PRINPRIN
JURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMJURNAL RISET RUMPUN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMTren belanja masyarakat kini mengalami pergeseran seiring berkembangnya pilihan marketplace dan e-commerce di Indonesia. Banyaknya pilihan marketplace mendorong setiap platform menyusun strategi pemasaran yang efektif agar tetap kompetitif. Penelitian ini mengaplikasikan teori permainan (game theory) untuk menentukan strategi marketing optimal bagi tiga marketplace besar: Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak. Dengan pendekatan matriks payoff dan strategi linier, penelitian menemukan nilai optimal masing-masing pasang seperti 2,4443 (Shopee vs Tokopedia), 6 (Shopee vs Bukalapak), dan 8,992 (Tokopedia vs Bukalapak). Titik keseimbangan Nash temuan studi adalah kombinasi strategi voucher diskon oleh Shopee, strategi produk oleh Tokopedia, serta strategi promosi oleh Bukalapak, dengan payoff (64,56,43). Studi membuktikan bahwa teori permainan mampu memberikan langkah strategis konkret dalam perebutan pelanggan di industri marketplace.
Ketiga marketplace mencapai titik keseimbangan Nash yang membuktikan kombinasi strategi tertentu menghasilkan payoff tertinggi.Shopee tetap unggul dengan dominasi strategi voucher diskon, Tokopedia melalui kekuatan inovasi produk, dan Bukalapak mengandalkan promosi intensif sebagai respons optimal.Model teori permainan berhasil menghadirkan strategi konkret bagi setiap platform untuk mempertahankan posisi di pas.
Penelitian mendatang dapat menambah variabel strategi seperti pengiriman gratis dan program loyalitas untuk melihat sensitivitas Nash equilibrium terhadap insentif baru. Studi dapat membandingkan hasil game theory dengan strategi nyata yang diterapkan platform guna mengevaluasi kesenjangan optimal vs aktual. Selain itu, diperlukan penelitian longitudinal untuk menelusuri bagaimana titik keseimbangan bergeser ketika marketplace baru bermunculan atau regulasi pemerintah berubah.
| File size | 343.87 KB |
| Pages | 7 |
| Short Link | https://juris.id/p-2NZ |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
UMBUMB Mengadakan kegiatan-kegiatan keberagamaan baik hari besar agama ataupun kegiatan keberagamaan siswa setiap harinya. Solusi dalam mengatasi kenakalan remajaMengadakan kegiatan-kegiatan keberagamaan baik hari besar agama ataupun kegiatan keberagamaan siswa setiap harinya. Solusi dalam mengatasi kenakalan remaja
STPDIANMANDALASTPDIANMANDALA Kerangka kerja implementasi yang dikembangkan mencakup lima dimensi utama. teknologi-pedagogi-konten, personalisasi pembelajaran, komunitas belajar, asesmenKerangka kerja implementasi yang dikembangkan mencakup lima dimensi utama. teknologi-pedagogi-konten, personalisasi pembelajaran, komunitas belajar, asesmen
PCMKRAMATJATIPCMKRAMATJATI Meskipun terdapat beberapa tantangan implementasi seperti keterbatasan waktu dan kesiapan guru, hasil kajian ini memperkuat bukti bahwa NHT dan PBL merupakanMeskipun terdapat beberapa tantangan implementasi seperti keterbatasan waktu dan kesiapan guru, hasil kajian ini memperkuat bukti bahwa NHT dan PBL merupakan
ARIPAFIARIPAFI Budaya disiplin yang dibangun secara konsisten sejak dini sangat berkontribusi terhadap pembentukan karakter positif dan peningkatan kualitas pendidikanBudaya disiplin yang dibangun secara konsisten sejak dini sangat berkontribusi terhadap pembentukan karakter positif dan peningkatan kualitas pendidikan
UMBUMB Sumber data dari penelitian ini adalah guru PAI dan siswa kelas X TBSM SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian bahwa permasalahan yangSumber data dari penelitian ini adalah guru PAI dan siswa kelas X TBSM SMK Negeri 2 Kota Bengkulu. Berdasarkan hasil penelitian bahwa permasalahan yang
UMBUMB Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap Ustadz dan santri. Hasil penelitian menunjukkanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara terhadap Ustadz dan santri. Hasil penelitian menunjukkan
UMBUMB Project Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan inovatif yang menekankan pembelajaran kontekstual melalui kegiatan kompleks. Pembelajaran ini merupakanProject Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan inovatif yang menekankan pembelajaran kontekstual melalui kegiatan kompleks. Pembelajaran ini merupakan
UMBUMB Untuk keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, Trianggulasi teknik dan sumber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapiUntuk keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan, Trianggulasi teknik dan sumber. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi
Useful /
FKIP UWGMFKIP UWGM Studi teoretis ini mengeksplorasi interkoneksi antara bahasa dan budaya dalam pendidikan anak usia dini melalui perspektif teori sosiokultural Vygotsky.Studi teoretis ini mengeksplorasi interkoneksi antara bahasa dan budaya dalam pendidikan anak usia dini melalui perspektif teori sosiokultural Vygotsky.
PRISMAPRISMA Kawasan rawan longsor dan gerakan tanah meliputi kawasan sekitar Suhuyon, Lowatag, Lomangi, Amburumalad, Maimbeng, Kaluya dan Pangu. Daerah penelitianKawasan rawan longsor dan gerakan tanah meliputi kawasan sekitar Suhuyon, Lowatag, Lomangi, Amburumalad, Maimbeng, Kaluya dan Pangu. Daerah penelitian
FKIP UWGMFKIP UWGM Perilaku sosial anak menunjukkan bahwa 8% berada dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 25,33% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 49,33%Perilaku sosial anak menunjukkan bahwa 8% berada dalam kategori Berkembang Sangat Baik (BSB), 25,33% dalam kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH), 49,33%
PRINPRIN Based on the description and calculations, it can be concluded that the optimal number of loaves to produce within 3 days was 5,400 loaves, namely 3,060Based on the description and calculations, it can be concluded that the optimal number of loaves to produce within 3 days was 5,400 loaves, namely 3,060