UMUM

Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu GeografiJurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan Team Games Tournament terhadap hasil dan minat belajar siswa kelas XI IPS MAN Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Rancangan penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pre-test post-test non equaivalent control group design. Variabel bebas yang digunakan adalah kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan Team Games Tournament, variabel terikat yang digunakan adalah hasil dan minat belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS MAN Rejotangan Kabupaten Tulungagung. Subjek utama sebagai kelas eksperimen adalah kelas XI IPS 1 dengan menggunakan kombinasi model pembelajaran Problem Based Learning dengan Team Games Tournament,dan sebagai kelas kontrol adalah kelas XI IPS 2 dengan menggunakan ceramah, tanya jawab, dan pemberian tugas. Instrumen yang digunakan untuk mengukur hasil belajar adalah soal, sedangkan untuk mengukur minat belajar adalah angket. Kedua instrumen diuji validasi terlebih dahulu oleh ahli. Uji validasi, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya beda diperuntukkan instrumen hasil belajar. Pengujian hipotesis menggunakan uji ANAKOVA dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan: 1) ada pengaruh mean hasil belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol, t = 4,509 dan signifikansi dua ekor 0,000, sehingga p < 0,05; 2) ada pengaruh minat belajar antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol, nilai t = 5,854 dan signifikansi dua ekor 0,000, sehingga p < 0,05.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa kelas XI IPS yang mengikuti pembelajaran dengan kombinasi model PBL dengan TGT memiliki hasil dan minat belajar lebih tinggi daripada siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional di MAN Rejotangan Kabupaten Tulungagung.Penerapan kombinasi model PBL dengan TGT dapat menjadi alternatif dalam praktek pembelajaran, terutama pada kelas yang kurang memiliki minat belajar.Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan penelitian ini dengan variabel lain, materi yang berbeda, atau pada sekolah dengan karakteristik yang berbeda.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menguji efektivitas kombinasi model PBL dengan TGT pada mata pelajaran lain atau tingkat pendidikan yang berbeda. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi model kombinasi ini, seperti gaya belajar siswa, kompetensi guru, atau ketersediaan sumber daya. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi dalam mendukung implementasi model kombinasi ini, misalnya melalui penggunaan platform pembelajaran daring atau aplikasi simulasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang potensi model kombinasi PBL dengan TGT dalam meningkatkan kualitas pembelajaran geografi dan mata pelajaran lainnya, serta memberikan rekomendasi praktis bagi guru dan pembuat kebijakan dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif dan menarik bagi siswa. Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar dan minat belajar siswa, serta mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di masa depan.

  1. Teams-Games-Tournament - David L. DeVries, 1976. teams games tournament david devries skip main content... doi.org/10.1177/104687817600700102Teams Games Tournament David L DeVries 1976 teams games tournament david devries skip main content doi 10 1177 104687817600700102
Read online
File size187.65 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test