MULIADARMAMULIADARMA
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan AkuntansiJurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing dan AkuntansiTurnover intention adalah kadar atau intensitas dari keinginan untuk keluar dari perusahaan, banyak alasan yang menyebabkan timbulnya turnover intention ini dan diantaranya adalah keinginan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik. Salah satu bentuk perilaku karyawan tersebut adalah turnover intention yang berujung pada keputusan karyawan pindah kerja. Turnover intention ditandai oleh berbagai hal yang berkaitan dengan komitmen organisasi, kepuasan kerja dan karakteristik individu. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk melihat perkembangan Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja, Karakteristik Individu Dan Turnover Intention pada UPT Depo Gerbong Besar A Simpang PT. Kai Divre III Kota Palembang. Untuk melihat pengaruh secara parsial Komitmen Organisasi, Kepuasan Kerja, Karakteristik Individu terhadap Turnover Intention pada UPT Depo Gerbong Besar A Simpang PT. Kai Divre III Kota Palembang dan secara simultan. Sampel yang di ambil sebanyak 40 karywan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan metode deskriptif dan verifikatif. Berdasarkan hasil pengujian secara parsial didapat kesimpulan bahwa komitmen organisasi, kepuasan kerja, karakteristik individu berpengaruh terhadap turnover intention dan hasil pengujian secara silmutan didapat kesimpulan bahwa minimal ada satu variabel bebas yang berpengaruh terhadap turnover intention.
Berdasarkan hasil penelitian, komitmen organisasi dan kepuasan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap turnover intention, sedangkan karakteristik individu tidak berpengaruh signifikan.Secara simultan, terdapat pengaruh dari minimal satu variabel bebas terhadap turnover intention.Komitmen organisasi, kepuasan kerja, dan karakteristik individu secara bersama-sama mampu menjelaskan 61% variabel turnover intention, sedangkan 39% lainnya dipengaruhi oleh faktor-faktor di luar variabel penelitian.
Pertama, perlu diteliti pengaruh lingkungan kerja terhadap turnover intention meskipun dalam penelitian ini kondisinya sudah baik, untuk melihat apakah lingkungan kerja dapat memperkuat atau melemahkan pengaruh variabel lain. Kedua, perlu dikaji bagaimana interaksi antara karakteristik individu dengan kepuasan kerja, khususnya terkait usia dan masa kerja, mengingat hasil penelitian menunjukkan karakteristik individu tidak signifikan, tetapi mungkin memiliki efek moderasi. Ketiga, penting untuk meneliti variabel baru seperti stres kerja atau kompensasi dalam hubungannya dengan komitmen organisasi, untuk menguji apakah variabel-variabel tersebut dapat lebih menjelaskan sisa 39% yang belum terungkap dalam penelitian ini.
| File size | 273.31 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
FEB UMIFEB UMI Selanjutnya, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara keseimbangan kehidupan kerja dan dukungan organisasi yang dirasakan, serta antara dukunganSelanjutnya, kepuasan kerja terbukti memediasi hubungan antara keseimbangan kehidupan kerja dan dukungan organisasi yang dirasakan, serta antara dukungan
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam kepada pimpinan dan beberapa karyawan. Teknik analisis data yangMetode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam kepada pimpinan dan beberapa karyawan. Teknik analisis data yang
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Pegawai diharapkan untuk meningkatkan manajemen emosi, disiplin, dan komitmen terhadap tugas dan organisasi. Pemerintah daerah memainkan peran pentingPegawai diharapkan untuk meningkatkan manajemen emosi, disiplin, dan komitmen terhadap tugas dan organisasi. Pemerintah daerah memainkan peran penting
JOURNALKEBERLANJUTANJOURNALKEBERLANJUTAN Sebaliknya, komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap niat whistleblowing. KepuasanSebaliknya, komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja tetapi tidak berpengaruh langsung terhadap niat whistleblowing. Kepuasan
JOURNALCENTERJOURNALCENTER 0,028 < 0,05. Besar pengaruh tingkat karakteristik individu, komitmen organisasi, keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 17,1%,0,028 < 0,05. Besar pengaruh tingkat karakteristik individu, komitmen organisasi, keselamatan dan kesehatan kerja terhadap kinerja karyawan sebesar 17,1%,
JOURNALCENTERJOURNALCENTER (3) Motivasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung (2,128) > ttabel (2,0086). (4) Secara simultan, gaya kepemimpinan,(3) Motivasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai thitung (2,128) > ttabel (2,0086). (4) Secara simultan, gaya kepemimpinan,
UNNESUNNES X Semarang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data penelitian diambil menggunakan skala komitmen organisasi dan skala OCB. Selanjutnya, dataX Semarang yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data penelitian diambil menggunakan skala komitmen organisasi dan skala OCB. Selanjutnya, data
STIE MUTTAQIENSTIE MUTTAQIEN Penelitian efek kausal adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara dua atau lebih variabel. Jumlah populasi yang tepatPenelitian efek kausal adalah penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan atau pengaruh antara dua atau lebih variabel. Jumlah populasi yang tepat
Useful /
MULIADARMAMULIADARMA Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis data komparatif. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakanMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode analisis data komparatif. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan
WESTSCIENCE PRESSWESTSCIENCE PRESS Temuan ini berkontribusi terhadap kerangka teoretis seperti Teori Aktivitas Rutin dan Teori Pola Kejahatan, yang menekankan peran proaktif teknologi dalamTemuan ini berkontribusi terhadap kerangka teoretis seperti Teori Aktivitas Rutin dan Teori Pola Kejahatan, yang menekankan peran proaktif teknologi dalam
UYPUYP The material provided in community service activities is the introduction of IoT, the basic electronic components, the introduction of Arduino, the applicationThe material provided in community service activities is the introduction of IoT, the basic electronic components, the introduction of Arduino, the application
UYPUYP Jika dilihat dari kegiatan nyata, terdapat banyak dampak positif yang disebutkan yang mampu meningkatkan kinerja UMKM, memfasilitasi akses bisnis, menjadiJika dilihat dari kegiatan nyata, terdapat banyak dampak positif yang disebutkan yang mampu meningkatkan kinerja UMKM, memfasilitasi akses bisnis, menjadi