STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU
E-logis : Jurnal Ekonomi LogistikE-logis : Jurnal Ekonomi LogistikTujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki bagaimana komitmen organisasi, motivasi kerja, dan kepuasan kerja mempengaruhi tingkat layanan yang diberikan oleh pekerja kafe di Kecamatan Kota, Kediri, Jawa Timur. Seluruh populasi 75 karyawan dari tujuh kafe yang disurvei menggunakan metodologi sensus sebagai bagian dari penyelidikan kuantitatif ini. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, validitas, reliabilitas, uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi (R2) dengan perangkat lunak SPSS. Temuan menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu kepuasan kerja, motivasi kerja, dan komitmen organisasi, memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kualitas layanan, baik secara parsial maupun bersamaan. Dari ketiga variabel tersebut, komitmen organisasi memiliki dampak terbesar terhadap kualitas layanan (β = 0.529), yang menunjukkan bahwa rasa tanggung jawab, loyalitas, dan keterikatan emosional karyawan merupakan faktor penting dalam memberikan layanan yang unggul. Hasil ini mendukung temuan penelitian global yang menunjukkan bahwa komitmen organisasi adalah penentu utama perilaku layanan di sektor jasa dan konsisten dengan konsep komitmen afektif Meyer dan Allen (1997). Kontribusi penelitian ini terletak pada konteks mikro usaha kafe di Indonesia, yang menunjukkan bahwa meningkatkan dedikasi dan keterlibatan karyawan di tempat kerja adalah strategi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepuasan kerja, motivasi kerja, dan komitmen organisasi memiliki dampak positif dan signifikan terhadap kualitas layanan di antara karyawan kafe di Kecamatan Kota, Kediri.Ketiga variabel tersebut secara bersamaan berkontribusi kuat dalam meningkatkan kualitas layanan, dengan komitmen organisasi sebagai faktor dominan, diikuti oleh motivasi kerja dan kepuasan kerja.Temuan ini menunjukkan bahwa karyawan yang merasa puas dengan pekerjaan mereka, termotivasi untuk berprestasi, dan secara emosional berkomitmen terhadap organisasinya cenderung memberikan layanan yang lebih konsisten, responsif, dan berorientasi pelanggan.Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan di sektor kafe memerlukan tidak hanya keterampilan teknis dan efisiensi operasional, tetapi juga upaya manajemen sumber daya manusia strategis yang berfokus pada peningkatan kepuasan, motivasi, dan komitmen organisasi karyawan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan:. . 1. Mengembangkan model penelitian yang lebih komprehensif yang mencakup variabel-variabel tambahan seperti kepemimpinan, budaya organisasi, dan pelatihan karyawan untuk memahami pengaruh mereka terhadap kualitas layanan.. . 2. Melakukan studi longitudinal untuk menganalisis perubahan dalam kualitas layanan dan faktor-faktor psikologis karyawan (kepuasan, motivasi, komitmen) selama periode waktu tertentu, yang dapat memberikan wawasan tentang dinamika dan perkembangan kualitas layanan.. . 3. Menganalisis pengaruh variabel-variabel psikologis karyawan pada kualitas layanan di berbagai sektor jasa, seperti transportasi, kesehatan, dan perbankan, untuk memahami apakah temuan ini berlaku secara luas atau spesifik pada industri kafe.. . Dengan menggabungkan variabel-variabel tambahan dan melakukan studi longitudinal, penelitian lanjutan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan dan memungkinkan pengembangan strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan pengalaman pelanggan di berbagai sektor jasa.
- Exploring the Interplay of Job Satisfaction, Work Motivation, and Organizational Commitment on Service... journal.stiecendekiaku.ac.id/index.php/e-logis/article/view/166Exploring the Interplay of Job Satisfaction Work Motivation and Organizational Commitment on Service journal stiecendekiaku ac index php e logis article view 166
- APA PsycNet. psycnet loading doi.org/10.1037/0021-9010.87.2.268APA PsycNet psycnet loading doi 10 1037 0021 9010 87 2 268
| File size | 512.04 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UPI YAIUPI YAI Hasil penelitian ini menunjukan bahwa keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, gaya kepemimpinan berpengaruh positifHasil penelitian ini menunjukan bahwa keseimbangan kehidupan kerja berpengaruh positif terhadap komitmen organisasi, gaya kepemimpinan berpengaruh positif
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu (jenis kelamin, umur, masa kerja, status perkawinan, pendidikan terakhir) tidak berpengaruh signifikanHasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu (jenis kelamin, umur, masa kerja, status perkawinan, pendidikan terakhir) tidak berpengaruh signifikan
STIECENDEKIAKUSTIECENDEKIAKU Hasil serupa juga ditemukan pada pengaruh komitmen organisasi terhadap turnover intention yang dimediasi oleh kinerja auditor. Secara teoretis, penelitianHasil serupa juga ditemukan pada pengaruh komitmen organisasi terhadap turnover intention yang dimediasi oleh kinerja auditor. Secara teoretis, penelitian
YLIIYLII Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh pada 107 perangkat desa dari 13 desa di Kecamatan Ujungpangkah. Data dikumpulkanStudi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampling jenuh pada 107 perangkat desa dari 13 desa di Kecamatan Ujungpangkah. Data dikumpulkan
RISETPRESSRISETPRESS Model Morrow mengidentifikasi lima komitmen utama: komitmen organisasi afektif, komitmen organisasi berkelanjutan, komitmen karir, keterlibatan karyawan,Model Morrow mengidentifikasi lima komitmen utama: komitmen organisasi afektif, komitmen organisasi berkelanjutan, komitmen karir, keterlibatan karyawan,
AMIKOM PURWOKERTOAMIKOM PURWOKERTO Temuan ini menegaskan pentingnya manajemen organisasi dalam menekan tingkat stres dan beban kerja yang berlebihan, sekaligus memperkuat komitmen karyawanTemuan ini menegaskan pentingnya manajemen organisasi dalam menekan tingkat stres dan beban kerja yang berlebihan, sekaligus memperkuat komitmen karyawan
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Tingginya turnover menimbulkan biaya signifikan bagi organisasi, sehingga penting bagi perusahaan untuk memahami dan mengurangi faktor-faktor penyebabTingginya turnover menimbulkan biaya signifikan bagi organisasi, sehingga penting bagi perusahaan untuk memahami dan mengurangi faktor-faktor penyebab
MULIADARMAMULIADARMA Komitmen organisasi, kepuasan kerja, dan karakteristik individu secara bersama-sama mampu menjelaskan 61% variabel turnover intention, sedangkan 39% lainnyaKomitmen organisasi, kepuasan kerja, dan karakteristik individu secara bersama-sama mampu menjelaskan 61% variabel turnover intention, sedangkan 39% lainnya
Useful /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Pengambilan data sampel dengan cara mengambil data primer dari hasil kuesioner yang diisi oleh responden. Analisis dilakukan dengan uji chi square denganPengambilan data sampel dengan cara mengambil data primer dari hasil kuesioner yang diisi oleh responden. Analisis dilakukan dengan uji chi square dengan
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yangJenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang
UNIHAZUNIHAZ Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik statistik deskriptif untuk mengetahui persentase tingkat pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwaData yang diperoleh dianalisis dengan teknik statistik deskriptif untuk mengetahui persentase tingkat pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Namun, proses perencanaan masih bergantung pada fleksibilitas kebutuhan dan tidak menggunakan metode baku untuk menghitung lead time, safety stock, maupunNamun, proses perencanaan masih bergantung pada fleksibilitas kebutuhan dan tidak menggunakan metode baku untuk menghitung lead time, safety stock, maupun