UMMUMM
Legality : Jurnal Ilmiah HukumLegality : Jurnal Ilmiah HukumJaminan sosial merupakan salah satu hak dasar pekerja, baik pekerja lokal maupun pekerja migran, sebagaimana diatur dalam Pasal 25 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia. Penerapan pasar tunggal dan basis produksi pada era Komunitas Ekonomi ASEAN secara tak terhindarkan mempengaruhi arus pekerja migran, khususnya di Indonesia dan Singapura. Situasi ini menuntut instrumen hukum yang memadai untuk melindungi hak pekerja migran dalam keikutsertaan mereka pada program jaminan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan bagaimana Indonesia dan Singapura memberikan perlindungan hukum bagi pekerja migran dalam partisipasi program jaminan sosial serta program jaminan sosial apa saja yang dapat diikuti di kedua negara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normatif dengan pendekatan yuridis formil (statute approach). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah memberikan perlindungan bagi pekerja migran sama dengan pekerja lokal sebagaimana diatur dalam Pasal 22 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, sedangkan Singapura hanya memberikan jaminan sosial bagi pekerja lokal. Pekerja migran memperoleh perlindungan melalui mekanisme lain, yaitu asuransi serta perjanjian bilateral/multilateral. Untuk program jaminan sosial yang diikuti oleh pekerja migran, baik Indonesia maupun Singapura belum menyediakan program yang sesuai dengan ketentuan Pasal 25 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.
Penelitian ini menemukan bahwa Indonesia memberikan perlindungan hukum bagi pekerja migran setara dengan pekerja lokal sesuai Pasal 22 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia melalui UU No.Sementara itu, Singapura hanya menyediakan jaminan sosial bagi pekerja lokal sehingga pekerja migran mengandalkan asuransi dan perjanjian bilateral/multilateral untuk mendapatkan perlindungan.Namun, baik Indonesia maupun Singapura belum menyelenggarakan program jaminan sosial yang sepenuhnya sesuai dengan ketentuan Pasal 25 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia.
Saran penelitian selanjutnya dapat meliputi beberapa arah strategis yang saling melengkapi untuk memperkaya pemahaman dan kebijakan terkait perlindungan jaminan sosial bagi pekerja migran. Pertama, penelitian kualitatif mendalam perlu dilakukan untuk memetakan mekanisme pengaduan dan penyelesaian sengketa terkait keikutsertaan pekerja migran dalam program jaminan sosial di tingkat nasional dan lintas negara. Kajian ini dapat mengevaluasi peran lembaga pemerintah, BPJS, agen penempatan, serta organisasi masyarakat sipil dalam mendukung akses, transparansi, serta kepatuhan terhadap kewajiban regulasi. Kedua, studi lapangan komparatif antara Indonesia dan Singapura sebaiknya menggabungkan metode survei kuantitatif dan wawancara mendalam dengan pekerja migran untuk mengukur tingkat pemahaman, hambatan administratif, serta dampak sosial ekonomi terhadap partisipasi dalam program kesehatan, kecelakaan kerja, dan pensiun. Ketiga, penelitian kebijakan perlu menelaah potensi harmonisasi standar minimal jaminan sosial di tingkat ASEAN dengan merujuk pada Pasal 25 Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia, termasuk opsi pengembangan pedoman regional sukarela, mekanisme akreditasi bilateral, atau pembentukan skema portabilitas hak jaminan sosial lintas negara. Dengan mengintegrasikan temuan empiris dan analisis normatif, rencana penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang lebih inklusif, efektif, dan berkelanjutan demi kesejahteraan pekerja migran di kawasan ASEAN.
| File size | 492.35 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
UMJ PremiumUMJ Premium Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara.Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara.
