LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA
Masyarakat Mandiri dan BerdayaMasyarakat Mandiri dan BerdayaPermasalahan dalam pola pemberian makan balita usia 6 bulan sampai 5 tahun masih menjadi tantangan utama dalam pencapaian status gizi yang optimal di Indonesia. Banyak orang tua, khususnya ibu, belum memiliki pengetahuan yang memadai tentang kebutuhan gizi balita sesuai tahapan usianya, sehingga praktik pemberian makan sering kali tidak sesuai, baik dari segi jenis, jumlah, frekuensi, maupun kualitas makanan. Masih banyak ditemukan kasus pemberian makanan yang monoton, minim protein hewani, atau terlalu dini mengenalkan makanan olahan tinggi gula dan garam. Selain itu, rendahnya akses terhadap informasi yang benar, pengaruh budaya lokal, serta keterbatasan ekonomi juga turut memperburuk situasi. Akibatnya, balita rentan mengalami masalah gizi seperti stunting, wasting, atau bahkan obesitas, yang dapat mengganggu pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif mereka secara jangka panjang. PKM ini dilakukan menggunakan metode edukasi. Materi disampaikan kepada peserta kegiatan melalui kegiatan ceramah dan tanya jawab. Evaluasi kegiatan dilakukan secara sumatif. Hasil analisis data yang dilakukan didapatkan tingkat pengetahuan peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berpengetahuan kurang tentang pola pemberian makan pada balita (usia 6 bulan sampai 5 tahun) sebanyak 8 peserta (47,1%) turun menjadi 4 peserta (23,5%), yang semua berpengetahuan cukup tentang pola pemberian makan pada balita (usia 6 bulan sampai 5 tahun) masih tetap sebanyak 7 peserta (41,2%), dan yang semua berpengetahuan baik tentang pola pemberian makan pada balita (usia 6 bulan sampai 5 tahun) sebanyak 2 peserta (11,8%) meningkat menjadi 6 peserta (35,3%). Keterlibatan lintas sektor, strategi yang terintegrasi dan pendekatan yang ramah masyarakat, diharapkan akan mampu meningkatkan pengetahuan orang tua tentang pola makan balita serta berdampak positif pada kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Dari hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan didapatkan.(1) Lebih dari separuh peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki pengetahuan cukup tentang pola pemberian makan pada balita (usia 6 bulan sampai 5 tahun) sebelum dilakukan health education yaitu sebanyak 9 peserta (52,9%).(2) Kurang dari separuh peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki pengetahuan cukup tentang pola pemberian makan pada balita (usia 6 bulan sampai 5 tahun) setelah dilakukan health education yaitu sebanyak 7 peserta (41,2%).(3) Tingkat pengetahuan peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang semua berpengetahuan kurang tentang pola pemberian makan pada balita (usia 6 bulan sampai 5 tahun) sebanyak 8 peserta (47,1%) turun menjadi 4 peserta (23,5%), yang semua berpengetahuan cukup tentang pola pemberian makan pada balita (usia 6 bulan sampai 5 tahun) masih tetap sebanyak 7 peserta (41,2%), dan yang semua berpengetahuan baik tentang pola pemberian makan pada balita (usia 6 bulan sampai 5 tahun) sebanyak 2 peserta (11,8%) meningkat menjadi 6 peserta (35,3%).
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi pola makan balita di berbagai daerah. Selain itu, penting untuk mengembangkan intervensi gizi yang disesuaikan dengan karakteristik masyarakat setempat, misalnya melalui pendekatan berbasis keluarga atau pemberdayaan kelompok sebaya. Terakhir, penelitian kuantitatif dengan desain longitudinal dapat dilakukan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita, serta mengidentifikasi indikator-indikator kunci yang dapat digunakan untuk memantau status gizi anak secara efektif. Dengan demikian, upaya pencegahan stunting dan masalah gizi lainnya pada balita dapat dilakukan secara lebih terarah dan berkelanjutan.
