JOMPUJOMPU

Jurnal Pendidikan dan Media PembelajaranJurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran

Dalam konteks era digital kontemporer, puisi Indonesia cenderung mengalami penurunan perhatian, meskipun lingkungan linguistiknya secara signifikan mencerminkan kekayaan budaya nasional dan nilai-nilai ekspresi emosional yang mendalam. Latar belakang masalah ini menggarisbawahi kekurangan penelitian yang komprehensif terkait elemen-elemen linguistik yang menjadi dasar keunikan estetika puisi Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menginvestigasi elemen-elemen seperti metafora, personifikasi, ritme, rima, serta teknik penulisan seperti paralelisme dan aliterasi dalam karya puisi Indonesia. Pendekatan yang diadopsi meliputi analisis kualitatif deskriptif, di mana sampel puisi dari berbagai periode sejarah dipilih secara selektif dan dieksplorasi melalui pemeriksaan mendalam dengan kerangka teori sastra. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa metafora sering dimanfaatkan untuk membangun imajinasi visual yang intens dan mendalam, sedangkan ritme serta rima berfungsi dalam membentuk alur emosional yang koheren dan memikat; selain itu, teknik penulisan seperti aliterasi berkontribusi pada peningkatan keharmonisan fonetik dan struktur keseluruhan. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman yang lebih dalam terhadap elemen-elemen tersebut dapat meningkatkan apresiasi pembaca terhadap keindahan puisi Indonesia, sekaligus mendorong inisiatif pelestarian dan pengembangan sastra nasional sebagai bagian integral dari warisan budaya.

Keindahan bahasa dalam puisi Indonesia merupakan elemen sentral yang membentuk daya tarik dan nilai estetis karya sastra, yang tidak hanya memperkaya ekspresi emosional tetapi juga mencerminkan identitas budaya bangsa.Diksi tajam dan teknik metafora, sebagaimana terlihat dalam puisi Chairil Anwar dan Sapardi Djoko Damono, berperan penting dalam mempertahankan keabadian puisi di tengah perubahan zaman.Pendidikan sastra perlu diintegrasikan dalam kurikulum formal agar generasi muda dapat terus menghargai dan mengembangkan keindahan bahasa sebagai warisan nasional.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana unsur-unsur keindahan bahasa seperti metafora, ritme, dan aliterasi berfungsi dalam puisi tradisional Indonesia seperti pantun, gurindam, dan syair, untuk memahami apakah prinsip estetika yang sama tetap konsisten atau berubah seiring waktu. Selain itu, studi baru bisa mengeksplorasi dampak pembelajaran puisi berbasis teknologi digital—seperti aplikasi interaktif atau podcast—terhadap pemahaman siswa sekolah menengah terhadap elemen-elemen linguistik dalam puisi, sehingga mengetahui apakah media modern dapat meningkatkan apresiasi estetika sastra. Terakhir, penelitian juga bisa membandingkan persepsi pembaca muda terhadap puisi modern dan puisi tradisional, dengan mengukur tingkat empati, daya ingat, dan respons emosional mereka, untuk menentukan bagaimana keindahan bahasa dalam puisi dapat dipertahankan agar tetap relevan di era digital yang serba cepat.

  1. Pengaruh Gadget dalam Penurunan Tingkat Penglihatan pada Remaja | Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran.... journal.jompu.org/index.php/jundikma/article/view/6Pengaruh Gadget dalam Penurunan Tingkat Penglihatan pada Remaja Jurnal Pendidikan dan Media Pembelajaran journal jompu index php jundikma article view 6
  2. Analisis Teknik Bermain Bulu Tangkis Terhadap Smash Forehand Pada Permainan Ganda Putri | Pendidikan... ccg-edu.org/index.php/POK/article/view/242Analisis Teknik Bermain Bulu Tangkis Terhadap Smash Forehand Pada Permainan Ganda Putri Pendidikan ccg edu index php POK article view 242
  1. #warisan budaya#warisan budaya
  2. #pemahaman siswa#pemahaman siswa
Read online
File size283.01 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2XC
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test