UGMUGM

Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB)Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB)

Kreativitas sangat dibutuhkan oleh perusahaan untuk bertahan dalam lingkungan bisnis yang fluktuatif. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa sistem kontrol manajemen dan gaya kepemimpinan dapat merangsang kreativitas. Namun, masih belum jelas jenis insentif dan gaya kepemimpinan mana yang dapat merangsang kreativitas. Penelitian ini mengusulkan pertanyaan penelitian, yaitu jenis sistem kontrol manajemen dan gaya kepemimpinan apa yang dapat meningkatkan kinerja kreatif? Penelitian ini berfokus pada perbandingan antara insentif moneter dan non-moneter, berdasarkan kompetisi, untuk menghasilkan ide-ide kreatif yang paling banyak, tetapi studi empiris ke dalam konteks kreativitas masih terbatas. Selain itu, penelitian ini menyelidiki dua gaya kepemimpinan yang berbeda dan menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan yang dibutuhkan dalam lingkungan kreatif berbeda dari gaya kepemimpinan yang digunakan dalam lingkungan non-kreatif. Penelitian ini dilakukan menggunakan desain eksperimen subjek antara 2x2 dengan dua pengobatan insentif (turnamen dan pengakuan) dan dua pengobatan gaya kepemimpinan (direktif dan pemberdayaan). Konsisten dengan Lourenco (2016), insentif moneter (termasuk turnamen) dan insentif non-moneter (pengakuan) adalah substitusi. Selain itu, gaya kepemimpinan pemberdayaan menghasilkan kinerja kreatif yang lebih besar daripada gaya kepemimpinan direktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam kondisi insentif turnamen, kepemimpinan pemberdayaan mampu menghasilkan kinerja kreatif yang lebih tinggi daripada kepemimpinan direktif.

Tidak ada perbedaan yang signifikan antara efek insentif moneter dan non-moneter pada kinerja kreatif.Hasil penelitian ini konsisten dengan teori kepemimpinan situasional, yaitu jenis kepemimpinan tertentu sesuai dengan kondisi lingkungan tertentu.Untuk meningkatkan kinerja kreatif, karyawan perlu diberdayakan karena mereka membutuhkan wewenang dan kebebasan untuk mengembangkan ide-ide.Penelitian ini memberikan pengetahuan tentang dampak insentif dan gaya kepemimpinan pada kinerja kreatif.Selain itu, penelitian ini memberikan pengetahuan praktis bagi perusahaan tentang cara meningkatkan kreativitas di lingkungan kerja dengan menggunakan insentif dan gaya kepemimpinan tertentu.

Berdasarkan hasil penelitian ini, berikut adalah saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki jenis insentif dan gaya kepemimpinan mana yang paling efektif dalam meningkatkan kinerja kreatif dalam berbagai konteks. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji apakah kombinasi insentif dan gaya kepemimpinan tertentu dapat menghasilkan kinerja kreatif yang lebih tinggi. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki dampak insentif dan gaya kepemimpinan pada kinerja kreatif dalam lingkungan kerja yang berbeda, seperti industri kreatif atau organisasi nirlaba.

  1. Core Knowledge Employee Creativity and Firm Performance: The Moderating Role of Riskiness Orientation,... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/peps.12024Core Knowledge Employee Creativity and Firm Performance The Moderating Role of Riskiness Orientation onlinelibrary wiley doi 10 1111 peps 12024
  2. 0. loading academic.oup.com/jeea/article/17/2/454/49311350 loading academic oup jeea article 17 2 454 4931135
Read online
File size556.54 KB
Pages17
DMCAReport

Related /

ads-block-test