PENACCELERATIONPENACCELERATION Diskriminasi terhadap etnis Tionghoa di Indonesia memiliki akar panjang sejak masa kolonial hingga Orde Baru, diperparah oleh kebijakan segregasi dan prasangka.Diskriminasi terhadap etnis Tionghoa di Indonesia memiliki akar panjang sejak masa kolonial hingga Orde Baru, diperparah oleh kebijakan segregasi dan prasangka.
STAI MUSADDADIYAHSTAI MUSADDADIYAH Namun, dalam penyalurannya, bantuan ini seringkali belum tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyaluran bantuan sosialNamun, dalam penyalurannya, bantuan ini seringkali belum tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penyaluran bantuan sosial
RCRSRCRS Pluralisme yang demikian akan membawa kepada relativisme di dalam ajaran-ajaran dari agama-agama. Di dalam konteks itu, penulis menawarkan dua konsep pendekatanPluralisme yang demikian akan membawa kepada relativisme di dalam ajaran-ajaran dari agama-agama. Di dalam konteks itu, penulis menawarkan dua konsep pendekatan
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan laporan keuangan organisasi nirlaba berdasarkan PSAK No. 45 pada Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan laporan keuangan organisasi nirlaba berdasarkan PSAK No. 45 pada Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih.
45MATARAM45MATARAM Makna usaha bagi mahasiswa juga terkait erat dengan nilai-nilai kemandirian, keuletan, serta pembentukan karakter wirausaha muda yang adaptif dan inovatif.Makna usaha bagi mahasiswa juga terkait erat dengan nilai-nilai kemandirian, keuletan, serta pembentukan karakter wirausaha muda yang adaptif dan inovatif.
UNESUNES sehingga terjadi tumpang tindih dalam pengaturan pemberitaan pers yang dapat memicu konflik di masyarakat. Masih sedikitnya aparat penegak hukum yang memahamisehingga terjadi tumpang tindih dalam pengaturan pemberitaan pers yang dapat memicu konflik di masyarakat. Masih sedikitnya aparat penegak hukum yang memahami
STKIP JBSTKIP JB (2) untuk mendeskripsikan peran media sosial dalam perubahan gaya hidup konsumtif pada remaja yang ada di Desa Carangrejo dan untuk mendeskripsikan adanya(2) untuk mendeskripsikan peran media sosial dalam perubahan gaya hidup konsumtif pada remaja yang ada di Desa Carangrejo dan untuk mendeskripsikan adanya
Useful /
STKIP JBSTKIP JB (3) Nilai-nilai solidaritas dalam ruwah desa adalah kebersamaan dan kerukunan. Manfaat penelitian untuk mengetahui nilai-nilai tradisi, Kondisi Solidaritas(3) Nilai-nilai solidaritas dalam ruwah desa adalah kebersamaan dan kerukunan. Manfaat penelitian untuk mengetahui nilai-nilai tradisi, Kondisi Solidaritas
STKIP JBSTKIP JB Bahasa Jawa dialek Jombang dengan dialek Nganjuk terdapat pasangan kata berkerabat berupa pasangan identik yang berjumlah 127. Terdapat 127 pasangan kataBahasa Jawa dialek Jombang dengan dialek Nganjuk terdapat pasangan kata berkerabat berupa pasangan identik yang berjumlah 127. Terdapat 127 pasangan kata
UMMUMM Karenanya, keakuratan legislasi pada waktunya mesti disesuaikan dengan kondisi bangsa guna melahirkan hukum responsif serta adil. 1/PNPS/1965 sebagai jalanKarenanya, keakuratan legislasi pada waktunya mesti disesuaikan dengan kondisi bangsa guna melahirkan hukum responsif serta adil. 1/PNPS/1965 sebagai jalan
UNEJUNEJ Jurnal ini memuat kajian tentang realita hak asasi manusia di wilayah Asia Tenggara dari berbagai perspektif. JSEAHR adalah jurnal yang direview oleh peerJurnal ini memuat kajian tentang realita hak asasi manusia di wilayah Asia Tenggara dari berbagai perspektif. JSEAHR adalah jurnal yang direview oleh peer