ARIPAFIARIPAFI
Jurnal Budi Pekerti Agama IslamJurnal Budi Pekerti Agama IslamPenelitian ini bertujuan untuk memahami, mengkaji, mengeksplorasi, dan menggambarkan pelaksanaan kebijakan mengenai penegakan disiplin guru dan peserta didik di sekolah dasar serta diharapkan dapat menemukan kebijakan yang mendukung keberhasilan dalam penegakan disiplin guru dan peserta didik. Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan Studi Literatur Sistematis (Systematic Literature Review/SLR) pada jurnal yang sesuai dengan Sekolah Dasar, subjek yang terdiri dari kepala sekolah, guru, tenaga pendidik, dan peserta didik. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui Identifikasi Sumber Literatur, Penentuan Kriteria Inklusi dan Eksklusi, Alat Bantu (Mendeley). Temuan dari penelitian yang dilakukan penulis menunjukkan bahwa penegakan disiplin guru dan peserta didik dilakukan melalui sejumlah kebijakan, yaitu: 1) Kebijakan terkait penegakan disiplin guru dan peserta didik, 2) Penetapan aturan di sekolah dan dalam kelas, 3) Pemantauan perilaku disiplin guru dan peserta didik dengan membuat buku pemantauan aktivitas harian mereka, 4) Pemberian sanksi atas pelanggaran, 5) Melibatkan kepala sekolah, guru, dan tenaga pendidik. Selain itu, peran serta orang tua dan kolaborasi dengan pihak luar sekolah juga menjadi faktor pendukung dalam menciptakan lingkungan belajar yang tertib, aman, dan kondusif. Evaluasi berkala terhadap kebijakan yang diterapkan juga penting agar penerapannya tetap relevan dan efektif. Penerapan reward and punishment yang adil dan transparan turut meningkatkan kesadaran dan motivasi peserta didik untuk mematuhi peraturan sekolah. Budaya disiplin yang dibangun secara konsisten sejak dini sangat berkontribusi terhadap pembentukan karakter positif dan peningkatan kualitas pendidikan dasar secara keseluruhan. Dalam implementasinya, dibutuhkan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi guru dan tenaga pendidik agar memiliki kapasitas dalam menerapkan pendekatan yang humanis namun tegas.
Kebijakan penerapan disiplin di sekolah dasar mencakup penyusunan jadwal harian, aturan sekolah, buku pemantauan, sanksi tegas, serta keterlibatan orang tua dan tenaga pendidik.Kebijakan ini bertujuan membentuk individu disiplin yang bermanfaat untuk masa kini dan mendatang.Budaya disiplin yang konsisten sejak dini meningkatkan kualitas pendidikan dasar secara keseluruhan.
Bagaimana pengaruh pendekatan humanis-tegas dalam kebijakan disiplin terhadap motivasi belajar siswa SD berbasis era digital? Apakah model kolaborasi orang tua-guru berbasis daring dapat memperkuat efektivitas pemantauan disiplin harian di rumah? Selain itu, bagaimana desain reward and punishment adaptif berbasis aplikasi seluler dapat menekan pelanggaran siswa tanpa menimbulkan trauma?.
- Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Karakter Peserta Didik Upaya Penguatan Moral | Journal... journal.iel-education.org/index.php/JIDeR/article/view/282Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membangun Karakter Peserta Didik Upaya Penguatan Moral Journal journal iel education index php JIDeR article view 282
- DISIPLIN POSITIF PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI STRATEGI DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER DISIPLIN... jurnalp4i.com/index.php/learning/article/view/4331DISIPLIN POSITIF PADA IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA SEBAGAI STRATEGI DALAM MENUMBUHKAN KARAKTER DISIPLIN jurnalp4i index php learning article view 4331
- Penerapan Kedisiplinan Strategi Guru dalam Pengelolaan Peserta didik | Jurnal Sosial Humaniora. penerapan... ojs.unida.info/index.php/JSH/article/view/12299Penerapan Kedisiplinan Strategi Guru dalam Pengelolaan Peserta didik Jurnal Sosial Humaniora penerapan ojs unida index php JSH article view 12299
- Strategi Kepala Sekolah dalam Membina Disiplin Siswa di Madrasah Aliyah Al-Hidayah Sungai Bengkal Kabupaten... ibnusinapublisher.org/index.php/MiftahulIlmi/article/view/104Strategi Kepala Sekolah dalam Membina Disiplin Siswa di Madrasah Aliyah Al Hidayah Sungai Bengkal Kabupaten ibnusinapublisher index php MiftahulIlmi article view 104
- Analisis Strategi Guru Dalam Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar | Adhiningsih | Social,... jurnal.uns.ac.id/SHES/article/view/91801Analisis Strategi Guru Dalam Menanamkan Nilai Pendidikan Karakter di Sekolah Dasar Adhiningsih Social jurnal uns ac SHES article view 91801
| File size | 425.33 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
IIKPELAMONIAIIKPELAMONIA Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkanJenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Analisis data menggunakan aplikasi SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan
JURNALCOMPARATIVAJURNALCOMPARATIVA Praktik ini merupakan warisan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan pendekatanPraktik ini merupakan warisan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif-deskriptif dengan pendekatan
STIKKENDALSTIKKENDAL Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Islam dilakukan melalui beberapa strategi. Pertama, penanaman nilai keimanan melalui pembiasaanHasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Islam dilakukan melalui beberapa strategi. Pertama, penanaman nilai keimanan melalui pembiasaan
ARIPAFIARIPAFI Oleh karena itu, penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan program pembiasaan 0 jam terhadap pembentukan karakter Islami siswa kelas VIII diOleh karena itu, penelitian menunjukkan tidak ada pengaruh signifikan program pembiasaan 0 jam terhadap pembentukan karakter Islami siswa kelas VIII di
ARIPAFIARIPAFI Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi RPP, serta wawancara dengan guruPendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi RPP, serta wawancara dengan guru
ULUMUNAULUMUNA Temuan menunjukkan bahwa cerita rakyat mengandung beragam nilai karakter yang relevan, seperti religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian sosial,Temuan menunjukkan bahwa cerita rakyat mengandung beragam nilai karakter yang relevan, seperti religiusitas, kejujuran, tanggung jawab, kepedulian sosial,
STAITTDSTAITTD Hasil ini memberikan implikasi bahwa pendekatan serupa dapat diadopsi di madrasah lain, dengan penyesuaian terhadap konteks budaya dan kebutuhan siswa.Hasil ini memberikan implikasi bahwa pendekatan serupa dapat diadopsi di madrasah lain, dengan penyesuaian terhadap konteks budaya dan kebutuhan siswa.
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Artikel ini menganalisis makna kata Qoryah yang terdapat dalam Al-Quran dan mempertautkannya dengan lingkungan pendidikan Islam melalui metode pendekatanArtikel ini menganalisis makna kata Qoryah yang terdapat dalam Al-Quran dan mempertautkannya dengan lingkungan pendidikan Islam melalui metode pendekatan
Useful /
UNAIM WAMENAUNAIM WAMENA Rendahnya kapasitas peternak dan belum optimalnya praktik budidaya lebah madu di Kabupaten Jayawijaya mendorong perlunya intervensi strategis dari pemerintahRendahnya kapasitas peternak dan belum optimalnya praktik budidaya lebah madu di Kabupaten Jayawijaya mendorong perlunya intervensi strategis dari pemerintah
STIKKENDALSTIKKENDAL Tantangan yang dihadapi mencakup perbedaan latar belakang pengetahuan agama siswa, rendahnya minat belajar, pengelolaan kelas, serta keterbatasan dalamTantangan yang dihadapi mencakup perbedaan latar belakang pengetahuan agama siswa, rendahnya minat belajar, pengelolaan kelas, serta keterbatasan dalam
STIKKENDALSTIKKENDAL Salah satu karakter utama yang perlu ditanamkan sejak sekolah dasar adalah disiplin, karena kedisiplinan menjadi jawab, serta penghormatan terhadap aturan.Salah satu karakter utama yang perlu ditanamkan sejak sekolah dasar adalah disiplin, karena kedisiplinan menjadi jawab, serta penghormatan terhadap aturan.
STIKKENDALSTIKKENDAL Peserta didik menunjukkan antusiasme, keberanian berpendapat, pemahaman materi yang lebih baik, dan semangat belajar yang tinggi, sehingga metode ini terbuktiPeserta didik menunjukkan antusiasme, keberanian berpendapat, pemahaman materi yang lebih baik, dan semangat belajar yang tinggi, sehingga metode ini terbukti