STIHALBANNASTIHALBANNA

Jurisprudensi: Jurnal Ilmu HukumJurisprudensi: Jurnal Ilmu Hukum

Indonesia adalah negara hukum dimana Indonesia menjunjung tinggi harkat dan martabat serta menjamin kesejahteraan tiap-tiap warga negaranya. Aturan yang ada di Indonesia untuk melindungi anak-anak sudah banyak, baik aturan yang dari tingkat tinggi tingkat rendah walaupun di daerah Aceh juga masih beberapa yang tunfuk terhadap aturan pemerintah pusat. Akan tetapi dalam sehari-hari masih ada saja kejahatan yang mengakibatlan anak sebagai korban. Seperti yang terjadi di Kecamtan Banda Sakti Kota lhokseumawe, pelecehan seksual terjadi menjadikan seorang anak sebagai korban. Hal ini mendapat perhatian tersendiri bukan hanya kepada si pelaku tetapi juga bagi si korban akan perlindungan yang didapatkan selama kasus di adili. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pertimbangan hakim dalam memutuskan perkara kasus pelecehan ini dan juga untuk mengetahui bagaimana saja bentuk perlindungan hukum bagi anak yang menjadi korban kejahatan pelecehan seksual. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk perlindungan yang didapat oleh anak yang menjadi korban yakni pendampingan dari pihak keluarga selama dalam proses hukum untuk mengurangi rasa trauma dan takut korban terhadap pelaku, adapun perlindungan lainnya tidak tertulis dalam putusan yang menjadi dasar peneliti. Dalam memutuskan perkara dari kejahatan pelecehan seksual hakim mempertimbangkan asas keadilan hukum, kepastian hukum dan kemanfaatan hukum.

Untuk memutus suatu kasus, hakim selalu menggunakan pertimbangan hukum.Pengertian penalaran hukum adalah menerima, mempertimbangkan, mengadili dan mengampukan setiap kasus yang terjadi sebelumnya, lalu juru lerai mempertimbangkan kasus tersebut dan akhirnya memutuskan.Untuk itu pertimbangan hakim dalam memutus perkara pelecehan seksual khususnya harus memperhatikan asas keadilan, kepastian hukum dan asas kesempatan hukum.

Peneliti bisa mempelajari efektivitas pelaksanaan Qanun Jinayat Aceh terhadap perlindungan hak anak korban pelecehan seksual dibandingkan dengan undang-undang nasional. Studi lanjut dapat mengeksplorasi dampak bantuan dari pihak keluarga selama proses hukum terhadap pemulihan psikologis korban, termasuk apakah ada standar nasional yang perlu diadopsi. Selain itu, kajian perbandingan antara sistem hukum syariah dan umum diperlukan untuk memahami apakah terdapat diskriminasi dalam penegakan hukum terhadap kasus pelecehan anak di daerah otonom seperti Aceh.

  1. #hak asasi#hak asasi
  2. #anak korban#anak korban
Read online
File size384.69 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-35B
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test