UGMUGM

Journal of Mechanical Design and TestingJournal of Mechanical Design and Testing

Modul GT Motor Control Center (MCC), merupakan alat pemutus daya yang menghubungkan sumber tegangan dengan beban. Aktivitas rack-in dan rack-out pemutus MCC dapat diklasifikasikan sebagai tindakan tidak aman dan kondisi tidak aman. Karena ada kemungkinan meledak. Seperti yang pernah terjadi beberapa kali di beberapa tempat di dunia. Pada tahun 2021 terjadi 3 force derating dan force outage yang disebabkan oleh kegagalan pemutus motor MCC. Kecelakaan tersebut mengakibatkan kerugian sebesar 500.516,67 KWh atau Rp 682.262.223,- ($44.766). Oleh karena itu, perlu dilakukan modifikasi pada breaker MCC 0.4kV dengan menambahkan selektor pada order off blocker untuk meminimalisir kerusakan soket akibat seringnya aktivitas breaker rack-in-rack-out. Setelah dilakukan modifikasi pada semua breaker di POMU Priok tidak terjadi kegagalan. Frekuensi aktivitas rack-in-rack-out berkurang secara signifikan dan itu merupakan hasil yang baik untuk keselamatan operasi. Modifikasi ini juga dapat menghindarkan POMU Priok dari potensi kerugian dan berpotensi meningkatkan laba bersih hingga Rp 221.549.398,- ($14.537).

Setelah dilakukan modifikasi pada semua breaker di POMU Priok tidak terjadi kegagalan.Frekuensi aktivitas rack-in-rack-out berkurang secara signifikan dan itu merupakan hasil yang baik untuk keselamatan operasi.Modifikasi ini juga dapat menghindarkan POMU Priok dari potensi kerugian dan berpotensi meningkatkan laba bersih hingga Rp 221.

Untuk meningkatkan keselamatan dan mengurangi risiko kegagalan motor, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang desain dan implementasi sistem proteksi yang lebih efektif. Studi ini dapat berfokus pada pengembangan algoritma kontrol yang canggih untuk mendeteksi dan mencegah kegagalan motor secara dini. Selain itu, penelitian juga dapat mengeksplorasi penggunaan teknologi sensor dan komunikasi nirkabel untuk memantau kondisi motor secara real-time. Dengan demikian, sistem proteksi yang lebih cerdas dan responsif dapat dikembangkan untuk mengurangi frekuensi kegagalan motor dan meningkatkan keandalan operasi.

  1. Series FACTS controllers in industrial low voltage electrical distribution networks for reducing fault... doi.org/10.11591/ijpeds.v12.i4.pp1953-1965Series FACTS controllers in industrial low voltage electrical distribution networks for reducing fault doi 10 11591 ijpeds v12 i4 pp1953 1965
  2. Protective Relay Upgrade Utilizing Real-Time Simulator Technology | IEEE Conference Publication | IEEE... ieeexplore.ieee.org/document/9074529Protective Relay Upgrade Utilizing Real Time Simulator Technology IEEE Conference Publication IEEE ieeexplore ieee document 9074529
  3. Motor Control Center Breaker Modification Through On/Off Switch to Prevent Motor Failure | Rosyiddin... doi.org/10.22146/jmdt.85643Motor Control Center Breaker Modification Through On Off Switch to Prevent Motor Failure Rosyiddin doi 10 22146 jmdt 85643
Read online
File size355.63 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test