UIGMUIGM

Journal Of Plano StudiesJournal Of Plano Studies

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat terhadap hasil dari program penanganan permukiman kumuh di Negeri Batu Merah, Kota Ambon. Program ini melibatkan tiga intervensi utama, yaitu NUSP-2 yang fokus pada peningkatan infrastruktur, NAHP yang memberikan bantuan material untuk rumah layak huni, dan KOTAKU yang mencakup pembangunan infrastruktur dasar. Berdasarkan survei dan wawancara dengan 44 responden, hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat merasakan dampak positif dari program ini, terutama dalam perbaikan infrastruktur jalan, drainase, dan penyediaan air bersih, serta peningkatan kualitas rumah. Namun, meskipun sebagian besar masyarakat merasa puas, masih terdapat tantangan terkait pemerataan manfaat, kelengkapan infrastruktur, dan pemeliharaan jangka panjang. Sebagian kecil warga juga merasa bahwa bantuan perbaikan rumah belum mencukupi untuk menutup seluruh kebutuhan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa keberlanjutan hasil program menjadi perhatian utama masyarakat, yang berharap adanya pemeliharaan dan pengawasan yang berkelanjutan. Kesimpulannya, meskipun program telah memberikan hasil yang signifikan, perlu adanya perhatian lebih terhadap pemerataan manfaat dan pemeliharaan jangka panjang agar program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih merata di masa depan.

Meskipun program telah memberikan hasil yang signifikan, perlu adanya perhatian lebih terhadap pemerataan manfaat dan pemeliharaan jangka panjang agar program ini dapat berkelanjutan dan memberikan dampak yang lebih merata di masa depan.Saran dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan alokasi dana, memperbaiki keterlibatan masyarakat, dan melanjutkan pengawasan serta pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun untuk memastikan keberlanjutan manfaat program.

Berdasarkan analisis, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan untuk memperdalam pemahaman tentang program penanganan permukiman kumuh. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada studi komparatif antara berbagai program penanganan kumuh (NUSP-2, NAHP, KOTAKU) untuk mengidentifikasi praktik terbaik dan faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas masing-masing program. Hal ini penting untuk memahami bagaimana sinergi antar program dapat dioptimalkan dalam mencapai tujuan yang sama. Kedua, penelitian dapat mengeksplorasi peran serta masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan program secara lebih mendalam. Dengan memahami motivasi, kendala, dan harapan masyarakat, program dapat dirancang agar lebih responsif terhadap kebutuhan lokal dan meningkatkan rasa memiliki (sense of ownership) terhadap hasil pembangunan. Ketiga, penelitian dapat mengkaji dampak program terhadap aspek sosial-ekonomi masyarakat, seperti peningkatan pendapatan, akses terhadap layanan dasar, dan kualitas kesehatan. Pemahaman yang lebih baik tentang dampak sosial-ekonomi akan membantu dalam merumuskan kebijakan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

  1. Persepsi Masyarakat Dalam Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Di Kawasan Kelurahan Pahandut Kota Palangka... journal.umpr.ac.id/index.php/pencerah/article/view/2265Persepsi Masyarakat Dalam Program Kota Tanpa Kumuh KOTAKU Di Kawasan Kelurahan Pahandut Kota Palangka journal umpr ac index php pencerah article view 2265
  2. Potrait of Slums Condition in Pandan Kasturi Village, Ambon City in 2013 | Safitri | Social, Humanities,... doi.org/10.20961/shes.v5i4.68974Potrait of Slums Condition in Pandan Kasturi Village Ambon City in 2013 Safitri Social Humanities doi 10 20961 shes v5i4 68974
  3. Study of Slums on Jalan Sultan Hasanuddin RT 002/RW 010, Batu Merah Bawah Village, Ambon City | Jurnal... ojs3.unpatti.ac.id/index.php/jpgu/article/view/9777Study of Slums on Jalan Sultan Hasanuddin RT 002 RW 010 Batu Merah Bawah Village Ambon City Jurnal ojs3 unpatti ac index php jpgu article view 9777
Read online
File size1.16 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test