UMITRAUMITRA
ANDASIH Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatANDASIH Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatPemberian ASI di Indonesia saat ini memprihatinkan karena kesadaran masyarakat dalam mendorong peningkatan pemberian ASI masih relatif rendah. Cakupan ASI eksklusif di Provinsi Lampung pada tahun 2014 sebesar 48,05% dengan target 60,5% dan menurun pada tahun 2015 menjadi 30,06% dengan target 80%; di Kabupaten Pringsewu pada tahun 2015 tercatat 61,8%, masih di bawah target nasional 80%. Di Dusun 1 Pekon Kresnomulyo, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, terdapat ibu menyusui yang masih memberikan susu formula karena anggapan bayi tidak cukup kenyang bila hanya diberikan ASI. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu menyusui melalui penyuluhan tatap muka dengan program keluarga binaan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan langsung di rumah masing‑masing klien, dengan sasaran dua ibu menyusui. Hasil menunjukkan bahwa penyuluhan tentang ASI eksklusif berpotensi memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan kesadaran ibu menyusui mengenai pentingnya ASI eksklusif untuk menurunkan angka stunting.
Dari hasil pembahasan dapat disimpulkan bahwa penyuluhan mengenai ASI eksklusif secara tatap muka meningkatkan kesadaran dan pengetahuan ibu menyusui tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif.Program keluarga binaan yang dilaksanakan dengan dukungan dosen pembimbing Prodi DIII Kebidanan Universitas Aisyah Pringsewu terbukti efektif dalam menyampaikan informasi tersebut.Oleh karena itu, penyuluhan kesehatan yang berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat dampak positif terhadap pengetahuan ibu dan upaya penurunan stunting.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi perbandingan efektivitas berbagai metode penyuluhan, seperti kelompok diskusi, materi digital, atau kunjungan rumah, dalam meningkatkan pengetahuan dan praktik ASI eksklusif pada ibu di wilayah pedesaan. Selain itu, diperlukan studi longitudinal yang meneliti dampak jangka panjang program penyuluhan berkelanjutan terhadap tingkat keberhasilan ASI eksklusif dan prevalensi stunting selama minimal satu tahun setelah intervensi, sehingga dapat menilai keberlanjutan perubahan perilaku. Selanjutnya, penelitian kualitatif dapat menggali secara mendalam faktor‑faktor penghambat dan pendorong yang memengaruhi adopsi ASI eksklusif pada ibu dengan tingkat pendidikan rendah atau kondisi ekonomi terbatas, termasuk persepsi budaya dan dukungan keluarga, untuk merancang intervensi yang lebih kontekstual dan sensitif terhadap kebutuhan komunitas. Hasil temuan dari ketiga arah penelitian tersebut dapat dijadikan dasar kebijakan kesehatan daerah yang menyesuaikan pendekatan edukasi dengan karakteristik sosial‑ekonomi masyarakat setempat.
