IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI

Proceeding of ICoPISProceeding of ICoPIS

Pesantren merupakan salah satu tiang penyangga eksistensi pendidikan di Indonesia yang berbasiskan nilai-nilai keislaman. Kemajuan ilmu tidak selalu diiringi dengan kesadaran akan nilai-nilai kemanusiaan yang tinggi. Masyarakat di negera maju cenderung bersifat materialistis, individualisme, dan lebih longgar di dalam menerapkan nilai-nilai moral keagamaan. Era sekarang merupakan era dimana setiap individu merasa begitu penting terhadap informasi yang berkembang. Fakta dan kebenaran informasi diproduksi, disebarkan, dan dikonsumsi telah mengalami perubahan secara drastis. Fenomena ini dikenal dengan post-truth, dimana kondisi saat ini dapat digambarkan sebagai pergeseran sosial yang melibatkan media arus utama dan para pembuat opini. Pergeseraan ini tidak lepas dari pengaruh menguatnya dunia digital dimana manusia terkoneksi satu sama lain dalam jaringan bernama internet. Maka dari itu, artikel ini membahas tentang bagaimana eksistensi media pondok pesantren mengintegrasi keilmuan serta menyebarkan melalui media sebagai bentuk usaha untuk menyadarkan kepada masyarakat umum tentang pentingnya kredibilitas dan kesahihan keilmuan di era post-truth. Untuk melihat fenomena tersebut penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan fenomenologi dan juga wawancara sebagai data pendukung. Objek penelitian ini pada media Pondok Pesantren An-Nawawi Purworejo. Hasil Penelitian akan menunjukkan bahwa eksistensi media pesantren sebagai dasar kebeneran era post-truth yang dilakukan oleh media Pondok Pesantren An-Nawawi Purworejo melalui konten-konten pada YouTube, Instragram, Facebook, website dan Radio. Kata Kunci : Media, Pesantren, Post-Truth.

Eksistensi media Pondok Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo memainkan peran penting sebagai sumber kebenaran di era post-truth.Melalui berbagai platform seperti website, media sosial, dan program radio, pesantren ini mampu menyediakan informasi akurat dan terpercaya mengenai ajaran keagamaan, kegiatan pesantren, dan isu-isu terkait.Upaya ini tidak hanya membantu dalam melawan berita bohong atau hoaks, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap informasi yang disampaikan oleh lembaga keagamaan.Dengan demikian, media Pondok Pesantren An-Nawawi menjadi fondasi yang kokoh dalam menyebarkan kebenaran dan meluruskan informasi di era yang penuh dengan disinformasi.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak penggunaan media sosial oleh pesantren terhadap pemahaman nilai-nilai keagamaan pada generasi muda. Selain itu, studi perbandingan antara pesantren yang aktif di media digital dan yang tidak dapat mengungkap efektivitas strategi komunikasi dalam memerangi disinformasi. Terakhir, penelitian bisa fokus pada pengembangan pendidikan media literasi di pesantren untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi hoaks dan membedakan informasi yang benar. Ketiga saran ini berpotensi memberikan wawasan baru tentang peran pesantren dalam era digital serta memperkaya kajian dakwah dan komunikasi islam di tengah tantangan post-truth.

  1. Urgensi Dan Strategi Dakwah Santri di Era Digitalisasi | Jurnal Dakwah dan Komunikasi. urgensi strategi... doi.org/10.29240/jdk.v7i2.5774Urgensi Dan Strategi Dakwah Santri di Era Digitalisasi Jurnal Dakwah dan Komunikasi urgensi strategi doi 10 29240 jdk v7i2 5774
  2. OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL PESANTREN UNTUK MEMBENDUNG KONTEN NEGATIF DI DUNIA MAYA | Dakwatuna: Jurnal... ejournal.iaisyarifuddin.ac.id/index.php/dakwatuna/article/view/320OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL PESANTREN UNTUK MEMBENDUNG KONTEN NEGATIF DI DUNIA MAYA Dakwatuna Jurnal ejournal iaisyarifuddin ac index php dakwatuna article view 320
  3. Transformasi Pesantren: Kajian Historis Integrasi Pendidikan Pesantren An-Nawawi Berjan Purworejo | Fuadi... jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/multd/article/view/5549Transformasi Pesantren Kajian Historis Integrasi Pendidikan Pesantren An Nawawi Berjan Purworejo Fuadi jurnal uinsyahada ac index php multd article view 5549
  1. #nilai moral#nilai moral
  2. #kesetaraan gender#kesetaraan gender
Read online
File size686.78 KB
Pages13
Short Linkhttps://juris.id/p-2R0
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test