UMUM

Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu GeografiJurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengungkap hubungan antara minat membaca dengan hasil belajar geografi, (2) mengungkap hubungan antara kebiasaan membaca dengan hasil belajar geografi, (3) mengungkap hubungan antara minat dan kebiasaan membaca dengan hasil belajar geografi, dan (4) mengungkap hubungan yang paling dominan antara minat dan kebiasaan membaca dengan hasil belajar geografi. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Unggulan Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong Probolinggo yang terbagi dalam empat kelas. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling dengan menunjuk dua kelas yang memiliki nilai rata‑rata tertinggi dan terendah, yaitu siswa kelas X‑3 untuk kelas nilai tertinggi dan siswa kelas X‑4 untuk kelas terendah. Pengumpulan data dilakukan dengan instrumen angket. Hasil belajar diukur dengan keberadaan nilai UAS semester ganjil siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat hubungan negatif antara minat membaca dan hasil belajar geografi dengan kontribusi minat membaca sebesar 8,8 %, (2) terdapat hubungan positif antara kebiasaan membaca dan hasil belajar geografi dengan kontribusi kebiasaan membaca sebesar 21,8 %, (3) terdapat hubungan yang positif secara simultan antara minat dan kebiasaan membaca dengan hasil belajar geografi, (4) kebiasaan membaca memiliki hubungan yang paling dominan di antara minat membaca dengan hasil belajar geografi.

Penelitian menemukan hubungan negatif antara minat membaca dengan hasil belajar geografi siswa, dan hubungan positif antara kebiasaan membaca dengan hasil belajar.Secara simultan, minat dan kebiasaan membaca menunjukkan hubungan positif terhadap hasil belajar geografi.Kontribusi kebiasaan membaca (21,8 %) lebih besar daripada minat membaca (8,8 %) sehingga kebiasaan membaca merupakan faktor yang paling dominan mempengaruhi hasil belajar.

Pertanyaan penelitian dapat dijelajahi mengenai bagaimana intervensi pelatihan membaca yang menargetkan peningkatan minat baca dapat memengaruhi motivasi dan prestasi siswa dalam mata pelajaran geografi, serta perbandingan efektivitasnya dengan program pembentukan kebiasaan membaca formal. Selain itu, studi longitudinal dapat mengevaluasi dinamika hubungan antara minat, kebiasaan membaca, dan hasil belajar seiring waktu, memperhitungkan faktor eksternal seperti media digital dan lingkungan keluarga. Akhirnya, penelitian lapangan pada berbagai jenis sekolah (misalnya, negeri, swasta, dan pesantren) dapat membandingkan konteks sosial budaya yang mempengaruhi perbedaan pola interaksi antara minat, kebiasaan membaca, dan pencapaian akademik di mata pelajaran geografi.

Read online
File size263.84 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test