UNHASUNHAS
Hasanuddin Law ReviewHasanuddin Law ReviewAdopsi lintas negara menawarkan pilihan perawatan berbasis keluarga bagi anak yang membutuhkan perawatan dan perlindungan. Dengan adopsi ini, anak dapat menemukan rumah yang penuh kasih dan permanen di luar negara asalnya, sehingga memperoleh stabilitas, dukungan, serta rasa memiliki yang penting bagi kesejahteraannya. Konvensi Haags 1993 tentang Perlindungan Anak dan Kerjasama dalam Adopsi Internasional menjadi instrumen hukum internasional utama yang mengatur adopsi lintas negara. Meskipun demikian, praktik adopsi lintas negara masih jarang terjadi di Malaysia karena tidak terdapat ketentuan hukum khusus dan negara tersebut bukan penandatangan Konvensi Haags 1993. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah kondisi adopsi lintas negara di Malaysia dan Maroko serta mengevaluasi kelayakan adopsi lintas negara sebagai langkah perlindungan anak. Metode yang digunakan meliputi wawancara dengan pihak terkait serta analisis terhadap undang‑undang adopsi Malaysia, sekaligus kajian terhadap kerangka hukum internasional, termasuk Konvensi Haags 1993 dan Konvensi Perserikatan Bangsa‑Bangsa tentang Hak Anak 1989 (UNCRC). Selain itu, makalah ini menyajikan analisis komparatif terhadap sistem kafalah lintas negara di Maroko, yang mengakui kafalah sebagai alternatif adopsi legal berdasar hukum Islam. Temuan penelitian diharapkan memberikan wawasan dan rekomendasi berharga untuk memperbaiki pendekatan Malaysia terhadap adopsi lintas negara, dengan mengacu pada praktik terbaik dan standar internasional demi memastikan kesejahteraan serta perlindungan anak yang membutuhkan perawatan, serta memfasilitasi akses mereka ke lingkungan keluarga yang stabil dan mendukung.
Tanpa adanya undang‑undang khusus, adopsi lintas negara tidak didorong sebagai upaya perlindungan anak di Malaysia, sementara otoritas lebih mengutamakan penempatan dalam negeri seperti perawatan residensial.Maroko, dengan kerangka hukum kafalah yang jelas dan kerjasama internasional, dapat menjadi model bagi Malaysia untuk memperkenalkan ketentuan statutori, mekanisme pemantauan, serta perjanjian bilateral guna mengatur adopsi lintas negara.Pada akhirnya, prioritas utama harus tetap pada kepentingan terbaik anak, memastikan penemuan keluarga yang sesuai secara cepat, serta menjamin kesejahteraan dan stabilitas jangka panjang bagi anak‑anak yang membutuhkan perawatan permanen.
Penelitian pertama dapat meneliti bagaimana penyusunan dan penerapan ketentuan statutori khusus untuk adopsi lintas negara di Malaysia memengaruhi kepastian hukum serta kesejahteraan anak yang diadopsi. Penelitian kedua sebaiknya membandingkan mekanisme pemantauan pasca‑penempatan pada sistem kafalah di Maroko dengan praktik yang ada di Malaysia, guna merumuskan model pemantauan yang lebih efektif bagi anak-anak yang berada di bawah perawatan keluarga asing. Penelitian ketiga dapat mengeksplorasi kelayakan serta konsekuensi pembentukan perjanjian bilateral antara Malaysia dan negara‑negara penandatangan konvensi Haags dalam rangka menyederhanakan prosedur adopsi lintas negara, dengan menekankan harmonisasi regulasi dan sensitivitas budaya. Dengan mengkaji tiga bidang tersebut secara mendalam, diharapkan dapat muncul rekomendasi kebijakan yang berlandaskan bukti, sehingga proses adopsi lintas negara menjadi lebih transparan, aman, dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak. Selanjutnya, hasil studi dapat memberikan dasar bagi pembuat kebijakan untuk merancang kerangka kerja yang mengintegrasikan perlindungan hukum, dukungan sosial, dan koordinasi internasional. Pendekatan ini juga dapat membantu mengurangi hambatan administratif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem adopsi internasional. Akhirnya, penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi signifikan terhadap perkembangan praktik adopsi lintas negara di kawasan Asia‑Afrika, khususnya dalam konteks pluralisme agama dan perbedaan sistem hukum.
