UGMUGM

Majalah Obat TradisionalMajalah Obat Tradisional

Informasi etnomedikasi yang dimiliki oleh individu dari berbagai wilayah sedang menurun secara cepat akibat kurangnya minat di kalangan muda untuk mengasimilasi pengetahuan tradisional dari pengobatan herbal tua, yang merupakan warisan emas mereka. Terdapat manfaat besar dari resep primer masyarakat, serta penggunaan tanaman obat untuk pengobatan berbagai penyakit. Masyarakat suku tidak terpapar pada penelitian berbasis bukti yang dapat membantu meningkatkan pengetahuan mereka secara global. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan tanaman obat penting yang digunakan oleh orang asli di India Tengah dan Timur untuk mengobati gangguan ginekologi. Informasi diperoleh melalui pencarian literatur dalam basis data elektronik seperti PubMed, Google Scholar, SpringerLink, Scopus, dan Wiley hingga 2023. Sekitar 80 spesies tanaman dilaporkan digunakan untuk mengobati gangguan ginekologi yang berbeda pada masyarakat suku India Tengah dan Timur. Selain itu, beberapa studi ilmiah yang mendukung penggunaan tanaman tersebut juga dijelaskan beserta wawasan mekanistiknya. Karena penemuan obat dari tanaman obat terus memberikan spektrum baru dan petunjuk penting terhadap target farmakologis yang berbeda, usaha untuk mengumpulkan tanaman obat dan pengetahuan tradisional yang terkait dapat menjadi alat penting untuk penemuan senyawa baru yang kuat. Temuan yang sangat menarik mengenai penyakit ginekologi memerlukan penyelidikan lebih lanjut, sementara efektivitas banyak phytomedicine tradisional harus dinilai secara farmakologis sebelum dapat dipraktikkan secara universal.

Kebersamaan antara penemuan obat tradisional dan penelitian ilmiah dapat membuka jalan bagi pengembangan obat-obatan baru untuk gangguan ginekologi.Diperlukan percobaan klinis terkontrol yang dirancang dengan baik untuk menilai dosis, keamanan, dan efektivitas tanaman obat tradisional tersebut.Dokumentasi etnomedikasi jangka panjang, dikombinasikan dengan dukungan ilmiah terhadap aktivitasnya, dapat meyakinkan masyarakat luas untuk memanfaatkan tanaman obat tradisional dalam praktik medis modern.

Pertanyaan penelitian baru dapat melibatkan pengembangan praktis dan translasi antara antrematika tersebut: (1) Bagaimana profil metabolik dan penyebaran farmakokinetik komponem aktif yang paling sering digunakan untuk dysmenorrhea di kalangan suku Central & Eastern India, sehingga dapat dioptimalkan dalam dosis klinis yang aman? (2) Apakah kombinasi sinergis dari dua atau lebih tanaman obat tradisional dapat meningkatkan efektivitas antispasmodik dan antiinflamasi pada gangguan menstruasi, dan bagaimana mekanisme molekularnya? (3) Bagaimana peran sistem imun dan mikrobioma vaginal dalam menghubungkan penggunaan tanaman ginekologi tradisional dengan hasil klinis pada penyerapan HIV dan masalah kehamilan, sehingga dapat dirancang intervensi berbasis flora mikroba dan phytosuplemen?.

  1. Ethno-gynecological Cognizance of Phytomedicine Used by Tribes of Central and Eastern India: An Indigenous... journal.ugm.ac.id/TradMedJ/article/view/95440Ethno gynecological Cognizance of Phytomedicine Used by Tribes of Central and Eastern India An Indigenous journal ugm ac TradMedJ article view 95440
  2. Ethnogynaecological Knowledge of Traditional Medicinal Plants Used by the Indigenous Communities of North... hindawi.com/journals/ecam/2022/6528264Ethnogynaecological Knowledge of Traditional Medicinal Plants Used by the Indigenous Communities of North hindawi journals ecam 2022 6528264
Read online
File size972.06 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test