Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi Files
UMUM Dalam tahap II, keseluruhan aspek yang digunakan dalam menganalisis serta mengidentifikasi, seperti aspek topografi, jenis tanah, geologi dan iklim turutDalam tahap II, keseluruhan aspek yang digunakan dalam menganalisis serta mengidentifikasi, seperti aspek topografi, jenis tanah, geologi dan iklim turut
UMUM KTK terendah terdapat pada Satuan Lahan 2 karena kandungan fraksi liat lebih rendah daripada satuan lahan lainnya. Kandungan bahan organik yang rendahKTK terendah terdapat pada Satuan Lahan 2 karena kandungan fraksi liat lebih rendah daripada satuan lahan lainnya. Kandungan bahan organik yang rendah
UMUM Kriteria kawasan rawan bencana alam adalah kawasan yang diidentifikasi sering dan berpotensi tinggi mengalami bencana alam seperti banjir, letusan gunungKriteria kawasan rawan bencana alam adalah kawasan yang diidentifikasi sering dan berpotensi tinggi mengalami bencana alam seperti banjir, letusan gunung
UMUM Secara simultan, minat dan kebiasaan membaca menunjukkan hubungan positif terhadap hasil belajar geografi. Kontribusi kebiasaan membaca (21,8 %) lebihSecara simultan, minat dan kebiasaan membaca menunjukkan hubungan positif terhadap hasil belajar geografi. Kontribusi kebiasaan membaca (21,8 %) lebih
UMUM (1) materi yang disajikan spesifik mengenai geografi pertambangan, (2) masing-masing bab dilengkapi dengan kerangka materi, apersepsi, nilai karakter yang(1) materi yang disajikan spesifik mengenai geografi pertambangan, (2) masing-masing bab dilengkapi dengan kerangka materi, apersepsi, nilai karakter yang
UMUM Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pre-test post-test non equaivalent control group design. Variabel bebas yang digunakanRancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pre-test post-test non equaivalent control group design. Variabel bebas yang digunakan
UMUM Penelitian ini menggunakan perspektif fenomenologi dengan kajian mikro. Perspektif fenomenologi yang digunakan adalah fenomenologi Alfert Schutz. HasilPenelitian ini menggunakan perspektif fenomenologi dengan kajian mikro. Perspektif fenomenologi yang digunakan adalah fenomenologi Alfert Schutz. Hasil
Useful /
SCIENCE TECH INDONESIASCIENCE TECH INDONESIA Electro-adsorpsi adalah teknologi pemisahan hibrida untuk memecah emulsi minyak dalam air limbah dan beberapa kandungan organik lainnya. Tujuan penelitianElectro-adsorpsi adalah teknologi pemisahan hibrida untuk memecah emulsi minyak dalam air limbah dan beberapa kandungan organik lainnya. Tujuan penelitian
UNIDAUNIDA Metode pencocokan pola dikembangkan menggunakan System Development Life Cycle (SDLC), pendekatan umum untuk pengembangan aplikasi. Dalam penelitian ini,Metode pencocokan pola dikembangkan menggunakan System Development Life Cycle (SDLC), pendekatan umum untuk pengembangan aplikasi. Dalam penelitian ini,
UNIDAUNIDA Penelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan aktivitas glutathione peroksidase oleh senyawa aktif daun sirih merah secara in silico. Sebanyak 44 senyawaPenelitian ini bertujuan menganalisis peningkatan aktivitas glutathione peroksidase oleh senyawa aktif daun sirih merah secara in silico. Sebanyak 44 senyawa
UGMUGM Digital receipt digunakan sebagai bukti transaksi yang lengkap dan akurat oleh UMKM, namun proses integrasi data dari berbagai platform masih menimbulkanDigital receipt digunakan sebagai bukti transaksi yang lengkap dan akurat oleh UMKM, namun proses integrasi data dari berbagai platform masih menimbulkan
Related /
UGMUGM Banyak kasus infeksi bakteri multidrug-resistant (MDR) disebabkan oleh Klebsiella pneumoniae (K. pn), bakteri penyebab penyakit infeksi. Pasien rawat inapBanyak kasus infeksi bakteri multidrug-resistant (MDR) disebabkan oleh Klebsiella pneumoniae (K. pn), bakteri penyebab penyakit infeksi. Pasien rawat inap
UGMUGM Karena penemuan obat dari tanaman obat terus memberikan spektrum baru dan petunjuk penting terhadap target farmakologis yang berbeda, usaha untuk mengumpulkanKarena penemuan obat dari tanaman obat terus memberikan spektrum baru dan petunjuk penting terhadap target farmakologis yang berbeda, usaha untuk mengumpulkan
UGMUGM Faktor A adalah lapisan semen yang dipilah jenis kelamin menggunakan Bovine Serum Albumin (BSA) kolom dengan 2 tingkat, sedangkan Faktor B adalah metodeFaktor A adalah lapisan semen yang dipilah jenis kelamin menggunakan Bovine Serum Albumin (BSA) kolom dengan 2 tingkat, sedangkan Faktor B adalah metode
UGMUGM The BUN levels increased by approximately 10.92 mg/dL (35%) and glucose levels increased by approximately 30.07 mg/dL (48%). Hematological parameters alsoThe BUN levels increased by approximately 10.92 mg/dL (35%) and glucose levels increased by approximately 30.07 mg/dL (48%). Hematological parameters also
Latest /
EJGTAEJGTA , 2(q − 1)} defined by f ∗(uv) = f (u) f (v) (mod 2q) is bijective. A properly even harmonious labeling is an even harmonious labeling in which the, 2(q − 1)} defined by f ∗(uv) = f (u) f (v) (mod 2q) is bijective. A properly even harmonious labeling is an even harmonious labeling in which the
IBNTEGALIBNTEGAL Alat pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Inovasi pembelajaranAlat pengumpulan data berupa observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Inovasi pembelajaran
UGMUGM Dengan dilakukannya modifikasi tersebut dapat meningkatkan kesiapan produksi unit pembangkit (EAF) sebesar 3,33% dalam satu kejadian MO karena adanya penggantianDengan dilakukannya modifikasi tersebut dapat meningkatkan kesiapan produksi unit pembangkit (EAF) sebesar 3,33% dalam satu kejadian MO karena adanya penggantian
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Hasil analisis data yang dilakukan didapatkan tingkat pengetahuan peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berpengetahuan kurang tentang polaHasil analisis data yang dilakukan didapatkan tingkat pengetahuan peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berpengetahuan kurang tentang pola