UNARUNAR

Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal)

Inisiasi Menyusu Dini (IMD) bermanfaat bagi ibu karena dapat membantu mempercepat proses pemulihan pasca persalinan. Dalam 1 jam kehidupan pertama bayi dilahirkan ke dunia, bayi dipastikan untuk mendapatkan kesempatan melakukan IMD. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) terhadap keberhasilan ASI eksklusif di Puskesmas Gunung Tua Kabupaten Padang Lawas Utara. Jenis penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional study. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan didapatkan 56 sampel. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara Inisiasi Menyusu Dini Dengan Pemberian Asi Eksklusif (sig = 0,011< α=0,05). Nilai Odds ratio yang dihasilkan sebesar 4,359 artinya bahwa ibu yang melakukan Inisiasi Menyusu Dini memiliki peluang memberikan ASI Ekslusif 4,359 kali lebih besar dibandingkan ibu yang tidak melakukan Inisiasi Menyusu Dini. Kesimpulan diperoleh bahwa inisiasi menyusu dini (IMD) berhubungan dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi. Saran bagi ibu menyusui agar melakukan inisiasi menyusu dini (IMD) segera setelah bayi lahir.

Penelitian ini menyimpulkan terdapat hubungan yang signifikan antara Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dengan pemberian ASI Eksklusif pada bayi di Puskesmas Gunung Tua Kabupaten Padang Lawas Utara.Ibu yang melakukan IMD cenderung memberikan ASI Eksklusif.Oleh karena itu, penting untuk mempertahankan dan meningkatkan praktik IMD untuk mendukung keberhasilan pemberian ASI Eksklusif.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor dominan yang mempengaruhi keberhasilan pemberian ASI eksklusif pada ibu yang telah melakukan IMD, seperti dukungan keluarga, pengetahuan tentang manfaat ASI, dan kondisi sosial ekonomi. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan intervensi yang efektif untuk meningkatkan praktik IMD di fasilitas kesehatan, termasuk pelatihan bagi tenaga kesehatan dan penyuluhan kepada ibu hamil dan keluarga. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan untuk membandingkan praktik IMD dan keberhasilan ASI eksklusif antara wilayah perkotaan dan pedesaan, serta antara fasilitas kesehatan dengan tingkat pelayanan yang berbeda, guna mengidentifikasi kesenjangan dan merumuskan strategi yang lebih tepat sasaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan kesehatan ibu dan bayi di Indonesia.

Read online
File size345.71 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test