CERICCERIC
Jurnal Keperawatan IndonesiaJurnal Keperawatan IndonesiaPijat bayi merupakan tradisi lama yang digali kembali dengan sentuhan ilmu kesehatan dan tinjauan ilmiah para ahli neonatologi. Pijat merupakan terapi luar yang diandalkan dalam pengobatan berbagai penyakit namun belum banyak diketahui manfaatnya terhadap bayi baru lahir. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemijatan terhadap peningkatan berat badan bayi. Desain yang digunakan adalah eskperimental semu dengan jumlah sampel 30 responden. Data yang dikumpulkan dengan menggunakan lembaran observasi dan dianalisis dengan uji statistik mann whitney test dengan tingkat kemaknaan p< α (0,05). Uji statistik menggunakan uji mann-whitney test sebagai berikut pengaruh pemijatan terhadap peningkatan berat badan adalah p= 0,033; α= 0,05. Dari hasil uji paired sampel t-test pada kelompok kontrol didapatkan nilai p= 0,0517; α= 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara pemijatan dengan peningkatan berat badan bayi.
Pemijatan teratur pada bayi meningkatkan berat badan melalui stimulasi saraf vagus, peristaltik usus, dan penyerapan nutrisi yang lebih efektif.Selain itu, pemijatan memperlancar peredaran darah dan meningkatkan metabolisme sel, yang berkontribusi pada pertumbuhan berat badan.Secara keseluruhan, terdapat pengaruh signifikan pemijatan terhadap kenaikan berat badan bayi.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji frekuensi dan durasi optimal pemijatan pada bayi untuk memaksimalkan peningkatan berat badan, misalnya dengan membandingkan sesi 10 menit dua kali seminggu versus 20 menit tiga kali seminggu. Selain itu, studi yang meneliti mekanisme fisiologis di balik efek pemijatan, seperti perubahan hormon pertumbuhan, aktivitas vagus, dan biomarker stres, dapat memberikan pemahaman ilmiah yang lebih mendalam tentang cara kerja terapi ini. Selanjutnya, penting untuk mengevaluasi dampak jangka panjang pemijatan rutin pada perkembangan kognitif, motorik, dan emosional anak, sehingga dapat diketahui apakah manfaatnya melampaui peningkatan berat badan saja.
| File size | 251.96 KB |
| Pages | 5 |
| Short Link | https://juris.id/p-Tp |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Data kunjungan klinis mengindikasikan bahwa intervensi edukasi yang meningkatkan kesadaran, dipadukan dengan suplementasi tablet zat besi, secara signifikanData kunjungan klinis mengindikasikan bahwa intervensi edukasi yang meningkatkan kesadaran, dipadukan dengan suplementasi tablet zat besi, secara signifikan
OJSOJS Terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran Problem Posing Tipe Pre-Solution Posing terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 060874Terdapat pengaruh dari penerapan model pembelajaran Problem Posing Tipe Pre-Solution Posing terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD Negeri 060874
OJSOJS Guru SDK Liang Bua melakukan perencanaan pembelajaran secara sistematis dengan merancang RPP yang spesifik, memilih metode tepat, dan menyesuaikan aktivitasGuru SDK Liang Bua melakukan perencanaan pembelajaran secara sistematis dengan merancang RPP yang spesifik, memilih metode tepat, dan menyesuaikan aktivitas
OJSOJS Materi pelatihan mencakup pengaturan meja, teknik komunikasi yang efektif, manajemen konflik, serta strategi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. MetodeMateri pelatihan mencakup pengaturan meja, teknik komunikasi yang efektif, manajemen konflik, serta strategi untuk meningkatkan pengalaman pelanggan. Metode
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada soal essay penilaian akhir semester mengenai materi persamaanPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada soal essay penilaian akhir semester mengenai materi persamaan
OJSOJS Sedangkan subjek penelitiannya adalah siswa kelas V dan orang tua. Hasil penelitian menemukan bahwa problematika minat literasi membaca siswa adalah: (1)Sedangkan subjek penelitiannya adalah siswa kelas V dan orang tua. Hasil penelitian menemukan bahwa problematika minat literasi membaca siswa adalah: (1)
OJSOJS Kurangnya minat belajar siswa juga dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti lingkungan yang kurang mendukung dan metode pengajaran yang kurang menarik.Kurangnya minat belajar siswa juga dapat disebabkan oleh faktor eksternal seperti lingkungan yang kurang mendukung dan metode pengajaran yang kurang menarik.
INSCHOOLINSCHOOL Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di wilayah berisiko tinggi Pontianak, 75,98% anak mengalamiStunting merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di negara berkembang, termasuk Indonesia. Di wilayah berisiko tinggi Pontianak, 75,98% anak mengalami
Useful /
ANNPUBLISHERANNPUBLISHER Salah satunya adalah prinsip triologi peradilan, yang dikenal sebagai prinsip mudah, cepat, dan biaya rendah. E-Court adalah situs untuk semua pemilikSalah satunya adalah prinsip triologi peradilan, yang dikenal sebagai prinsip mudah, cepat, dan biaya rendah. E-Court adalah situs untuk semua pemilik
LARPAINSTITUTELARPAINSTITUTE Intervensi yang diterapkan meliputi edukasi kebersihan, terapi rehidrasi oral, pemberian makanan rendah serat, dan keterlibatan aktif keluarga dalam prosesIntervensi yang diterapkan meliputi edukasi kebersihan, terapi rehidrasi oral, pemberian makanan rendah serat, dan keterlibatan aktif keluarga dalam proses
OJSOJS Hasil ini dapat menjadi dasar untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih kreatif yang mendukung pertumbuhan siswa secara optimal dalam pendidikanHasil ini dapat menjadi dasar untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih kreatif yang mendukung pertumbuhan siswa secara optimal dalam pendidikan
IAIN KENDARIIAIN KENDARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter religius anak usia 7-12 tahun di MDA, dan peran guru dalam membentuk karakter religius anak usia 7-12Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter religius anak usia 7-12 tahun di MDA, dan peran guru dalam membentuk karakter religius anak usia 7-12