UNIVERSITASMBOJOBIMAUNIVERSITASMBOJOBIMA

Jurnal Komunikasi dan KebudayaanJurnal Komunikasi dan Kebudayaan

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pola komunikasi orang tua dalam mengatasi kenakalan remaja yang terjadi di Kelurahan Penanae. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teori penetrasi sosial dalam perspektif ilmu komunikasi. Penentuan informan kunci dilakukan dengan purposive sampling. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi, sementara analisis data memakai reduksi, model, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan bahwa kasus kenakalan remaja di Penanae terus meningkat, termasuk pernikahan dini, perkelahian, pemakaian obat-obatan, mabuk-mabukan, dan lain-lain. Faktor penyebab meliputi pergaulan, keluarga tidak harmonis, kurangnya pendidikan agama, dan kondisi ekonomi yang tidak kondusif. Orang tua mengatasi masalah ini lewat pengawasan, pemenuhan kebutuhan, pendekatan emosional, pemberian landasan kuat, bimbingan, pengalaman hidup normal, pengajaran komunikasi, dukungan, dan motivasi, serta penempatan diri yang cerdas.

Penelitian menunjukkan bahwa kenakalan remaja di Kelurahan Penanae meningkat pesat, dengan kasus seperti pernikahan dini, penggunaan narkoba, perkelahian, dan prostitusi.melalui pengawasan, pendekatan emosional, dan komunikasi demokratis, orang tua dapat memengaruhi pola pikir dan perilaku remaja.Implementasi pola komunikasi demokratis antara orang tua dan anak dapat meningkatkan efektivitas pesan dan mengurangi kenakalan remaja.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji secara kuantitatif efektivitas strategi komunikasi orang tua yang bersifat demokratis versus otoriter dalam menurunkan tingkat perilaku kenakalan spesifik di kalangan remaja Penanae, sehingga memberikan bukti empiris tentang pendekatan mana yang paling berhasil. Selanjutnya, penting untuk menyelidiki pengaruh paparan media digital dan tekanan teman sebaya terhadap perilaku kenakalan remaja, serta bagaimana intervensi mediasi orang tua terhadap penggunaan media dapat memoderasi dampak negatif tersebut. Selain itu, peneliti dapat merancang program intervensi berbasis komunitas yang melibatkan sekolah, lembaga keagamaan, dan organisasi lokal untuk mencegah pernikahan dini serta penyalahgunaan narkoba, kemudian mengevaluasi keberlanjutan dan dampak jangka panjang program tersebut terhadap perubahan perilaku remaja di Penanae. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan panduan praktis bagi pembuat kebijakan dan masyarakat dalam memperkuat peran orang tua serta meningkatkan kesejahteraan generasi muda.

Read online
File size366.24 KB
Pages22
DMCAReport

Related /

ads-block-test