BILLFATHBILLFATH

Jurnal Matematika dan Sains (JMS)Jurnal Matematika dan Sains (JMS)

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prosedur eksplorasi dan identifikasi cendawan entomopatogen Metarhizium anisopliae dengan menggunakan metode baiting. Penelitian ini dilakukan dengan observasi dan deskripsi langsung. Sampel yang digunakan untuk eksplorasi adalah tanah rizosfer. Eksplorasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode baiting insect. Insekta yang digunakan dalam penelitian ini adalah ulat hongkong (Tenebrio molitor L.). Tanah yang digunakan untuk mendapatkan jamur entomopatogen diambil dengan metode purposive sampling dari tanah rizosfer di sekitar lokasi UPT PTPH Surabaya. Hasil penelitian melalui proses eksplorasi menggunakan metode baiting ulat hongkong (Tenebrio molitor L.) diperoleh cendawan entomogen, yaitu Metarhizium anisopliae. Ciri-ciri umum jamur Metarhizium anisopliae pada awal pertumbuhan koloni jamur berwarna putih dan berubah menjadi hijau tua dengan bertambahnya waktu inkubasi. Miselium bersekat dengan diameter 1,98-2,97µm. Konidiofor tegak, berlapis, dan bercabang berisi konidia. Konidia bersel tunggal hialin, berbentuk silindris dengan ukuran 9,94 x 3,96 m. Jamur ini bersifat parasit pada beberapa jenis serangga dan bersifat saprofit di dalam tanah dengan bertahan pada sisa-sisa tanaman.

Dalam penelitian ini, disimpulkan bahwa metode baiting dengan ulat hongkong meliputi tiga tahap.Hasil eksplorasi menggunakan metode baiting ulat hongkong memperoleh cendawan entomogen, Metarhizium anisopliae.Ciri umum jamur ini adalah koloni berwarna putih saat awal pertumbuhan dan berubah hijau gelap seiring waktu, miselium bersekat dengan diameter 1,98-2,97µm, serta konidiofor tegak berlapis yang dipenuhi konidia berbentuk silinder hialin berukuran 9,94 x 3,96 µm.bersifat parasit pada serangga dan saprofit pada sisa tanaman.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai jenis serangga sebagai umpan (bait) dalam metode baiting untuk isolasi cendawan entomopatogen, guna menemukan serangga umpan yang paling efektif menarik Metarhizium anisopliae dan spesies cendawan entomopatogen lainnya. Studi komparatif tentang pengaruh berbagai jenis tanah (misalnya, tanah pertanian, tanah hutan, tanah gambut) terhadap keberagaman dan potensi isolasi cendawan entomopatogen juga menarik untuk dilakukan, yang dapat memberikan wawasan tentang habitat optimal untuk eksplorasi agens hayati. Selain itu, perlu dilakukan penelitian untuk mengoptimalkan kondisi lingkungan (suhu, kelembaban, pH) bagi pertumbuhan dan sporulasi Metarhizium anisopliae hasil isolasi, sehingga dapat meningkatkan efikasi cendawan ini sebagai agen pengendali hayati hama serangga secara massal.

  1. #hasil panen jagung#hasil panen jagung
  2. #cendawan entomopatogen#cendawan entomopatogen
Read online
File size282.63 KB
Pages6
Short Linkhttps://juris.id/p-2zg
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test