ARRAAYAHARRAAYAH
Ukazh: Journal of Arabic StudiesUkazh: Journal of Arabic StudiesPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) proses penyusunan tes kemampuan bahasa bagi pelajar bahasa arab dengan buku al-arabiyah baina yadaik sesuai standar common europen framework of reference for languages (CEFR) tingkat B1, (2) kelayakan soal-soal pada tes ini. Untuk mencapai tujuan penelitian penulis menggunakan metode research and development (R&D) sehingga uji coba terhadap sempel penelitian tersebut berjalan baik secara ilmiah, yaitu uji coba soal tes kemampuan bahasa bagi pelajar bahasa arab dengan buku al-arabiyah baina yadaik sesuai standar common europen framework of reference for languages (CEFR) tingkat B1 terhadap siswa kelas 12 SLTA di Pondok Pesantren Bina Madani Bogor. Dalam menganalisa data, penulis menggunakan metode Frequency dan metode Cooper dalam menghitung rata-rata nilai, serta metode Pearson, Korelasi Produk-Momen untuk mengukur validitas dan reliabilitas soal-soal yang telah disusun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada lima tahap dalam proses penyusunan tes kemampuan Bahasa bagi pelajar bahasa arab dengan buku al-arabiyah baina yadaik sesuai standar common europen framework of reference for languages (CEFR) tingkat B1, yaitu: a) pengumpulan data terkait tes ini, b) penentuan instansi pendidikan untuk melakukan uji coba, c) penyusunan soal-soal tes kemampuan bahasa arab sesuai karakteristik soal yang baik dan standar CEFR, d) analisis data dari jawaban peserta ujian uji coba, dan e) menampilkan hasil akhir soal-soal tes kemampaun bahasa arab. (2) seluruh soal-soal tes kemampuan bahasa arab dinyatakan layak dengan level pertengahan sebab mengharuskan adanya revisi pada banyak soal tes istima yang nilai ke-validitas-an hanya 30% dan sedikit revisi pada soal tes qiraah.yang nilai validitasnya baru 50%.
Penelitian ini menemukan lima langkah penting dalam menyusun tes kemampuan bahasa Arab berdasarkan CEFR tingkat B1, meliputi pengumpulan data, penentuan sekolah uji coba, perancangan soal sesuai standar, analisis data, dan penyajian soal akhir.Meskipun demikian, keseluruhan soal tes tersebut dinilai cukup layak dengan revisi, terutama pada tes mendengarkan yang validitasnya rendah (30%).Diperlukan juga sedikit revisi pada tes membaca yang memiliki tingkat validitas 50%, guna meningkatkan kelayakan instrumen tes secara keseluruhan.
Untuk memperkaya pemahaman kita tentang pengajaran bahasa Arab, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat bermanfaat jika ada penelitian yang mengembangkan dan menguji kembali soal-soal tes kemampuan bahasa Arab, khususnya untuk keterampilan menyimak dan membaca, setelah dilakukan revisi berdasarkan temuan penelitian ini. Ini penting untuk memastikan bahwa soal-soal tersebut benar-benar akurat dalam mengukur kemampuan siswa dan bisa digunakan secara luas. Kita bisa melihat apakah tingkat validitasnya meningkat signifikan setelah perbaikan. Kedua, mengingat penelitian ini hanya fokus pada satu tingkat CEFR (B1) dan satu jenis buku, akan menarik jika ada studi serupa yang mencakup level-level CEFR lainnya, seperti A1, A2, atau bahkan tingkat lebih tinggi seperti B2 dan C1. Selain itu, penelitian bisa diperluas untuk mengkaji bagaimana penerapan tes semacam ini di berbagai institusi pendidikan Islam yang berbeda, tidak hanya di satu pondok pesantren. Apakah hasilnya akan sama atau ada perbedaan yang signifikan di antara mereka? Ketiga, karena penelitian ini terbatas pada siswa laki-laki, sebuah studi komparatif yang membandingkan hasil tes kemampuan bahasa Arab antara siswa laki-laki dan perempuan di institusi serupa akan sangat informatif. Ini akan membantu kita memahami apakah ada perbedaan pola belajar atau kemampuan bahasa yang perlu dipertimbangkan dalam pengembangan kurikulum dan materi ajar di masa depan. Ketiga saran ini bertujuan untuk memperluas cakupan dan kedalaman pengetahuan kita tentang pengukuran kemampuan bahasa Arab sesuai standar internasional.
