UGMUGM

Journal of Mechanical Design and TestingJournal of Mechanical Design and Testing

Trafo Pembangkit Utama untuk PLTU Labuan adalah trafo dengan kapasitas daya 350 MVA dan sistem pendingin 6 buah tipe OFAF (Oil Force Air Force). Selama beroperasi, terjadi gangguan pada Main Generator Transformer (GT) yang disebabkan oleh kebocoran oil cooler. Hal ini disebabkan karena expand tube bersifat korosif yang disebabkan oleh bahan penyusunnya yang terdiri dari 2 jenis bahan yang berbeda. Kebocoran oli menyebabkan pencemaran lingkungan, penurunan level oli, dan peningkatan suhu belitan dan suhu oli pada GT. Selama dasawarsa beroperasinya PLTU Labuan, kebocoran GT oil cooler hampir selalu terjadi setiap tahunnya, baik di unit 1 maupun unit 2. Untuk mengantisipasi hal tersebut, kami melakukan modifikasi desain end tube dengan mengubah jenis material pada expand tube dari yang awalnya menggunakan besi hingga alumunium seperti bahan tabung di luar posisi dilebarkan. Perubahan desain selanjutnya adalah penambahan panjang end tube yang dilengkapi dengan knock and glue dengan kekuatan ekspansi di atas suhu operasi normal yang membuat end tube lebih handal dengan menambah luas permukaan yang menempel pada body oil cooler. Selain melakukan perubahan desain, modifikasi ini menggunakan kembali oil cooler bekas yang memiliki kualitas tube yang baik sehingga dapat digunakan kembali dengan kualitas yang lebih handal. Dengan dilakukannya modifikasi tersebut dapat meningkatkan kesiapan produksi unit pembangkit (EAF) sebesar 3,33% dalam satu kejadian MO karena adanya penggantian oil cooler generator trafo dan biaya perawatan yang lebih rendah untuk kebutuhan oil cooler trafo. Oil Cooler yang telah dimodifikasi dipasang pada saat Maintenance Outage di Unit 1 dan Overhaul unit 2 di tahun 2021 dan masih beroperasi dengan baik selama 20 bulan beroperasi.

Modifikasi oil cooler dilakukan dengan mengganti material dan menambah panjang dimensi expand tube.Hasil modifikasi meningkatkan kesiapan produksi (EAF) sebesar 3,33% dan mengurangi biaya perawatan trafo sebesar 0,11%.Tidak ada laporan kebocoran oil cooler selama 20 bulan operasi setelah implementasi modifikasi, serta terjadi peningkatan produksi listrik tahunan sebesar 6,72 GWh.

Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang efektivitas jangka panjang modifikasi material end tube terhadap pencegahan korosi galvanis, terutama dalam kondisi temperatur dan tekanan operasional yang bervariasi selama bertahun-tahun, untuk memastikan keandalan solusi ini dalam jangka waktu lebih dari dua tahun. Kedua, penting untuk mengevaluasi kemungkinan penerapan desain modifikasi ini pada jenis transformer dan sistem pendingin lain di pembangkit listrik serupa, melalui studi komparatif antar unit atau pembangkit guna menguji replikasi dan adaptabilitas solusi. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang optimasi proses daur ulang oil cooler bekas, dengan fokus pada metode seleksi tube yang masih layak pakai dan penilaian batas usia pakai setelah modifikasi, agar dapat dirumuskan standar teknis daur ulang yang efisien dan aman secara ekonomis serta teknis.

  1. Modification of The Oil Cooler to Avoid Oil Leaking in Generator Transformer PLTU Labuan “Moderator”... doi.org/10.22146/jmdt.85644Modification of The Oil Cooler to Avoid Oil Leaking in Generator Transformer PLTU Labuan AuModeratorAy doi 10 22146 jmdt 85644
Read online
File size419.01 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test