IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI

Proceeding of ICoPISProceeding of ICoPIS

Setelah pemerintah menetapkan Peraturan Menteri Agama No. 18/2019 tentang legalitas pesantren, saat ini pesantren telah berkembang secara signifikan. Peraturan ini juga membuat perbedaan yang jelas antara pesantren dan pondok pesantren. Saat ini, pesantren berkembang pesat dan telah mendirikan perguruan tinggi untuk mempersiapkan lulusannya agar dapat bertahan dan bersaing di tengah tantangan era globalisasi. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif kualitatif. Temuan pertama dari penelitian ini adalah ada tiga jenis pendidikan tinggi pesantren, yaitu: universitas di pesantren, universitas berbasis pesantren, dan universitas di pesantren. Kedua, mahasiswa perguruan tinggi pesantren perlu menguasai setidaknya dua bahasa, yaitu bahasa Arab dan bahasa Inggris agar dapat bersaing di dunia internasional dan hal ini dapat diperoleh dari sistem pembelajaran di perguruan tinggi pesantren yang telah menyediakan program pembelajaran bilingual. Dua bahasa utama yang lazim diterapkan dalam sistem pengajaran di pesantren ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para lulusannya dalam menghadapi persaingan perdagangan bebas internasional yang semakin terbuka.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pesantren sebagai sistem pendidikan Islam tradisional di Indonesia terus berkembang dengan mendirikan perguruan tinggi.Terdapat tiga jenis perguruan tinggi pesantren, yaitu universitas di pesantren, universitas berbasis pesantren, dan universitas di pesantren.Untuk menghadapi era globalisasi, perguruan tinggi pesantren perlu membekali mahasiswanya dengan kemampuan berbahasa Inggris melalui pendekatan pembelajaran bilingual yang memanfaatkan penguasaan bahasa Arab sebagai jembatan pemahaman.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi mendalam mengenai efektivitas model pembelajaran bilingual dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa pesantren, dengan mempertimbangkan perbedaan latar belakang dan gaya belajar mahasiswa. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan kurikulum bilingual yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja global, serta mengintegrasikan nilai-nilai pesantren dalam pembelajaran bahasa Inggris. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana perguruan tinggi pesantren dapat menjalin kerjasama dengan universitas asing untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jaringan internasional, sehingga menghasilkan lulusan yang kompetitif di pasar global.

  1. Internationalization of Higher Education: A Case Study on Media Utilization, Policies Consistency and... jurnal.kemendagri.go.id/index.php/jbp/article/view/911Internationalization of Higher Education A Case Study on Media Utilization Policies Consistency and jurnal kemendagri go index php jbp article view 911
  2. 0. home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board... doi.org/10.13189/ujer.2022.1006050 home browse journals resources submission books us contact information aims scope editorial board doi 10 13189 ujer 2022 100605
  3. Eksistensi Model Perguruan Tinggi di Lingkungan Pondok Pesantren (Studi Tentang Peluang dan Tantangannya... doi.org/10.53802/hikmah.v18i1.92Eksistensi Model Perguruan Tinggi di Lingkungan Pondok Pesantren Studi Tentang Peluang dan Tantangannya doi 10 53802 hikmah v18i1 92
  1. #pembelajaran bahasa#pembelajaran bahasa
  2. #pembelajaran bahasa inggris#pembelajaran bahasa inggris
Read online
File size797.45 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2QQ
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test