STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG

SESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenSESAWI: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji landasan filosofis Pendidikan Agama Kristen dalam menjawab tantangan multikulturalisme dan pluralisme agama di era global. Dalam konteks masyarakat yang semakin pluralistik, Pendidikan Agama Kristen sering terjebak dalam dua ekstrem: eksklusivisme tertutup atau relativisme kompromi. Oleh karena itu, artikel ini menawarkan pendekatan terhadap filsafat pendidikan Kristen sebagai ruang pertemuan, yaitu tempat di mana identitas iman ditegaskan dan dialog dipertahankan secara terbuka dan hormat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian perpustakaan dan analisis reflektif-kritis terhadap literatur teologis, filosofis, dan pedagogis. Data dianalisis melalui pendekatan hermeneutik filosofis untuk menemukan sintesis antara iman Kristen dan nilai-nilai dialogis dalam pendidikan. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pendidikan agama Kristen berdasarkan teologi inkarnasi, relasionalitas, dan cinta dapat membentuk siswa yang memiliki identitas iman yang kuat tetapi juga inklusif dalam sikapnya. Pendidikan Kristen bukan hanya alat untuk warisan doktrin, tetapi sarana membangun karakter yang mampu hidup damai di tengah keberagaman. Rekomendasi penelitian ini adalah perlunya perubahan paradigma dalam filosofi Pendidikan Agama Kristen dari pendidikan yang berpusat pada transfer doktrin menjadi pendidikan sebagai praksis dialog dan perjumpaan transformatif.

Filsafat Pendidikan Agama Kristen sebagai ruang perjumpaan menawarkan paradigma dialogis yang mengakar pada teologi inkarnasi dan kasih.Pendidikan demikian membentuk identitas iman yang teguh sekaligus inklusif, sehingga peserta didik mampu hidup damai di tengah pluralitas.Paradigma ini menuntut kurikulum, metode, dan guru yang mengutamakan dialog dan transformasi spiritual.

Bagaimana model pembelajaran Pendidikan Agama Kristen yang menumbuhkan empati lintagama dapat diujicobakan di sekolah-sekolah dengan komposisi siswa sangat beragama? Penelitian potret konteks lokal ini bisa menghasilkan modul dialog yang disesuaikan dengan karakter daerah. Selanjutnya, studi banding lintas institusi perlu menelisik strategi guru mengelola konflik kecil di kelas yang bersumber dari perbedaan keyakinan, lalu merumuskan protokol penyelesaian konflik berbasis kasih Kristen yang bisa dipahami anak usia sekolah. Terakahir, perlu dikembangkan alat ukur spiritualitas inklusif untuk menilai apakah peserta didik yang mengikuti model perjumpaan benar-benar tumbuh dalam kedalaman iman sekaligus keterbukaan, sehingga efektivitas paradigma ini dapat dipantau secara berkelanjutan.

  1. STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PAK SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN SIKAP MODERASI BERAGAMA BAGI SISWA DI SMA N... journal.gknpublisher.net/index.php/limmud/article/view/211STRATEGI PEMBELAJARAN GURU PAK SEBAGAI UPAYA MENUMBUHKAN SIKAP MODERASI BERAGAMA BAGI SISWA DI SMA N journal gknpublisher index php limmud article view 211
  2. Model Pendidikan Agama Kristen dalam Mengembangkan Masyarakat Majemuk di Indonesia | Indonesian Journal... doi.org/10.46362/ijr.v6i1.29Model Pendidikan Agama Kristen dalam Mengembangkan Masyarakat Majemuk di Indonesia Indonesian Journal doi 10 46362 ijr v6i1 29
  1. #pendidikan agama kristen#pendidikan agama kristen
Read online
File size279.14 KB
Pages14
Short Linkhttps://juris.id/p-1zA
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test