PUSKOMCERIAPUSKOMCERIA
Pena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan TeknologiPena: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan TeknologiTujuan dari penelitian ini adalah membuktikan kemampuan VCO dalam meningkatkan kadar eNOS pada tikus Wistar yang diberi diet tinggi lemak (HFD). Penelitian ini menggunakan 25 tikus Wistar jantan yang dibagi menjadi kelompok kontrol negatif (diet normal), kontrol positif (HFD), dan tiga kelompok perlakuan (HFD dengan VCO dosis 1ml, 1,2 ml, atau 2 ml/hari) selama 60 hari. Darah diambil dari mata tikus dan pengukuran eNOS dilakukan menggunakan ELISA. Rerata kadar eNOS pada kelompok kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan 1, 2, dan 3 masing-masing adalah (1,95 ; 1,39 ; 1,47 ; 2,11 ; 2,55). Rerata kadar eNOS lebih tinggi pada kelompok perlakuan dibandingkan kelompok kontrol positif, tetapi berdasarkan hasil uji ANOVA menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam rerata kadar eNOS di antara semua kelompok perlakuan (p=0,305). VCO tidak secara signifikan meningkatkan kadar eNOS pada tikus Wistar dengan diet tinggi lemak.
Penelitian ini menunjukkan bahwa kadar eNOS cenderung lebih tinggi pada tikus Wistar yang diberi diet tinggi lemak dan VCO dibandingkan dengan yang tidak diberi VCO.Namun, peningkatan kadar eNOS tersebut tidak signifikan secara statistik.Pemberian VCO dengan dosis 2 ml tidak memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kadar eNOS.
Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk menginvestigasi mekanisme molekuler spesifik yang mendasari efek VCO terhadap kadar eNOS, misalnya dengan menganalisis ekspresi gen eNOS dan jalur pensinyalan terkait. Selain itu, studi yang lebih mendalam dapat dilakukan dengan memvariasikan durasi pemberian VCO dan menguji berbagai dosis untuk menentukan kombinasi optimal yang dapat memberikan efek peningkatan eNOS yang signifikan. Terakhir, penelitian perlu mempertimbangkan perbedaan jenis kelamin dan usia tikus, karena respons terhadap VCO mungkin berbeda pada populasi yang berbeda.
| File size | 50.13 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-rH |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALUNIV45SBYJURNALUNIV45SBY Hal ini bertujuan untuk meningkatkan penghasilan masyrakat serta melatih mitra dalam memanfaatkan media online sebagai sarana untuk menjual dan mempromosikanHal ini bertujuan untuk meningkatkan penghasilan masyrakat serta melatih mitra dalam memanfaatkan media online sebagai sarana untuk menjual dan mempromosikan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Sebagian besar responden tidak mengalami depresi (50,5%). Uji korelasi Gamma menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara lama menjalaniSebagian besar responden tidak mengalami depresi (50,5%). Uji korelasi Gamma menunjukkan tidak ada hubungan signifikan secara statistik antara lama menjalani
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Latar Belakang: Kelemahan anggota gerak/imobilisasi pada pasien stroke dengan tirah baring lama akan menimbulkan resiko gangguan integritas kulit yaituLatar Belakang: Kelemahan anggota gerak/imobilisasi pada pasien stroke dengan tirah baring lama akan menimbulkan resiko gangguan integritas kulit yaitu
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan 99 responden yang dipilih menggunakan metode convenience sampling. PengumpulanMetode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasional dengan 99 responden yang dipilih menggunakan metode convenience sampling. Pengumpulan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Simpulan: Kualitas tidur dan pola aktivitas fisik tidak memiliki hubungan signifikan dengan tekanan darah pada lansia di Dusun Ngepos. Temuan ini mengindikasikanSimpulan: Kualitas tidur dan pola aktivitas fisik tidak memiliki hubungan signifikan dengan tekanan darah pada lansia di Dusun Ngepos. Temuan ini mengindikasikan
STIKESPANTIRAPIHSTIKESPANTIRAPIH Metode: Penelitian studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner DSMQ (Diabetes Self‑Management Questionnaire) yang telahMetode: Penelitian studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei menggunakan kuesioner DSMQ (Diabetes Self‑Management Questionnaire) yang telah
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Di siklus kedua, perangkat getaran-panas diterapkan selama sepuluh menit saat nyeri menstruasi. Rata-rata skor nyeri yang dirasakan di dua siklus berbedaDi siklus kedua, perangkat getaran-panas diterapkan selama sepuluh menit saat nyeri menstruasi. Rata-rata skor nyeri yang dirasakan di dua siklus berbeda
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Hasil menunjukkan bahwa kelompok yang diberi IL-10 rekombinan memiliki kadar TNF-α serum yang signifikan lebih rendah (p < 0,05) dibandingkan kelompokHasil menunjukkan bahwa kelompok yang diberi IL-10 rekombinan memiliki kadar TNF-α serum yang signifikan lebih rendah (p < 0,05) dibandingkan kelompok
Useful /
PKTJPKTJ Hanya satu elemen, yaitu monitoring dan evaluasi, yang masih memerlukan penyempurnaan, terutama pada kelengkapan Form Daftar Laporan Ketidaksesuaian. UntukHanya satu elemen, yaitu monitoring dan evaluasi, yang masih memerlukan penyempurnaan, terutama pada kelengkapan Form Daftar Laporan Ketidaksesuaian. Untuk
PKTJPKTJ Keselamatan transportasi penumpang merupakan prioritas utama dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadapKeselamatan transportasi penumpang merupakan prioritas utama dalam upaya mengurangi risiko kecelakaan serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap
STTWSTTW Fakultas Ilmu Komputer (FIK) memiliki jumlah mahasiswa aktif terbesar di Universitas Dian Nuswantoro yaitu sebesar 7104 mahasiswa dan tercatat 707 mahasiswaFakultas Ilmu Komputer (FIK) memiliki jumlah mahasiswa aktif terbesar di Universitas Dian Nuswantoro yaitu sebesar 7104 mahasiswa dan tercatat 707 mahasiswa
JOURNAL AIPKINDJOURNAL AIPKIND Sebelum intervensi, sebagian besar ibu tidak yakin dapat memberikan ASI karena keterbatasan waktu kerja. Setelah intervensi, 100% responden menyatakanSebelum intervensi, sebagian besar ibu tidak yakin dapat memberikan ASI karena keterbatasan waktu kerja. Setelah intervensi, 100% responden menyatakan