UIGMUIGM

Journal Of Plano StudiesJournal Of Plano Studies

Pasar memiliki peran penting dalam kehidupan perkotaan, tidak hanya sebagai pusat kegiatan ekonomi, tetapi juga sebagai ruang sosial yang menunjang kesejahteraan masyarakat. Namun, kondisi pasar yang tidak sehat dapat menjadi sumber penyebaran penyakit menular seperti Flu Burung dan Covid-19. Oleh karena itu, diperlukan penilaian dan penentuan tipologi pasar untuk mengetahui tingkat kesehatan pasar serta arah pengembangannya secara terencana. Penelitian ini berlandaskan pada kebijakan pemerintah melalui Permenkes Nomor 17 Tahun 2020 tentang Pasar Sehat yang menjadi dasar dalam penilaian terhadap kondisi pasar. Tujuan penelitian ini adalah melakukan . Hasil penelitian menunjukkan bahwa belum terdapat pasar di Kota Palembang yang memenuhi kriteria pasar sehat dengan ambang batas ≥70%. Pasar 10 Ulu memiliki skor tertinggi sebesar 58,36 %, diikuti oleh Pasar Alang-Alang Lebar 56,86%, Pasar Kamboja 53,81%, Pasar KM5 52,16%, Pasar 16 Ilir 42,62%, Pasar Cinde 36,94%, dan Pasar Kertapati 27,11%.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa seluruh pasar di Kota Palembang belum memenuhi kriteria pasar sehat sesuai standar Permenkes No.Kondisi ini mengindikasikan perlunya peningkatan signifikan dalam berbagai aspek, terutama sanitasi, infrastruktur, dan manajemen pasar.Upaya perbaikan yang terintegrasi dan berkelanjutan diperlukan untuk mentransformasikan pasar tradisional menjadi ruang publik yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang paling mempengaruhi tingkat kesehatan pasar di Kota Palembang, seperti perilaku pedagang, partisipasi masyarakat, dan efektivitas pengawasan pemerintah. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan kondisi pasar sehat di Kota Palembang dengan kota-kota lain di Indonesia yang telah berhasil menerapkan standar pasar sehat. Hal ini dapat memberikan wawasan berharga mengenai praktik-praktik terbaik dan tantangan yang mungkin dihadapi. Ketiga, penelitian intervensi dapat dirancang untuk menguji efektivitas berbagai strategi peningkatan kesehatan pasar, seperti program pelatihan kebersihan, penyediaan fasilitas sanitasi yang lebih baik, dan kampanye edukasi masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi konkret kepada pemerintah daerah dan pengelola pasar dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kualitas pasar tradisional di Kota Palembang, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan masyarakat dan perekonomian lokal.

  1. Environmental Sampling for Avian Influenza Virus A (H5N1) in Live-Bird Markets, Indonesia - Volume 16,... doi.org/10.3201/eid1612.100402Environmental Sampling for Avian Influenza Virus A H5N1 in Live Bird Markets Indonesia Volume 16 doi 10 3201 eid1612 100402
  2. Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur. penerapan tipologi pasar arsitektur perilaku... doi.org/10.24912/stupa.v3i1.10788Jurnal Sains Teknologi Urban Perancangan Arsitektur penerapan tipologi pasar arsitektur perilaku doi 10 24912 stupa v3i1 10788
Read online
File size1.13 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test