STAIDUBASTAIDUBA

Al-Wazan: Journal of Arabic EducationAl-Wazan: Journal of Arabic Education

Kurikulum merupakan suatu hal yang sangat vital dalam pelaksanaan pembelajaran di suatu sekolah. Yang mana kurikulum mempunyai peran dalam menentukan arah, maksud atau tujuan dari pendidikan nasional. Tanpa adanya kurikulum maka sistem pendidikan apapun tidak akan terlaksana dengan baik dan tujuan pendidikan tak mungkin tercapai dengan optimal. Bahkan saking pentingnya kurikulum bagi pendidikan, pemerintah pernah melakukan amandemen kurikulum sebanyak sepuluh kali. Dan sejak tahun 2020 sampai sekarang kemendikbudristek mengeluarkan kebijakan berupa perubahan kurikulum dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka belajar. Tujuan pokok diadakannya amandemen kurikulum ini ialah untuk memaksimalkan dan mengefektivitaskan hasil belajar siswa atau prestasi akademik siswa di semua tingkatan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK dan perguruan tinggi, dengan cara memberikan kebebasan kepada peserta didik dalam memilih mata pelajaran yang diinginkan sesuai dengan bakat dan minatnya. Menilik hal tersebut, peneliti tertarik melakukan penelitian terkait pengaruh kurikulum merdeka belajar terhadap hasil belajar peserta didik, untuk mengetahui apakah perubahan kurikulum tersebut berdampak positif atau negatif terhadap hasil belajar peserta didik. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisa korelasional. Instrument pengumpulan datanya menggunakan pengisian kuesioner dan pengambilan data berupa IPK mahasiswa semester 3. Dan dari analisa peneliti terhadap hasil kuesioner dan data IPK tersebut, menunjukkan bahwa kurikulum merdeka belajar (MBKM) mempunyai pengaruh yang cukup signifikan dan berdampak positif terhadap hasil belajar atau prestasi akademik peserta didik.

Kurikulum merdeka merupakan suatu rancangan pembelajaran yang memberikan kebebasan kepada guru dan siswa dalam pelaksanaan proses pembelajaran, yang mana guru diberikan keleluasaan untuk memilih dan menentukan perangkat ajar sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik, begitu juga peserta didik bebas memilih mata pelajaran sesuai dengan bakat dan minatnya.Kebijakan MBKM bertujuan mendorong mahasiswa untuk mempelajari berbagai mata pelajaran ilmu yang relevan dengan bidang kompetensinya guna mempersiapkan diri menghadapi persaingan global.Pendekatan ini memungkinkan mahasiswa untuk memilih mata kuliah berdasarkan preferensi pribadi mereka.Kebijakan ini memberikan kebebasan kepada perguruan tinggi untuk otonominya.Secara teori, mengubah paradigma pendidikan untuk mengembangkan budaya belajar yang lebih mandiri.Kebijakan Kampus Merdeka mendorong lebih banyak otonomi dan fleksibelitas dalam proses pembelajaran di perguruan tinggi.Prestasi akademik adalah suatu hasil pencapaian dari proses pembelajaran secara ilmiah yang meliputi kemampuan, kecakapan atau penambahan yang biasanya ditentukan melalui penilain atau pengukuran.Secara garis besar, faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi akademik ada dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal.Faktor internal ialah faktor-faktor yang berasal dari dalam diri siswa/mahasiswa yang dapat mempengaruhi prestasi akademik.Di antara faktor internal tersebut ialah faktor fisiologis, motivasi, kemampuan intelektual, kualitas pengajaran, minat dan kepribadaian, sedangkan faktor eksternalnya dipengaruhi oleh faktor lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.Dari observasi yang telah dilakukan, dan dari hasil pengisian kuesioner serta analisis data berupa nilai IPK mahasiswa, peneliti menyimpulkan bahwa antara kurikulum merdeka dan prestasi akademik mempunyai hubungan yang bersifat korelasional.Artinya perubahan kurikulum dari kurikulum 2013 menjadi kurikulum merdeka belajar (MBKM) mempunyai pengaruh yang cukup signifikan, dan berdampak positif terhadap hasil belajar atau prestasi akademik mahasiswa PBA di UIN Mataram, sesuai dengan tabel dibawah ini.Berdasarkan hasil output SPSS di atas, diketahui bahwa nilai sig (2-tailed) sebesar 0,010 > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi yang berarti antara kurikulum merdeka belajar dengan prestasi akademik mahasiswa PBA di UIN Mataram.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari penerapan kurikulum merdeka belajar terhadap prestasi akademik mahasiswa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi prestasi akademik mahasiswa, seperti motivasi belajar, dukungan keluarga, dan lingkungan belajar. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi dampak kurikulum merdeka belajar pada tingkat pendidikan yang berbeda, seperti sekolah dasar, sekolah menengah, dan perguruan tinggi.

  1. #peserta didik#peserta didik
  2. #hasil belajar aqidah akhlak#hasil belajar aqidah akhlak
Read online
File size220.61 KB
Pages17
Short Linkhttps://juris.id/p-2G2
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test