- Analisis pemberian ASI Ekslusif dengan Berat Badan Bayi Usia 1-6 Bulan | Journal for Quality in Women's... doi.org/10.30994/jqwh.v5i1.116Analisis pemberian ASI Ekslusif dengan Berat Badan Bayi Usia 1 6 Bulan Journal for Quality in Womens doi 10 30994 jqwh v5i1 116
- Pendidikan Kesehatan untuk Meningkatkan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif di Desa Patirobajo Kabupaten... journal.unimma.ac.id/index.php/ce/article/view/4493Pendidikan Kesehatan untuk Meningkatkan Cakupan Pemberian ASI Eksklusif di Desa Patirobajo Kabupaten journal unimma ac index php ce article view 4493
- Scoping Review: Faktor Sosial Budaya Terkait Pemberian Asi Eksklusif Di Indonesia| JURNAL LITBANG KOTA... doi.org/10.54911/litbang.v20i1.190Scoping Review Faktor Sosial Budaya Terkait Pemberian Asi Eksklusif Di Indonesia JURNAL LITBANG KOTA doi 10 54911 litbang v20i1 190
| File size | 458.23 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
UMPUMP Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah mereka yang lahir dengan berat badan kurang dari 2. 500 gram, tanpa memandang usia kehamilan. BBLR sering mengalamiBayi Berat Lahir Rendah (BBLR) adalah mereka yang lahir dengan berat badan kurang dari 2. 500 gram, tanpa memandang usia kehamilan. BBLR sering mengalami
POLTEKKESACEHPOLTEKKESACEH Perawat pelaksana memiliki peran strategis dalam menjamin mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Beban kerja yang tinggi sering kali menjadi faktorPerawat pelaksana memiliki peran strategis dalam menjamin mutu pelayanan keperawatan di rumah sakit. Beban kerja yang tinggi sering kali menjadi faktor
WPCPUBLISHERWPCPUBLISHER 210, terdapat korelasi antara intake cairan dengan urolithiasis p value 0. 006, terdapat korelasi antara lama duduk dengan urolithiasis p value 0. 024,210, terdapat korelasi antara intake cairan dengan urolithiasis p value 0. 006, terdapat korelasi antara lama duduk dengan urolithiasis p value 0. 024,
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Selain itu, ada pengaruh antara pendidikan dengan berat badan bayi baru lahir (p=0,009) dengan nilai OR 13. Terdapat pengaruh juga antara paritas denganSelain itu, ada pengaruh antara pendidikan dengan berat badan bayi baru lahir (p=0,009) dengan nilai OR 13. Terdapat pengaruh juga antara paritas dengan
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Sampel dalam penelitian ini yaitu berdasarkan hasil perhitungan besar sampel sebanyak 265 sampel yang dijadikan responden. Hasil analisis secara bivariatSampel dalam penelitian ini yaitu berdasarkan hasil perhitungan besar sampel sebanyak 265 sampel yang dijadikan responden. Hasil analisis secara bivariat
STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF Metode penelitian bersifat analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang dirawat sebanyak 158Metode penelitian bersifat analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil yang dirawat sebanyak 158
BELITUNG RAYABELITUNG RAYA Terdapat 30 peserta yang dipilih menggunakan purposive sampling, dengan 15 peserta pada kelompok eksperimen dan 15 peserta pada kelompok kontrol. DataTerdapat 30 peserta yang dipilih menggunakan purposive sampling, dengan 15 peserta pada kelompok eksperimen dan 15 peserta pada kelompok kontrol. Data
UNISAYOGYAUNISAYOGYA Komplikasi yang menjadi penyebab kematian terbanyak yaitu asfiksia, bayi berat lahir rendah (BBLR), dan infeksi. Persentase kematian neonatal pada BBLRKomplikasi yang menjadi penyebab kematian terbanyak yaitu asfiksia, bayi berat lahir rendah (BBLR), dan infeksi. Persentase kematian neonatal pada BBLR
Useful /
UMPUMP Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2020, jumlah kematian ibu mencapai 287.000, dengan mayoritas disebabkan oleh komplikasi kehamilan.Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pada tahun 2020, jumlah kematian ibu mencapai 287.000, dengan mayoritas disebabkan oleh komplikasi kehamilan.
UMPUMP Studi kualitatif deskriptif ini dilakukan di Kota Cabanatuan, Nueva Ecija, dengan menggunakan wawancara semi‑terstruktur terhadap delapan perawat TB‑DOTSStudi kualitatif deskriptif ini dilakukan di Kota Cabanatuan, Nueva Ecija, dengan menggunakan wawancara semi‑terstruktur terhadap delapan perawat TB‑DOTS
STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki evolusi pemikiran ekonomi Islam yang diusung oleh Muhammad Abdul Mannan dari sudut pandang historis. DenganPenelitian ini bertujuan untuk menyelidiki evolusi pemikiran ekonomi Islam yang diusung oleh Muhammad Abdul Mannan dari sudut pandang historis. Dengan
ITKAITKA Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan variabel PDB dengan mempertimbangkan variabel RTGS (Real Time Gross Settlement). Akan tetapi, data yang digunakanPenelitian ini bertujuan untuk memodelkan variabel PDB dengan mempertimbangkan variabel RTGS (Real Time Gross Settlement). Akan tetapi, data yang digunakan