UNIMUSUNIMUS

Med-Com Empowerment JournalMed-Com Empowerment Journal

Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) merupakan kegiatan pelayanan kesehatan untuk memperkuat pelayanan kesehatan di wilayah masyarakat bagi seluruh siklus kehidupan dari bayi hingga lansia. Namun, di puskesmas bandarharjo, belum optimal dalam pencatatan data remaja dan dewasa pada posyandu ILP. Kurangnya sistem pencatatan yang optimal juga berdampak pada keterlambatan evaluasi terkait kesehatan remaja dan dewasa. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 – 22 Maret 2025, menggunakan metode kualitatif dengan desain focused interviews. Pengambilan data menggunakan data primer dan sekunder yang didapatkan di puskesmas bandarharjo. Analisis data yang digunakan melalui pendekatan problem solving. Didapatkan prioritas penyebab masalah yaitu belum optimalnya pencatatan data remaja dan dewasa di posyandu ILP. Alternatif solusi yang dipilih adalah menyederhanakan formulir remaja dan dewasa. Penyederhanaan formulir data remaja dan dewasa akan membantu puskesmas meningkatkan efektivitas pelayanan posyandu ILP. Oleh karena itu, diperlukan dukungan dari pihak puskesmas dan kader posyandu untuk mengimplementasikan solusi ini secara optimal.

Penelitian ini menemukan bahwa pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat pada posyandu ILP di Puskesmas Bandarharjo Semarang belum optimal, terutama dalam pencatatan data remaja dan dewasa.Analisis menunjukkan bahwa penyebab utama masalah ini adalah formulir data remaja dan dewasa yang sulit dipahami.Solusi yang dipilih adalah menyederhanakan formulir tersebut untuk meningkatkan efektivitas pencatatan data dan pelayanan posyandu ILP.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai efektivitas penyederhanaan formulir data remaja dan dewasa terhadap peningkatan kualitas data dan pemanfaatan data tersebut dalam pengambilan keputusan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan sistem informasi terintegrasi yang memudahkan pencatatan dan pelaporan data remaja dan dewasa di posyandu ILP, termasuk pemanfaatan teknologi digital seperti aplikasi mobile. Ketiga, penting untuk mengeksplorasi faktor-faktor sosial budaya yang mempengaruhi partisipasi remaja dan dewasa dalam posyandu ILP, serta merancang strategi intervensi yang sesuai untuk meningkatkan kesadaran dan minat mereka terhadap layanan kesehatan yang tersedia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan remaja dan dewasa di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo Semarang.

Read online
File size772.56 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test