IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI

Proceeding of ICoPISProceeding of ICoPIS

Tujuan dari penelitian ini adalah mengurai tentang habituasi karakter moderat melalui program khidmah dengan menanamkan nilai-nilai moderasi beragama pada santri di pondok pesantren Lirboyo Kediri yang dalam praktiknya pesantren menyiapkan sumber daya manusia moderat melalui program khidmah yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan umat di masa mendatang dengan berlandaskan pada nilai-nilai moderasi beragama, yakni mengambil jalan tengah (tawasuth), toleran (tasamuh), keadilan (adalah), keseimbangan (tawāzzun). Hasil penulisan ini menegaskan bahwa penting dan efektifnya program khidmah di era milenial seperti saat ini dalam rangka menanamkan nilai-nilai moderasi beragama yang sudah mulai terkikis oleh zaman, melalui pembelajaran di kelas dengan menggunakan kitab kuning klasik dan pembelajaran diluar tujuannya untuk mengimplementasikan empat pilar nilai-nilai moderasi beragama demi menciptakan sumber daya manusia yang moderat seperti musyawarah kelas yang.

Penelitian ini menunjukkan bahwa program khidmah dapat menjadi sarana efektif untuk membentuk karakter moderat pada santri melalui integrasi nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran formal dan informal.Implementasi empat pilar moderasi—tawasuth, tasamuh, keadilan, dan tawāzzun—meningkatkan kesiapan santri menghadapi tantangan era milenial yang cenderung mengikis nilai-nilai tersebut.Oleh karena itu, keberlanjutan dan penyesuaian program khidmah sangat penting untuk menghasilkan sumber daya manusia yang moderat dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak jangka panjang program khidmah terhadap perilaku alumni di masyarakat, dengan meneliti sejauh mana nilai-nilai moderasi yang ditanamkan selama masa pesantren tetap dipraktikkan setelah mereka memasuki dunia kerja atau kehidupan sosial. Selain itu, studi komparatif antar pesantren yang menerapkan program khidmah dapat mengidentifikasi faktor-faktor kunci keberhasilan atau kendala, sehingga memungkinkan penyusunan model terbaik yang dapat diadopsi secara luas. Selanjutnya, pengembangan alat digital interaktif yang mengintegrasikan empat pilar moderasi ke dalam modul pembelajaran dapat meningkatkan efektivitas penyampaian nilai, sehingga penelitian dapat menguji sejauh mana teknologi ini memperkuat habituasi karakter moderat pada santri.

  1. #daya manusia#daya manusia
  2. #sumber daya manusia#sumber daya manusia
Read online
File size381.76 KB
Pages5
Short Linkhttps://juris.id/p-2R6
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test