- Intercountry Adoption in Malaysia and Morocco: A New Frontier | Hasanuddin Law Review. intercountry adoption... doi.org/10.20956/halrev.v9i2.4607Intercountry Adoption in Malaysia and Morocco A New Frontier Hasanuddin Law Review intercountry adoption doi 10 20956 halrev v9i2 4607
- Validate User. validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content... doi.org/10.1093/ulr/os-21.1.76Validate User validate user sorry experiencing unusual traffic time please help confirm robot take content doi 10 1093 ulr os 21 1 76
- Implementation of Civil Rights against Vulnerable Groups in the Legal and Constitutional System in Indonesia... doi.org/10.20956/halrev.v8i3.4229Implementation of Civil Rights against Vulnerable Groups in the Legal and Constitutional System in Indonesia doi 10 20956 halrev v8i3 4229
| File size | 459.92 KB |
| Pages | 29 |
| DMCA | Report |
Related /
UNTAGUNTAG Dalam konteks masyarakat NTT yang memiliki budaya patriarki dan cara mendidik anak yang cenderung otoriter. Pendapat anak sering tidak dianggap, dan pendapatDalam konteks masyarakat NTT yang memiliki budaya patriarki dan cara mendidik anak yang cenderung otoriter. Pendapat anak sering tidak dianggap, dan pendapat
UM SURABAYAUM SURABAYA Variasi sapaan pedagang buah-buahan di pasar tradisional, Bangkalan, Madura ini mendeskripsikan variasi sapaan pedagang kepada pembeli yang dipengaruhiVariasi sapaan pedagang buah-buahan di pasar tradisional, Bangkalan, Madura ini mendeskripsikan variasi sapaan pedagang kepada pembeli yang dipengaruhi
UM SURABAYAUM SURABAYA Teknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa wujud kesantunan berbahasaTeknik analisis data dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa wujud kesantunan berbahasa
UM SURABAYAUM SURABAYA Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dan bahasa plesetan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian ini menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ragam bahasa dan bahasa plesetan pada acara Ini Talkshow di NET TV pada Januari 2015. Penelitian ini menggunakan
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya perubahan paradigma dalam filosofi Pendidikan Agama Kristen dari pendidikan yang berpusat pada transfer doktrinRekomendasi penelitian ini adalah perlunya perubahan paradigma dalam filosofi Pendidikan Agama Kristen dari pendidikan yang berpusat pada transfer doktrin
AKRABJUARAAKRABJUARA Penelitian ini menemukan bahwa prinsip-prinsip perkawinan dalam Islam, jika dipahami secara komprehensif, dapat menjadi landasan utama dalam mewujudkanPenelitian ini menemukan bahwa prinsip-prinsip perkawinan dalam Islam, jika dipahami secara komprehensif, dapat menjadi landasan utama dalam mewujudkan
UNYUNY Data dianalisis dengan model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, pengkondisian data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Validitas dataData dianalisis dengan model interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, pengkondisian data, presentasi data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data
KKPKKP Semua ikan ditekan dengan cara menginjeksi intramuskular 0,1 mL virus KHV konsentrasi 10⁴,⁵⁸ TCID50/mL setelah 21 hari post vaksinasi. Hasil menunjukkanSemua ikan ditekan dengan cara menginjeksi intramuskular 0,1 mL virus KHV konsentrasi 10⁴,⁵⁸ TCID50/mL setelah 21 hari post vaksinasi. Hasil menunjukkan
Useful /
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Tafahhum dalam pembelajaran Al-Quran Hadits di MA LAB UINSU secara keseluruhan telah berjalan secaraHasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode Tafahhum dalam pembelajaran Al-Quran Hadits di MA LAB UINSU secara keseluruhan telah berjalan secara
UNYUNY Pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis secara menyeluruh latar belakang kebijakan, alokasi sumber daya, proses implementasi, dan hasil. DataPendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis secara menyeluruh latar belakang kebijakan, alokasi sumber daya, proses implementasi, dan hasil. Data
UNYUNY Penelitian ini membahas keterbatasan pemahaman dan integrasi temuan arkeologis, khususnya keramik periode Sriwijaya yang ditemukan di Sungai Musi di Palembang,Penelitian ini membahas keterbatasan pemahaman dan integrasi temuan arkeologis, khususnya keramik periode Sriwijaya yang ditemukan di Sungai Musi di Palembang,
KKPKKP Pada tahun 2014 dibentuk generasi ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan genetik pada generasi ketiga dalam hal respon terhadap seleksiPada tahun 2014 dibentuk generasi ketiga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keuntungan genetik pada generasi ketiga dalam hal respon terhadap seleksi