| File size | 520.84 KB |
| Pages | 20 |
| DMCA | Report |
Related /
CIVILIZACIVILIZA Hasil menunjukkan semua aspek KCI meningkat secara signifikan; skor rata‑rata KCI naik dari 63,5 pada pre‑test menjadi 88,0 pada post‑test. ParaHasil menunjukkan semua aspek KCI meningkat secara signifikan; skor rata‑rata KCI naik dari 63,5 pada pre‑test menjadi 88,0 pada post‑test. Para
STIKOM BALISTIKOM BALI Dataset terdiri dari 1200 data latih dan 300 data uji dengan citra huruf hijaiyah tulisan tangan bersumber dari Kaggle dan 150 data uji dengan citra hurufDataset terdiri dari 1200 data latih dan 300 data uji dengan citra huruf hijaiyah tulisan tangan bersumber dari Kaggle dan 150 data uji dengan citra huruf
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Penanaman nilai ISMUBA (Al‑Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) harus tercermin dalam semua mata pelajaran dan kurikulum, bukan hanya pada pelajaranPenanaman nilai ISMUBA (Al‑Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab) harus tercermin dalam semua mata pelajaran dan kurikulum, bukan hanya pada pelajaran
ARIPAFIARIPAFI Diperlukan sinergi dan inovasi berkelanjutan dalam pengembangan metode dan media pembelajaran untuk menjadikan pendidikan Islam sebagai benteng utama pembentukanDiperlukan sinergi dan inovasi berkelanjutan dalam pengembangan metode dan media pembelajaran untuk menjadikan pendidikan Islam sebagai benteng utama pembentukan
ARIPAFIARIPAFI 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip keadilan pajak terhadap UMKM fashion7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prinsip keadilan pajak terhadap UMKM fashion
HABIBURRAHMANHABIBURRAHMAN Evaluasi post‑to‑post menunjukkan bahwa peserta mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris selama tiga hingga lima menit di depan instruktur. SelainEvaluasi post‑to‑post menunjukkan bahwa peserta mampu berkomunikasi dalam bahasa Inggris selama tiga hingga lima menit di depan instruktur. Selain
STIT MADANISTIT MADANI Faktor pendukung dalam penerapan pendidikan akhlak termasuk semangat belajar siswa, pendampingan aktif dari guru, dan lingkungan sekolah yang kondusif.Faktor pendukung dalam penerapan pendidikan akhlak termasuk semangat belajar siswa, pendampingan aktif dari guru, dan lingkungan sekolah yang kondusif.
INSURIPONOROGOINSURIPONOROGO Pola pemilihan kode bahasa yang ditemukan meliputi Bahasa Jawa (BJ), Bahasa Jawa Ponoragan (BJP), Bahasa Arab (BA), dan Bahasa Indonesia (BI) yang dipertimbangkanPola pemilihan kode bahasa yang ditemukan meliputi Bahasa Jawa (BJ), Bahasa Jawa Ponoragan (BJP), Bahasa Arab (BA), dan Bahasa Indonesia (BI) yang dipertimbangkan
Useful /
PAYUNGIPAYUNGI Proyek ini meningkatkan kesadaran lingkungan, membentuk keterampilan kreatif komunitas, dan menciptakan produk seni berkelanjutan yang berpotensi meningkatkanProyek ini meningkatkan kesadaran lingkungan, membentuk keterampilan kreatif komunitas, dan menciptakan produk seni berkelanjutan yang berpotensi meningkatkan
IAIN PALOPOIAIN PALOPO Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informasi diperoleh dari tenaga pendidik, peserta didik, dan lingkungan sekolah sebagaiData dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informasi diperoleh dari tenaga pendidik, peserta didik, dan lingkungan sekolah sebagai
PAYUNGIPAYUNGI Berbasis pada observasi awal bahwa sebagian besar guru tidak memahami konsep gradasi warna dan tidak dapat menerapkan gradasi warna pada gambar. ArtikelBerbasis pada observasi awal bahwa sebagian besar guru tidak memahami konsep gradasi warna dan tidak dapat menerapkan gradasi warna pada gambar. Artikel
JRTPPIJRTPPI Nilai kinerja prediksi pada kondisi optimal menghasilkan daya 2,9 kW pada beban 25 000 kg/m², efisiensi termal 69,92 % pada beban yang sama, sfcNilai kinerja prediksi pada kondisi optimal menghasilkan daya 2,9 kW pada beban 25 000 kg/m², efisiensi termal 69,92 % pada beban yang sama, sfc