IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI

Proceeding of ICoPISProceeding of ICoPIS

Sebagai organisasi kemasyarakatan Nahdlatul Ulama (NU) dengan fokus utama pada bidang pengembangan pesantren dan pendidikan keagamaan Islam, RMINU Purworejo hadir dengan pendampingan melalui beberapa program kerja. Permasalahan yang dihadapi adalah belum adanya forum kegiatan bersama yang mewadahi antar pesantren dan pendidikan keagamaan Islam yang berafiliasi dengan NU. Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan proses dan hasil pendampingan yang telah dilakukan oleh RMINU Purworejo selama periode masa khidmah berlangsung. Program kerja unggulan pada pendampingan Pesantren yaitu terbentuknya Forum Bahtsul Masail yang terlaksana secara rutin tiga bulan sekali. Lalu, program kerja unggulan pada pendampingan Madin NU yaitu tersusunnya kurikulum Madin NU khas Purworejo. Kerja sama tim dan keberlangsungan program kerja secara bertahap dan kontinu menjadi tolok ukur keberhasilan dalam menjalankan proses pendampingan di masyarakat.

Pengelolaan kebijakan Nahdlatul Ulama dalam bidang pengembangan pesantren dan pendidikan keagamaan di Kabupaten Purworejo melalui Periode Khidmah RMINU 2019-2024 telah dilaksanakan melalui proses penentuan program kerja partisipatif yang sesuai dengan kondisi komunitas.Berbagai program kerja unggulan menyediakan peluang untuk menjalin persahabatan dan kerja sama melalui kegiatan forum diskusi ilmiah, forum diskusi, dan forum pelatihan pesantren.Hal ini juga didukung oleh keberlanjutan manajemen RMINU Purworejo dalam mengimplementasikan program kerja ke depan yang bertujuan mencari kerja sama dan kolaborasi dengan pihak terkait, seperti pemerintah daerah, institusi sejenis dalam administrasi, serta organisasi dan universitas, guna memulai kemandirian organisasi dan institusi tersebut sehingga pemberdayaan dan layanan komunitas dapat berjalan secara berkelanjutan, berkesinambungan, dan harmonis.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak forum Bahtsul Masail terhadap pengembangan kepemimpinan dan kemampuan berbicara publik siswa pesantren, dengan menggunakan pendekatan survei longitudinal dan analisis kualitatif dari partisipan. Selanjutnya, studi dapat merancang dan menguji platform digital yang memfasilitasi kolaborasi serta pertukaran materi antara pesantren dan Madin NU, untuk melihat apakah teknologi dapat meningkatkan frekuensi dan kualitas interaksi lintas lembaga. Terakhir, penelitian dapat menilai keberlanjutan jangka panjang dari forum bersama dengan membandingkan model implementasi di beberapa kabupaten, mengidentifikasi faktor-faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan institusionalisasi dan replikasi program, serta memberikan rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah dan organisasi keagamaan.

  1. OSF. 0 doi.org/10.31219/osf.io/69wjhOSF 0 doi 10 31219 osf io 69wjh
  1. #kesetaraan gender#kesetaraan gender
  2. #peran perempuan#peran perempuan
Read online
File size233.6 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-2Rb
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test