UTMUTM

SEMNAS KABASTRA: Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa, Sastra, dan PengajarannyaSEMNAS KABASTRA: Prosiding Seminar Nasional Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya

Penggunaan teknologi dalam pengajaran bahasa dan sastra telah membuka peluang baru bagi peningkatan literasi multikultural. Di tengah keglobalan, memahami berbagai budaya menjadi hal penting. Platform pembelajaran daring, aplikasi interaktif, dan media sosial dapat dimanfaatkan untuk menyajikan karya sastra dari berbagai belahan dunia bersama konteks sosialnya. Siswa dapat mengakses melalui video, podcast, dan forum diskusi online, memberikan kesempatan unik untuk mengenal keragaman budaya secara langsung. Integrasi teknologi juga memungkinkan kolaborasi siswa dari latar belakang berbeda, memperluas wawasan. Guru dapat menciptakan lingkungan belajar inklusif dan menarik menggunakan teknologi ini, mendorong partisipasi aktif dalam diskusi lintas budaya. Hasilnya, kemampuan bahasa siswa meningkat, serta empati dan toleransi terhadap perbedaan ditingkatkan.

Integrasi teknologi dalam pengajaran bahasa dan sastra berperan penting dalam meningkatkan literasi multikultural.Teknologi tidak hanya membantu siswa mempelajari bahasa dan sastra secara mendalam tetapi juga membuka wawasan mereka terhadap berbagai budaya dan perspektif.Penggunaan teknologi digital dalam pengajaran yang didukung oleh pendekatan inklusif membentuk sikap toleran terhadap keragaman budaya.Untuk masa depan, diperlukan upaya sistematis dan berkelanjutan dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pengajaran berkualitas yang relevan dengan tantangan zaman.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada pengembangan alat digital berbasis AI untuk mempersonalisasi pembelajaran multikultural berdasarkan minat dan latar belakang siswa. Selain itu, studi tentang efektivitas program pertukaran budaya virtual antar sekolah di berbagai negara bisa menjadi arah baru. Terakhir, evaluasi jangka panjang dampak penggunaan teknologi dalam meningkatkan sensitivitas budaya dan empati siswa terhadap perbedaan perlu dilakukan untuk memastikan keberlanjutan pendekatan ini.

  1. #keragaman budaya#keragaman budaya
  2. #konteks sosial budaya#konteks sosial budaya
Read online
File size349.96 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-3eE
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test