STKIP BIMASTKIP BIMA
ESESAbstrak Pendamping Desa dan pemerintah Desa merupakan dua pranata yang memiliki tujuan yang sama untuk membangun desa kearah yang lebih baik, maka pendamping desa Mendampingi desa dalam perencanaan pembangunan dan keuangan desa, tujuannya agar perencanaan dan penganggaran desa berjalan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku berdasarkan indikator output yang ada. :sebuah wadah yang hasil penelitian partisipasi pendamping desa dan pendamping. Kemudian salah satu agendanya mengawal implementasi UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa, secara sistematis, konsisten dan berkelanjutan dengan fasilitasi, supervisi, dan pendampingan. Namun kurangnya peranserta dan kemitraan pendamping desa dan pemerintah desa serta masyarakat desa karena dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian pembangunan desa serta pelestarian hasil-hasil pembangunan, 1. kurangnya kesadaran penuh dari pendamping desa dan pemerintah desa untuk musyawarah dan keterbukaan dalam merancang dan melaksanakan pembangunan Desa, 2. Masyarakat desa semata-mata diposisikan sebagai objek atau sasaran pembangunan, 3. Kemitraan pemerintah desa dan pendamping desa masih sebatas pada output atau pemanfaatan hasil, 4. Secara umum banyak potensi alam yang masih dikelola dengan baik, 5. kecenderungan sifat penduduk desa yang menerima kondisi apa adanya. 6. SDM masyarakat masih pendidikan tingkat menengah ke bawah.
Pendampingan desa memiliki tanggung jawab penuh dalam membangun desa terpencil dan bukan hanya sekedar menjalankan amanat Undang-Undang Desa, tetapi untuk mengevaluasi, mengawal perubahan desa untuk mewujudkan desa yang mandiri.Pendampingan desa bukan hanya mendata dan mengevaluasi mendampingi pelaksanaan proyek yang masuk ke desa atau mengawasi penggunaan dana desa, tetapi melakukan pendampingan secara utuh berpartisipasi penuh mulai dari musrembang, memfasilitasi, mengkoordinasi yang diawali dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi.Kemitraan antara pemerintah desa dan pendamping desa masih terbatas pada output, partisipasi masyarakat secara umum masih pasif, dan pemanfaatan potensi alam belum optimal disebabkan SDM masyarakat yang rendah dan keterbatasan teknologi.
Untuk penelitian lanjutan yang baru, disarankan untuk mengeksplorasi (1) seperti apa model kemitraan yang efektif antara pendamping desa dan masyarakat dalam merancang program pembangunan berbasis partisipasi aktif? (2) Apa faktor utama yang menghambat penguasaan teknologi tepat guna oleh masyarakat desa terpencil, dan bagaimana solusi pemberdayaan SDM melalui pelatihan yang berkelanjutan? (3) Bagaimana integrasi sumber daya alam tradisional dengan inovasi agrisindustri untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat pedesaan secara berkelanjutan?.
| File size | 275.09 KB |
| Pages | 11 |
| Short Link | https://juris.id/p-2xU |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji , serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakanPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji , serta peranan lingkungan pesantren dan pendidik dalam membentuk keseimbangan tersebut. Penelitian ini menggunakan
JBASICJBASIC Pemerolehan pembelajaran pada pokok bahasan soal cerita melalui metode Problem Solving merupakan tujuan dasar yang akan dicapai. Seluruh siswa kelas IIIPemerolehan pembelajaran pada pokok bahasan soal cerita melalui metode Problem Solving merupakan tujuan dasar yang akan dicapai. Seluruh siswa kelas III
JBASICJBASIC Kemudian pada siklus II diperoleh hasil yaitu sebanyak 14 siswa (43,75%) dengan kriteria “Sangat Tinggi, 17 siswa (53,13%) dengan kriteria “Tinggi,Kemudian pada siklus II diperoleh hasil yaitu sebanyak 14 siswa (43,75%) dengan kriteria “Sangat Tinggi, 17 siswa (53,13%) dengan kriteria “Tinggi,
JBASICJBASIC Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat atau tidaknya korelasi pola asuh orang tua dengan hasil belajar matematika siswa kelas V sekolahTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui terdapat atau tidaknya korelasi pola asuh orang tua dengan hasil belajar matematika siswa kelas V sekolah
JBASICJBASIC Penelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN Cawang 07 Jakarta Timur. Data dikumpulkan dengan wawancara, tes, observasi dan catatan lapangan. PenelitianPenelitian ini dilaksanakan di kelas IV SDN Cawang 07 Jakarta Timur. Data dikumpulkan dengan wawancara, tes, observasi dan catatan lapangan. Penelitian
JBASICJBASIC Maka terdapat pengaruh penggunaan model Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV di SD Negeri 07 KTK Kota Solok. Model KooperatifMaka terdapat pengaruh penggunaan model Kooperatif Tipe Jigsaw terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV di SD Negeri 07 KTK Kota Solok. Model Kooperatif
JBASICJBASIC Berdasarkan hasil rekapitulasi pada siklus I pembelajaran I dapat dilihat nilai persentase keterampilan menulis siswa sebesar 55%, terjadi peningkatanBerdasarkan hasil rekapitulasi pada siklus I pembelajaran I dapat dilihat nilai persentase keterampilan menulis siswa sebesar 55%, terjadi peningkatan
JBASICJBASIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kooperatif tipe Make A Match berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V dengan skor t-hitung (4,9045)Hasil penelitian menunjukkan bahwa model kooperatif tipe Make A Match berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V dengan skor t-hitung (4,9045)
Useful /
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Penyerapan glukosa di dalam tubuh akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan meningkatkan sekresi insulin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuiPenyerapan glukosa di dalam tubuh akan menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan meningkatkan sekresi insulin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Diagnosa gangguan mobilitas fisik menunjukan mengalami perkembangan skala kekuatan otot yang dimana saat pengkajian kekuatan otot ekstremitas kiri atasDiagnosa gangguan mobilitas fisik menunjukan mengalami perkembangan skala kekuatan otot yang dimana saat pengkajian kekuatan otot ekstremitas kiri atas
PANCASILAPANCASILA Jenis penelitian ini adalah deskriptif-kuantitatif, subjek penelitian ini adalah pedagang yang tercatat sebanyak 570 pedagang dan sebagai populasi teknikJenis penelitian ini adalah deskriptif-kuantitatif, subjek penelitian ini adalah pedagang yang tercatat sebanyak 570 pedagang dan sebagai populasi teknik
STKIP BIMASTKIP BIMA Namun, terdapat kendala orang tua dalam mendidik anak, seperti pemenuhan HP android dan paket internet bagi keluarga tidak mampu, media pembelajaran yangNamun, terdapat kendala orang tua dalam mendidik anak, seperti pemenuhan HP android dan paket internet bagi keluarga tidak mampu, media pembelajaran yang