AKRABJUARAAKRABJUARA
Akrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialAkrab Juara : Jurnal Ilmu-ilmu SosialPemberian dispensasi perkawinan anak di Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan hanya dapat diberikan jika terdapat alasan mendesak. Fenomena sosial, seperti kehamilan pranikah dan tekanan budaya, memunculkan dilema antara kepatuhan hukum dan perlindungan hak anak. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik yudisial dispensasi perkawinan anak di Pengadilan Agama Surabaya melalui studi kasus Putusan Nomor 5/Pdt.P/2025/PA.Sby dan Nomor 2194/Pdt.P/2024/PA.Sby. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis dokumen putusan pengadilan, wawancara terbatas dengan pihak terkait, dan tinjauan literatur hukum serta perlindungan anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan fokus pertimbangan hakim. Dalam kasus 5/Pdt.P/2025, dispensasi diberikan karena kehamilan anak, dengan pertimbangan utama perlindungan anak dan calon bayi, pengurangan stigma sosial, serta upaya menjaga pendidikan anak. Sebaliknya, kasus 2194/Pdt.P/2024 menekankan alasan sosial dan budaya keluarga tanpa adanya kondisi biologis mendesak, sehingga perhatian terhadap hak pendidikan dan psikologis anak lebih terbatas. Kedua kasus menyoroti keterbatasan pemeriksaan psikologis profesional, minimnya keterlibatan lembaga perlindungan anak, dan variasi interpretasi alasan mendesak. Studi ini menekankan perlunya pedoman operasional yang lebih rinci, dokumentasi pertimbangan hakim yang transparan, serta pendekatan multidisipliner untuk memastikan prinsip best interests of the child diterapkan secara konsisten. Temuan ini dapat menjadi dasar reformasi kebijakan nasional, penguatan pengawasan pasca-putusan, dan edukasi masyarakat mengenai dispensasi perkawinan anak.
Legal provisions regarding marriage dispensations in Indonesia have undergone significant changes through Law No.16/2019, which sets a minimum age of 19 for both men and women, strengthening child protection within the context of family law.However, the practice of granting dispensations in religious courts demonstrates that the law has not been fully effective in curbing child marriage due to social, economic, and cultural influences.Judicial mechanisms require compelling evidence and justification, but limited resources and post-decision oversight limit the protection of childrens rights.Sby demonstrate that judges balance social interests and family honor with the principle of the childs best interests, but their implementation remains formalistic and varies across cases.Therefore, institutional and regulatory reforms are needed to ensure child protection.It is recommended that the government strengthen oversight, involve psychologists and counselors, and increase public awareness of the risks of child marriage.The judiciary needs child psychology training and national technical guidelines, while policymakers need to periodically evaluate Law No.Future researchers can examine the psychosocial impacts of child marriage across disciplines to support more child-friendly legal policies.
Untuk meningkatkan efektivitas perlindungan anak dalam praktik dispensasi perkawinan, diperlukan reformasi institusi dan regulasi yang komprehensif. Pemerintah dapat mempertimbangkan untuk memperkuat pengawasan, melibatkan psikolog dan konselor, serta meningkatkan kesadaran publik tentang risiko perkawinan anak. Perlu ada pelatihan psikologi anak bagi hakim dan pedoman teknis nasional untuk memastikan penerapan prinsip best interests of the child secara konsisten. Kebijakan perlu dievaluasi secara berkala, seperti Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 dan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016. Penelitian lanjutan dapat fokus pada dampak psikososial perkawinan anak lintas disiplin untuk mendukung kebijakan hukum yang lebih ramah anak.
| File size | 364.52 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan menggunakan model Miles dan Huberman.Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan menggunakan model Miles dan Huberman.
UNUGHAUNUGHA Penelitian ini merupakan kajian literatur yang bertujuan mengkaji dampak terapi seni terhadap kesejahteraan emosional anak. Melalui analisis berbagai sumberPenelitian ini merupakan kajian literatur yang bertujuan mengkaji dampak terapi seni terhadap kesejahteraan emosional anak. Melalui analisis berbagai sumber
UNWUNW Karakter sangat penting diajarkan sejak usia dini. Melalui pembiasaan, terutama nilai karakter islami yang konsisten, diharapkan akan menjadi permanenKarakter sangat penting diajarkan sejak usia dini. Melalui pembiasaan, terutama nilai karakter islami yang konsisten, diharapkan akan menjadi permanen
POLTEKES OSPOLTEKES OS Penentuan keabsahan data penelitian ini menggunakan uji credibility, uji transferability, uji depenability, dan uji confirmability. Teknik pengumpulanPenentuan keabsahan data penelitian ini menggunakan uji credibility, uji transferability, uji depenability, dan uji confirmability. Teknik pengumpulan
IBRAHIMYIBRAHIMY Germa yang melakukan eksploitasi seksual terhadap anak melalui aplikasi Michat dapat dijerat dengan konsekuensi hukum yang berat berdasarkan Undang-UndangGerma yang melakukan eksploitasi seksual terhadap anak melalui aplikasi Michat dapat dijerat dengan konsekuensi hukum yang berat berdasarkan Undang-Undang
TIGA MUTIARATIGA MUTIARA Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika fatwa ulama dalam menghadapi isu-isu Muamalah kontemporer di Indonesia dan mengidentifikasi peran sertaPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika fatwa ulama dalam menghadapi isu-isu Muamalah kontemporer di Indonesia dan mengidentifikasi peran serta
UMCUMC Komunikasi antara DPRD Kabupaten Sleman dengan Pengadilan Agama dan Dinas P3AP2KB terkait dispensasi perkawinan dan penyebab KTD masih menjadi masalahKomunikasi antara DPRD Kabupaten Sleman dengan Pengadilan Agama dan Dinas P3AP2KB terkait dispensasi perkawinan dan penyebab KTD masih menjadi masalah
IAIN SALATIGAIAIN SALATIGA Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak anak untuk memperoleh ASI eksklusif dari ibu belum terpenuhi. Berbagai alasan, termasuk kesibukan ibu yang menghambatHasil penelitian menunjukkan bahwa hak anak untuk memperoleh ASI eksklusif dari ibu belum terpenuhi. Berbagai alasan, termasuk kesibukan ibu yang menghambat
Useful /
IBRAHIMYIBRAHIMY Latar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dan perlunya perlindungan hukum yang efektifLatar belakang penelitian ini didasari oleh tingginya kasus kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur dan perlunya perlindungan hukum yang efektif
UMCUMC Adopsi manajemen sektor swasta pada sektor publik dikenal dengan konsep New Public Management (NPM). NPM telah diterapkan di berbagai negara dan menjadiAdopsi manajemen sektor swasta pada sektor publik dikenal dengan konsep New Public Management (NPM). NPM telah diterapkan di berbagai negara dan menjadi
UMCUMC Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena sosial anjang sana sebagai cara untuk mewujudkan sosial harmonis dalam dusun sehingga untuk kedepannyaPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fenomena sosial anjang sana sebagai cara untuk mewujudkan sosial harmonis dalam dusun sehingga untuk kedepannya
PNUPPNUP Sistem ini memiliki beberapa kekurangan, yaitu; jumlah pakan yang diberi tidak seragam, pakan tidak menyebar secara merata, dan petani harus ketambak setiapSistem ini memiliki beberapa kekurangan, yaitu; jumlah pakan yang diberi tidak seragam, pakan tidak menyebar secara merata, dan petani harus ketambak setiap