UGMUGM

Journal of Mechanical Design and TestingJournal of Mechanical Design and Testing

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari perilaku struktur mikro, korosi, dan sifat mekanis sambungan las tak sejenis antara aluminium padua AA1000 dan AA6061-T6 dengan variasi putaran tool 910, 1500, dan 2280 rpm pada kecepatan las 30 mm/menit. Beberapa pengujian yang dilakukan meliputi pengamatan struktur mikro menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) yang dilengkapi dengan Energy Dispersive X-ray Spectroscopy (EDS), pengukuran kekerasan mikro Vickers, pengujian tarik, dan pengujian korosi menggunakan metode Potentiodynamic Polarization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kecepatan putaran tool dari 910 rpm ke 1500 rpm meningkatkan derajat homogenitas dan kekuatan sambungan las, sedangkan peningkatan lanjut ke putaran 2280 rpm menurunkan sifat mekanis las karena pengasaran butir. Selanjutnya, hasil lainnya menunjukkan bahwa laju korosi las berada di antara kedua logam induk yang berbeda jenisnya.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mikrostruktur, kekerasan mikro, kekuatan tarik, dan laju korosi pada sambungan las tak sejenis antara AA1000 dan AA6061-T6 dipengaruhi oleh kecepatan putaran tool.Peningkatan kecepatan putaran tool menyebabkan peningkatan rekristalisasi dinamik butir di zona nugget dan meningkatkan aliran material, yang dapat menyebabkan pencampuran lengkap akibat deformasi tinggi oleh pengadukan tool.Hasil pemeriksaan makrostruktur mengonfirmasi pembentukan cincin bawang pada kecepatan putaran tool yang lebih tinggi.Puncak kekerasan mikro di zona nugget bergeser dari daerah dekat sisi mundur (AA6061-T6) menuju daerah dekat sisi maju (AA1000).Perilaku ini berkaitan dengan derajat pencampuran akibat aksi pengadukan pin.Peningkatan kecepatan putaran tool mencapai nilai maksimum pada 1500 rpm, sedangkan kecepatan yang lebih tinggi menyebabkan penurunan kekuatan.Hasil serupa juga diamati untuk kekuatan tarik.Kekuatan sambungan las tampaknya terkait dengan ukuran butir sesuai dengan persamaan Hall-Petch.Resistensi korosi terbaik diamati pada logam induk AA1000 yang ditandai dengan potensial tinggi dan kepadatan korosi rendah.Sebaliknya, AA6061-T6 menunjukkan kinerja korosi terburuk akibat keberadaan unsur paduan seperti Mg dan Si.Laju korosi pada las tak sejenis A1000/AA6061-T6 berada di antara kedua logam induk.

Berdasarkan hasil penelitian ini, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: (1) Mengkaji lebih lanjut pengaruh kecepatan putaran tool yang lebih tinggi terhadap sifat mekanis dan korosi pada sambungan las tak sejenis AA1000/AA6061-T6, terutama pada kisaran kecepatan yang lebih tinggi dari 2280 rpm. (2) Melakukan analisis lebih mendalam tentang mekanisme rekristalisasi dinamik butir dan pengaruhnya terhadap sifat mekanis dan korosi. (3) Mempelajari pengaruh variasi kecepatan las dan parameter proses lainnya, seperti tekanan tool dan geometri tool, terhadap perilaku struktur mikro, kekerasan mikro, dan kekuatan tarik pada sambungan las tak sejenis.

  1. Mechanical Properties and Corrosion Characteristics of Dissimilar Friction Stir Welded AA1000/AA6061-T6... journal.ugm.ac.id/jmdt/article/view/74006Mechanical Properties and Corrosion Characteristics of Dissimilar Friction Stir Welded AA1000 AA6061 T6 journal ugm ac jmdt article view 74006
Read online
File size1.07 MB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test