UNUCIREBONUNUCIREBON

COUNSELIVE: Life Counseling JournalCOUNSELIVE: Life Counseling Journal

Kecemasan akademik merupakan perasaan yang mencekam dan kegelisahan terhadap segala bentuk kemungkinan yang akan terjadi, sehingga mengusik proses akademik seperti ujian, tugas, dan proses pembelajaran yang menuntut adaptasi tinggi terhadap tuntutan akademik. Kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan emosional, menurunkan konsentrasi dan motivasi, serta berdampak negatif terhadap prestasi belajar mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis instrumen yang digunakan dalam mengukur kecemasan akademik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan model PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Dari 26 artikel yang ditemukan, hanya 7 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis lebih lanjut. Hasil temuan menunjukkan bahwa Spielberger Test Anxiety Inventory (STAI) sering digunakan di kalangan peneliti karena memiliki reliabilitas tinggi dan telah banyak digunakan secara internasional, meskipun instrumen ini lebih mengukur kecemasan secara umum dibandingkan kecemasan akademik secara spesifik. Dapat disimpulkan bahwa masih diperlukan pengembangan alat ukur yang lebih kontekstual dan spesifik terhadap situasi akademik, agar dapat menggambarkan secara lebih akurat aspek kognitif, emosional, dan fisiologis dari kecemasan akademik mahasiswa.

Berdasarkan hasil telaah literatur mengenai pengukuran kecemasan akademik, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar penelitian masih menggunakan instrumen pengukuran kecemasan umum seperti State-Trait Anxiety Inventory (STAI) yang dikembangkan oleh Spielberger.Meskipun alat ukur ini memiliki reliabilitas dan validitas tinggi, namun secara konseptual belum sepenuhnya mencerminkan karakteristik kecemasan akademik yang bersifat kontekstual dan spesifik terhadap situasi akademik.Diperlukan alat ukur yang mampu menangkap kompleksitas pengalaman kecemasan mahasiswa dalam menghadapi tuntutan akademik, baik dari segi beban tugas, evaluasi, maupun tekanan sosial akademik.

Berdasarkan tinjauan literatur, pengembangan instrumen pengukuran kecemasan akademik yang lebih spesifik dan kontekstual menjadi prioritas utama. Penelitian selanjutnya dapat berfokus pada eksplorasi dimensi-dimensi kecemasan akademik yang belum terwakili dengan baik oleh instrumen yang ada, seperti aspek emosional dan fisiologis yang terkait dengan tugas dan interaksi akademik. Selain itu, penting untuk mengembangkan instrumen yang valid dan reliabel lintas budaya, dengan mempertimbangkan perbedaan norma dan nilai-nilai yang dapat memengaruhi pengalaman kecemasan akademik mahasiswa. Terakhir, penelitian kuantitatif dapat dikombinasikan dengan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang pengalaman subjektif mahasiswa terkait kecemasan akademik, sehingga dapat menghasilkan intervensi yang lebih efektif dan relevan.

  1. School Well-Being Dan Kecemasan Akademik Pada Mahasiswa | Happiness: Journal of Psychology and Islamic... jurnalfuda.iainkediri.ac.id/index.php/happiness/article/view/350School Well Being Dan Kecemasan Akademik Pada Mahasiswa Happiness Journal of Psychology and Islamic jurnalfuda iainkediri ac index php happiness article view 350
  1. #alat ukur#alat ukur
  2. #prestasi akademik mahasiswa#prestasi akademik mahasiswa
Read online
File size1.07 MB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-15T
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test