| File size | 173.42 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
URECOLURECOL Aerobic exercise ialah aktivitas olahraga secara sistematis dengan peningkatan beban secara bertahap dan terus menerus yang menggunakan energi yang berasalAerobic exercise ialah aktivitas olahraga secara sistematis dengan peningkatan beban secara bertahap dan terus menerus yang menggunakan energi yang berasal
DINAMIKADINAMIKA Setelah pengukuran komposisi tubuh, lansia berkomitmen untuk mengelola pola makan, pola pikir, dan pola gerak dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu,Setelah pengukuran komposisi tubuh, lansia berkomitmen untuk mengelola pola makan, pola pikir, dan pola gerak dalam aktivitas sehari-hari. Selain itu,
ISEIISEI Sebagian besar kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan memiliki keanekaragaman konsumsi di bawah rata-rata nasional dan Kalimantan. Oleh karena itu, untukSebagian besar kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan memiliki keanekaragaman konsumsi di bawah rata-rata nasional dan Kalimantan. Oleh karena itu, untuk
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang, imunisasi, dan pola asuh setelah sosialisasi. Ditemukan dua balita dengan pertumbuhanHasil menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat tentang gizi seimbang, imunisasi, dan pola asuh setelah sosialisasi. Ditemukan dua balita dengan pertumbuhan
BORNEORECBORNEOREC Pencegahan stunting dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dengan menggunakan media poster edukatif serta presentasi PowerPoint yang diselenggarakanPencegahan stunting dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dengan menggunakan media poster edukatif serta presentasi PowerPoint yang diselenggarakan
NURUL FIKRINURUL FIKRI Metode design sprint diterapkan sebagai pendekatan cepat dalam penyelesaian masalah dan sebagai panduan dalam proses perancangan antarmuka aplikasi. PenelitianMetode design sprint diterapkan sebagai pendekatan cepat dalam penyelesaian masalah dan sebagai panduan dalam proses perancangan antarmuka aplikasi. Penelitian
UNNUUNNU Untuk mengurangi jumlah kematian akibat penyakit ini, diare perlu dirawat dengan tepat dan segera. Salah satu penanganan diare dengan non farmakologisUntuk mengurangi jumlah kematian akibat penyakit ini, diare perlu dirawat dengan tepat dan segera. Salah satu penanganan diare dengan non farmakologis
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Salah satu inisiatif keamanan nasional utama adalah program Kemiskinan. Prinsip-prinsip utama kemakmuran untuk bangsa adalah belas kasihan publik, tanggungSalah satu inisiatif keamanan nasional utama adalah program Kemiskinan. Prinsip-prinsip utama kemakmuran untuk bangsa adalah belas kasihan publik, tanggung
Useful /
TRI GUNA DHARMATRI GUNA DHARMA Hasil ini menunjukkan potensi besar dalam membentuk generasi muda yang mandiri secara finansial dan peduli lingkungan, sehingga dapat berkontribusi padaHasil ini menunjukkan potensi besar dalam membentuk generasi muda yang mandiri secara finansial dan peduli lingkungan, sehingga dapat berkontribusi pada
BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL Produksi dan distribusi media audio-video yang sebelumnya mahal kini menjadi lebih terjangkau berkat teknologi digital. Penguasaan pemasaran digital harusProduksi dan distribusi media audio-video yang sebelumnya mahal kini menjadi lebih terjangkau berkat teknologi digital. Penguasaan pemasaran digital harus
LPPMDIANHUSADALPPMDIANHUSADA Banyak ibu hamil belum memahami teknik dasar menyusui, seperti posisi dan perlekatan yang tepat, tanda-tanda bayi cukup ASI, serta pentingnya inisiasiBanyak ibu hamil belum memahami teknik dasar menyusui, seperti posisi dan perlekatan yang tepat, tanda-tanda bayi cukup ASI, serta pentingnya inisiasi
UGMUGM Implementasi G-Action Mobile mengoptimalkan teknologi digital dan mendukung program perusahaan yaitu transformasi digital untuk pengendalian operasi, pemeliharaan,Implementasi G-Action Mobile mengoptimalkan teknologi digital dan mendukung program perusahaan yaitu transformasi digital untuk pengendalian operasi, pemeliharaan,