IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA

Jurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia IndonesiaJurnal Penelitian Kesehatan Pelamonia Indonesia

Tingginya tingkat keinginan pindah kerja (turnover intention) perawat berdampak serius bagi rumah sakit yaitu lingkungan kerja tidak menyenangkan, gaji tidak cukup, beban kerja yang berlebihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tujuan organisasi, tujuan individu, suasana kerja, pengakuan dan penghargaan terhadap motivasi kerja (turnover intention) perawat di Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar. Jumlah populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 116 perawat dan jumlah sampel sebanyak 90 perawat. Data dianalisis dengan uji chi square menggunakan aplikasi SPSS. Hasil penelitian pada tujuan organisasi nilai p = 0,003, tujuan individu nilai p = 0,000, pada suasana kerja nilai p = 0,005 yang artinya ada pengaruh antara kepuasan kerja dengan keinginan pindah kerja (turnover intention), pada umur nilai p = 0,142, pada jenis kelamin nilai p = 0,199, pada masa kerja nilai p = 0,272, pada status perkawinan nilai p = 0,172, pada pendidikan terakhir nilai p = 0,703 dapat disimpulkan bahwa faktor individu (jenis kelamin, umur, masa kerja, status perkawinan, pendidikan terakhir) tidak berpengaruh terhadap keinginan pindah kerja (turnover intention) perawat di Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar. Motivasi kerja nilai p = 0,537 yang artinya tidak ada pengaruh antara budaya organisasi dengan keinginan pindah kerja (turnover intention). Rumah Sakit Islam Faisal Kota Makassar diharapkan tetap memperhatikan perawat yang memiliki beban kerja yang berlebihan, dan memperhatikan komitmen organisasi bagi semua perawat ataupun karyawan lainnya sehingga dapat mengurangi angka keinginan pindah kerja.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor individu (jenis kelamin, umur, masa kerja, status perkawinan, pendidikan terakhir) tidak berpengaruh signifikan terhadap keinginan pindah kerja perawat.Namun, kepuasan kerja, beban kerja, dan komitmen organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap keinginan pindah kerja.Budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan terhadap keinginan pindah kerja perawat.Rekomendasi untuk meningkatkan keterlibatan perawat adalah memperhatikan beban kerja dan memperkuat komitmen organisasi.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak kebijakan fleksibel dalam jam kerja terhadap keinginan pindah kerja perawat. 2. Studi lebih lanjut tentang peran kepemimpinan dalam membangun komitmen organisasi yang kuat. 3. Mengevaluasi efektivitas program dukungan kesehatan mental dalam mengurangi stres dan meningkatkan retensi tenaga kesehatan.

  1. #rawat inap#rawat inap
  2. #komitmen organisasi#komitmen organisasi
Read online
File size358 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2fH
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test