JENDELAEDUKASIJENDELAEDUKASI
JURNAL JENDELA PENDIDIKANJURNAL JENDELA PENDIDIKANPendidikan karakter bertujuan mengembangkan kemampuan peserta didik untuk membuat keputusan baik dan buruk serta menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penanaman nilai karakter sebaiknya dimulai sejak usia dini dan dapat diintegrasikan ke dalam semua mata pelajaran, termasuk pembelajaran PKn. Pembelajaran PKn memiliki dimensi kognitif, psikomotor, dan pengembangan sikap, dan implementasinya saat ini sebaiknya menekankan pada pengembangan sikap ilmiah siswa. Dengan demikian, integrasi nilai karakter dalam pembelajaran PKn dapat dilakukan secara utuh, tidak hanya pada ranah kognitif, tetapi juga pada pengembangan sikap ilmiah siswa.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa semangat pendidikan karakter perlu diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah dasar.Penanaman nilai-nilai karakter dalam pembelajaran PKn dapat diimplementasikan dengan mengembangkan sikap ilmiah siswa, seperti rasa ingin tahu, kerja sama, dan tanggung jawab.Perlu adanya kajian ulang terhadap beban kurikulum dan standar isi mata pelajaran PKn agar lebih sesuai dengan perkembangan siswa dan memberikan ruang yang cukup untuk pengembangan sikap afektif dan psikomotorik.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai efektivitas berbagai metode dan strategi pembelajaran dalam menumbuhkan sikap ilmiah pada siswa sekolah dasar, dengan mempertimbangkan perbedaan karakteristik siswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen penilaian yang valid dan reliabel untuk mengukur sikap ilmiah siswa secara komprehensif, tidak hanya mengandalkan observasi guru. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana peran serta orang tua dan masyarakat dalam mendukung internalisasi nilai-nilai karakter dan sikap ilmiah pada siswa, serta bagaimana sekolah dapat menjalin kemitraan yang efektif dengan pihak-pihak tersebut. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan mempersiapkan generasi muda yang berakhlak mulia, cerdas, dan berwawasan luas.
| File size | 630.54 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Analisis deskriptif digunakan dalam studi ini untuk mengeksplorasi dinamika pembelajaran dan interaksi sosial di lingkungan sekolah. Untuk pengumpulanAnalisis deskriptif digunakan dalam studi ini untuk mengeksplorasi dinamika pembelajaran dan interaksi sosial di lingkungan sekolah. Untuk pengumpulan
ALFARABIALFARABI Data yang telah didapatkan dianalisis, dimaknai dan diinterpretasikan secara kualititatif deskriptif. Hasil temuan yang didapatkan adalah perumusan kurikulumData yang telah didapatkan dianalisis, dimaknai dan diinterpretasikan secara kualititatif deskriptif. Hasil temuan yang didapatkan adalah perumusan kurikulum
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Nilai-nilai ini mencakup kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan perdamaian dan keharmonisan. Nilai moral berkelanjutan penting untuk ditanamkan dalamNilai-nilai ini mencakup kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan perdamaian dan keharmonisan. Nilai moral berkelanjutan penting untuk ditanamkan dalam
IAINFMPAPUAIAINFMPAPUA Untuk membantu Gen Z menghadapi Era 5. 0 saat ini, tujuan artikel ini adalah untuk memberikan pendidikan karakter dari perspektif Al-Quran. PenelitianUntuk membantu Gen Z menghadapi Era 5. 0 saat ini, tujuan artikel ini adalah untuk memberikan pendidikan karakter dari perspektif Al-Quran. Penelitian
STAI TBHSTAI TBH Hasil penelitian strategi dalam upaya penanaman nilai-nilai humanis religious di Madrasah Ibnul Qoyyim Yogyakarta sudah sangat dimaksimalkan, mulai denganHasil penelitian strategi dalam upaya penanaman nilai-nilai humanis religious di Madrasah Ibnul Qoyyim Yogyakarta sudah sangat dimaksimalkan, mulai dengan
UINKHASUINKHAS Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) dan problematikaPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) dan problematika
UINSIUINSI Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subjek data dalam penelitian ini adalah 1 orang guru kelas A1 di RA Perwanida 2. Data dokumen meliputiPenelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Subjek data dalam penelitian ini adalah 1 orang guru kelas A1 di RA Perwanida 2. Data dokumen meliputi
UNIMALUNIMAL Hasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat di dusun Porot selalu mengedepankan sikap toleransi dengan masyarakat yang berbeda agama. Interaksi sosialHasil penelitian ini menunjukan bahwa masyarakat di dusun Porot selalu mengedepankan sikap toleransi dengan masyarakat yang berbeda agama. Interaksi sosial
Useful /
STAI TBHSTAI TBH Kurikulum ini sejalan dengan prinsip Islam yang mendorong pembebasan dari kebodohan, pencerahan intelektual dan spiritual, serta keseimbangan antara aspekKurikulum ini sejalan dengan prinsip Islam yang mendorong pembebasan dari kebodohan, pencerahan intelektual dan spiritual, serta keseimbangan antara aspek
STAI TBHSTAI TBH Seorang pemimpin karismatik adalah orang yang menginspirasi kepercayaan dan dedikasi pada pengikutnya dengan menunjukkan dedikasi yang tak tergoyahkanSeorang pemimpin karismatik adalah orang yang menginspirasi kepercayaan dan dedikasi pada pengikutnya dengan menunjukkan dedikasi yang tak tergoyahkan
STAI TBHSTAI TBH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teori sosial belajar yang dicontohkan Rasulullah SAW melalui hadits-hadits. Oleh karena dalam tulisan singkatPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui teori sosial belajar yang dicontohkan Rasulullah SAW melalui hadits-hadits. Oleh karena dalam tulisan singkat
UINKHASUINKHAS Metode penelitian yang digunakan adalah model Research and Development (R&D) ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation,Metode penelitian yang digunakan adalah model Research and Development (R&D) ADDIE yang meliputi lima tahap: Analysis, Design, Development, Implementation,