EKASAKTIEKASAKTI
UNES Journal of EducationUNES Journal of EducationPenelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa kelas V pada pelajaran IPA. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus selama tiga bulan, yaitu Februari 2015 hingga April 2015, dengan sampel 25 siswa (12 laki‑laki dan 13 perempuan). Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa di kelas dan tes untuk mengukur hasil belajar pada akhir tiap siklus. Hasil menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Word Square dapat meningkatkan aktivitas belajar serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa; pada siklus pertama 14 siswa (56 %) memperoleh nilai ≥75, sedangkan pada siklus kedua 20 siswa (80 %) memperoleh nilai >75. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan kepada guru untuk menggunakan model Word Square secara umum dan khususnya pada pembelajaran IPA.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, penggunaan Model Word Square pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 11 Kurao Pagang dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam mengikuti pelajaran IPA.Selain itu, model ini juga meningkatkan penguasaan materi IPA siswa kelas V pada semester II.Hal ini terlihat dari peningkatan hasil evaluasi yang terjadi dari siklus pertama ke siklus kedua.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas model Word Square bila diterapkan pada mata pelajaran matematika di kelas yang sama untuk melihat transfer kemampuan berpikir logis siswa; selanjutnya, studi longitudinal dapat dilakukan untuk menilai dampak jangka panjang penggunaan model ini terhadap motivasi belajar dan pencapaian akademik siswa hingga akhir jenjang pendidikan dasar; terakhir, perbandingan antara model Word Square dengan model pembelajaran kolaboratif berbasis teknologi digital dapat diteliti untuk menentukan kombinasi strategi pembelajaran yang paling optimal dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa.
| File size | 352.61 KB |
| Pages | 12 |
| Short Link | https://juris.id/p-2ZU |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UNCMUNCM Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas 4. Tindakan yang diterapkanPenelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah 21 siswa kelas 4. Tindakan yang diterapkan
UM MetroUM Metro Strategi analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji product moment Pearson untuk meneliti korelasi antara dua variabel. Temuan studiStrategi analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji product moment Pearson untuk meneliti korelasi antara dua variabel. Temuan studi
UM MetroUM Metro Penelitian ini berkontribusi secara signifikan pada bidang pendidikan, psikologi, dan bimbingan dan konseling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkanPenelitian ini berkontribusi secara signifikan pada bidang pendidikan, psikologi, dan bimbingan dan konseling. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan
UM MetroUM Metro Kualitas hidup merupakan pandangan pribadi seseorang terhadap kehidupannya. Pandangan ini dibentuk oleh nilai dan budaya dalam lingkungan mereka, sertaKualitas hidup merupakan pandangan pribadi seseorang terhadap kehidupannya. Pandangan ini dibentuk oleh nilai dan budaya dalam lingkungan mereka, serta
UM MetroUM Metro Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ketidakpahaman tugas, niat yang lemah, dan anggapan bahwa tugas remeh, serta pengaruh lingkunganHasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti ketidakpahaman tugas, niat yang lemah, dan anggapan bahwa tugas remeh, serta pengaruh lingkungan
UM MetroUM Metro Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel jenuh sebanyak 369 siswa kelas XI. Instrumen yang digunakan adalah Career Maturity InventoryPenelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan sampel jenuh sebanyak 369 siswa kelas XI. Instrumen yang digunakan adalah Career Maturity Inventory
UNESPADANGUNESPADANG Setelah dilakukannya perbaikan tindakan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar pada siklus II adalah 84. Strategi DirectedSetelah dilakukannya perbaikan tindakan pada siklus II terjadi peningkatan hasil belajar siswa. Ketuntasan belajar pada siklus II adalah 84. Strategi Directed
EKASAKTIEKASAKTI Penggunaan strategi TPS dan media yang tepat dalam pembelajaran PKn kelas VI SDN Negeri 16 Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang, dapat meningkatkanPenggunaan strategi TPS dan media yang tepat dalam pembelajaran PKn kelas VI SDN Negeri 16 Surau Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang, dapat meningkatkan
Useful /
UNCMUNCM Pendidikan bisa dikatakan sebuah proses kehidupan untuk mengembangkan semua potensi yang ada pada individu untuk dapat hidup dan mampu melangsungkan kehidupanPendidikan bisa dikatakan sebuah proses kehidupan untuk mengembangkan semua potensi yang ada pada individu untuk dapat hidup dan mampu melangsungkan kehidupan
UNESPADANGUNESPADANG 1 MTsN Kuranji Padang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan dalam dua tahapan dengan empat kali1 MTsN Kuranji Padang. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilakukan dalam dua tahapan dengan empat kali
UNESPADANGUNESPADANG Penguasaan bahasa yang benar sesuai dengan kaidah merupakan kunci kelancaran proses komunikasi. Problematika yang ada dalam bahasa Indonesia cukup kompleksPenguasaan bahasa yang benar sesuai dengan kaidah merupakan kunci kelancaran proses komunikasi. Problematika yang ada dalam bahasa Indonesia cukup kompleks
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Pada siklus II rata-rata nilai peserta didik meningkat menjadi 76,95 dengan persentase ketuntasan 66%. Selanjutnya pada siklus III nilai rata-rata pesertaPada siklus II rata-rata nilai peserta didik meningkat menjadi 76,95 dengan persentase ketuntasan 66%. Selanjutnya pada siklus III nilai rata-rata peserta