 No 2 2022 September November Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan vol jurnal penelitian ilmu journal uny ac index php jpip issue view 2355
| File size | 326.83 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
ARIMSIARIMSI Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata nilai kelompok siswa adalah 80,2,Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, rata-rata nilai kelompok siswa adalah 80,2,
KAMPUNGJURNALKAMPUNGJURNAL Hasil studi menunjukkan bahwa pendekatan berfungsi sebagai dasar filosofis‑konseptual, sedangkan desain berfungsi sebagai cara mengorganisasi elemenHasil studi menunjukkan bahwa pendekatan berfungsi sebagai dasar filosofis‑konseptual, sedangkan desain berfungsi sebagai cara mengorganisasi elemen
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini menanggapi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keterlibatan siswa serta hasil belajar dalam pendidikan kewarganegaraan melalui strategiPenelitian ini menanggapi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan keterlibatan siswa serta hasil belajar dalam pendidikan kewarganegaraan melalui strategi
UIBUUIBU Hasil belajar IPA topik Biologi setelah diberi video pembelajaran mengalami peningkatan, meski tidak besar, sedangkan Gain skor sebesar 0,14 dengan kriteriaHasil belajar IPA topik Biologi setelah diberi video pembelajaran mengalami peningkatan, meski tidak besar, sedangkan Gain skor sebesar 0,14 dengan kriteria
UIBUUIBU Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Biologi berjumlah 45 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Aurora untuk 3D Maker Animation dapatSubjek penelitian ini adalah mahasiswa Biologi berjumlah 45 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media Aurora untuk 3D Maker Animation dapat
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE Minat belajar siswa sebelum perlakuan di kelas eksperimen rata-rata 69,59 dan setelah perlakuan 80,00, sedangkan di kelas kontrol sebelum 65,00 dan setelahMinat belajar siswa sebelum perlakuan di kelas eksperimen rata-rata 69,59 dan setelah perlakuan 80,00, sedangkan di kelas kontrol sebelum 65,00 dan setelah
ARKAINSTITUTEARKAINSTITUTE Populasi kedua sampel ini diambil menggunakan teknik random sampling, yaitu kelas XII IPA 9 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII IPA 10 sebagai kelasPopulasi kedua sampel ini diambil menggunakan teknik random sampling, yaitu kelas XII IPA 9 sebagai kelas eksperimen dan kelas XII IPA 10 sebagai kelas
JBASICJBASIC Hasil tes pada siklus I nilai rata-ratanya adalah 72,29 dengan persentase ketuntasan 58,80% kemudian mengalami peningkatan pada sikus ke-dua menjadi 86,29Hasil tes pada siklus I nilai rata-ratanya adalah 72,29 dengan persentase ketuntasan 58,80% kemudian mengalami peningkatan pada sikus ke-dua menjadi 86,29
Useful /
JURNALSTIKESTULUNGAGUNGJURNALSTIKESTULUNGAGUNG Data dikumpulkan dengan observasi sebelum dan sesudah terapi menggunakan skala VVAS, lalu dianalisis dengan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil menunjukkanData dikumpulkan dengan observasi sebelum dan sesudah terapi menggunakan skala VVAS, lalu dianalisis dengan uji Wilcoxon Sign Rank Test. Hasil menunjukkan
UNISMUHUNISMUH Penelitian ini menyintesis pelaksanaan hak dasar perempuan dalam lembaga pemasyarakatan Indonesia, menyoroti kemajuan signifikan pada layanan kesehatan,Penelitian ini menyintesis pelaksanaan hak dasar perempuan dalam lembaga pemasyarakatan Indonesia, menyoroti kemajuan signifikan pada layanan kesehatan,
UNIRAYAUNIRAYA Penerapan kompensasi kepada mereka yang dirugikan oleh kejahatan persetubuhan adalah perlindungan yang perlu diberikan kepada korban kejahatan karena merupakanPenerapan kompensasi kepada mereka yang dirugikan oleh kejahatan persetubuhan adalah perlindungan yang perlu diberikan kepada korban kejahatan karena merupakan
UNIRAYAUNIRAYA Keberhasilan proses tersebut tergantung pada koordinasi yang efektif antara Bawaslu, Polri, dan Kejaksaan dalam melaksanakan tahapan pembahasan pertamaKeberhasilan proses tersebut tergantung pada koordinasi yang efektif antara Bawaslu, Polri, dan Kejaksaan dalam melaksanakan tahapan pembahasan pertama