SGTSGT

Al Irfan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan PenelitianAl Irfan : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Penelitian

Perkembangan etika dan karakter anak semakin tergerus oleh tantangan era digital, termasuk misinformasi, perundungan siber, dan polarisasi. Kajian konseptual ini mengusulkan Kurikulum Cinta sebagai kerangka etika yang berlandaskan kasih sayang untuk mengatasi kesenjangan ini. Kurikulum ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan pembentukan karakter dengan mengintegrasikan nilai-nilai spiritual ke dalam pendidikan digital. Dengan mengambil inspirasi dari warisan Islam, khususnya pemikiran Al-Ghazali, dan psikologi humanistik, kurikulum ini dibangun di atas empat pilar: cinta kepada Tuhan, sesama manusia, lingkungan, dan bangsa. Pilar-pilar ini menyediakan lensa moral untuk menavigasi lanskap digital kontemporer. Dengan menggunakan metode penelitian pustaka, penelitian ini mensintesis literatur dari pendidikan Islam, perspektif humanistik, dan etika digital. Sumber-sumber klasik dan modern utama dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan, ditinjau secara sistematis, dan dianalisis melalui sintesis tematik. Temuan menunjukkan bahwa Kurikulum Cinta berfungsi sebagai filter moral yang mendorong literasi cinta holistik yang mengintegrasikan dimensi spiritual, emosional, dan kognitif. Pendekatan ini melengkapi Kurikulum Merdeka Indonesia dengan bertujuan untuk menumbuhkan insan paripurna (individu holistik) yang toleran dan empatik di ruang virtual, menawarkan implikasi praktis untuk pendidikan inklusif yang berakar pada rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh makhluk). Penelitian ini memberikan model konseptual adaptif yang menggarisbawahi urgensi memasukkan spiritualitas ke dalam pendidikan literasi digital sejak usia dini hingga remaja.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kurikulum Cinta, sebagai kerangka etika digital berbasis kasih sayang, memiliki potensi besar untuk secara efektif membentuk literasi dan akhlak anak di ruang virtual.Pendekatan ini berhasil mengintegrasikan empat pilar cinta yang bersumber dari pemikiran Islam untuk mengatasi tantangan seperti disinformasi dan perundungan siber.Kurikulum ini melengkapi Kurikulum Merdeka dan berkontribusi pada pembentukan insan paripurna yang toleran dan empatik, menawarkan implikasi praktis untuk pendidikan inklusif yang berakar pada nilai-nilai universal.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk melakukan penelitian empiris untuk memvalidasi efektivitas Kurikulum Cinta dalam memengaruhi perilaku digital dan karakter anak di berbagai lingkungan. Selain itu, perlu dikembangkan strategi pedagogis spesifik untuk mengimplementasikan empat pilar Kurikulum Cinta dalam pendidikan digital, dengan mempertimbangkan konteks budaya dan sosial yang berbeda. Penelitian lanjutan juga dapat mengeksplorasi bagaimana Kurikulum Cinta dapat diintegrasikan ke dalam pelatihan guru dan program pengembangan profesional untuk memastikan bahwa pendidik memiliki pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk menerapkan pendekatan ini secara efektif. Lebih lanjut, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan modul pembelajaran interaktif dan sumber daya digital yang mendukung implementasi Kurikulum Cinta di sekolah dan lembaga pendidikan lainnya, serta mengkaji dampak jangka panjang dari Kurikulum Cinta terhadap perkembangan moral dan spiritual anak-anak di era digital yang terus berubah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan pendidikan karakter yang holistik dan relevan dengan tantangan abad ke-21.

  1. Achieving the Sustainable Development Goals Through the Power of Play: Childhood Education: Vol 98 ,... tandfonline.com/doi/full/10.1080/00094056.2022.2053438Achieving the Sustainable Development Goals Through the Power of Play Childhood Education Vol 98 tandfonline doi full 10 1080 00094056 2022 2053438
  2. On SDG 16: Peace, Justice, and Strong Institutions | United Nations iLibrary. peace justice strong institutions... un-ilibrary.org/content/journals/25190709/2018/14/35On SDG 16 Peace Justice and Strong Institutions United Nations iLibrary peace justice strong institutions un ilibrary content journals 25190709 2018 14 35
  3. STRATEGI KURIKULUM CINTA DALAM MENGUKUHKAN LITERASI DAN AKHLAK ANAK DI RUANG VIRTUAL | Al Irfan : Jurnal... journal.sgt.ac.id/index.php/AlIrfan/article/view/43STRATEGI KURIKULUM CINTA DALAM MENGUKUHKAN LITERASI DAN AKHLAK ANAK DI RUANG VIRTUAL Al Irfan Jurnal journal sgt ac index php AlIrfan article view 43
  4. THE FOUR PILLARS OF EDUCATION BY UNESCO AND THE METAVERSE: REPOSITIONING ISLAMIC EDUCATION | BIDAYAH:... doi.org/10.47498/bidayah.v14i1.1928THE FOUR PILLARS OF EDUCATION BY UNESCO AND THE METAVERSE REPOSITIONING ISLAMIC EDUCATION BIDAYAH doi 10 47498 bidayah v14i1 1928
  5. Toxic Communication on TikTok: Sigma Masculinities and Gendered Disinformation - Samuel Tanner, François... journals.sagepub.com/doi/10.1177/20563051251313844Toxic Communication on TikTok Sigma Masculinities and Gendered Disinformation Samuel Tanner Franyois journals sagepub doi 10 1177 20563051251313844
  1. #peran guru#peran guru
  2. #implementasi kurikulum merdeka#implementasi kurikulum merdeka
Read online
File size423.97 KB
Pages11
Short Linkhttps://juris.id/p-2ED
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test