UMPRUMPR
Anterior JurnalAnterior JurnalBerangkat dari latar belakang pendidikan yang berbeda, yakni santriwati dari lulusan SD/MI (program reguler) dan santriwati lulusan SLTP/MTs (program intensif), maka adakah perbedaan prestasi belajar yang dicapai utamanya dalam mata pelajaran keagamaan pada santri kelas V. Untuk itu penulis mengadakan penelitian di TMI Puteri Al-Amien Prenduan. Sebagai populasi adalah santriwati kelas V sebanyak 181 santri yang terdiri dari 67 santri program regular dan 114 santri program intensif. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan cara undian yang terdiri dari 50 santri program regular dan 50 santri program intensif. Sedangkan nilai prestasi belajar diambil dari raport santri yang menjadi dokumen di lembaga TMI Puteri Al-Amien Prenduan. Berdasarkan hasil analisis dengan menggunakan rumus dapat diketahui bahwa t score (1,83) lebih kecil dari nilai t dalam tabel baik dari taraf kepercayaan 1% (2,62) maupun taraf kepercayaan 5% (1,98). Dengan demikian Ho diterima, yang berarti bahwa tidak ada perbedaan prestasi belajar dalam mata pelajaran keagamaan antara santriwati program reguler dan santriwati program intensif kelas V.
Tidak ada perbedaan signifikan antara prestasi belajar santriwati program reguler dan program intensif.rata-rata nilai program reguler (6,36) termasuk kategori cukup baik, sedangkan program intensif (5,94) termasuk kategori cukup.perbedaan nilai sebesar 0,42 dianggap kurang berarti dan menunjukkan bahwa keberhasilan belajar berpengaruh pada perkembangan fisik dan mental anak.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji bagaimana variasi metode pengajaran, seperti penggunaan multimedia atau pendekatan experiential learning, memengaruhi prestasi belajar mata pelajaran keagamaan pada santriwati kelas V baik pada program reguler maupun intensif; selanjutnya, penting untuk menyelidiki peran keterlibatan orang tua dan lingkungan rumah dalam meningkatkan prestasi belajar keagamaan santri, dengan membandingkan faktor-faktor tersebut antara kedua program; terakhir, sebuah studi longitudinal dapat mengevaluasi dampak jangka panjang perbedaan program reguler dan intensif terhadap pencapaian akademik dan perkembangan personal santri selama jenjang pendidikan menengah, sehingga dapat memberikan gambaran komprehensif tentang efektivitas masing-masing program.
| File size | 277.86 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANPOLBAN Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis dokumen dan literatur ilmiah. Hasil penelitianMetode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan melalui analisis dokumen dan literatur ilmiah. Hasil penelitian
IKHAFIIKHAFI Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan learning by doing, yang meliputi tahap observasi, penyampaian materi interaktif,Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif dengan pendekatan learning by doing, yang meliputi tahap observasi, penyampaian materi interaktif,
POLBANPOLBAN Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem memiliki latency sebesar 40–60 ms per frame dan mampu mencapai 24 FPS, sehingga memenuhi kriteria real-time.Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem memiliki latency sebesar 40–60 ms per frame dan mampu mencapai 24 FPS, sehingga memenuhi kriteria real-time.
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Secara keseluruhan, temuan penelitian ini mengonfirmasi bahwa mengintegrasikan prinsip-prinsip pengajaran diferensiasi ke dalam desain permainan digitalSecara keseluruhan, temuan penelitian ini mengonfirmasi bahwa mengintegrasikan prinsip-prinsip pengajaran diferensiasi ke dalam desain permainan digital
UMSUMS Latihan ini merupakan salah satu metode latihan fisioterapi yang berfokus pada penguatan otot inti, yang tidak hanya meningkatkan stabilitas tubuh tetapiLatihan ini merupakan salah satu metode latihan fisioterapi yang berfokus pada penguatan otot inti, yang tidak hanya meningkatkan stabilitas tubuh tetapi
UNIRA MALANGUNIRA MALANG Implementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Sidoarjo menonjolkan pengembangan karakter melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta pendekatanImplementasi Kurikulum Merdeka di MTsN 2 Sidoarjo menonjolkan pengembangan karakter melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) serta pendekatan
UNIBAUNIBA Maka dari itu untuk memperkecil dan memutus rantai penyebaran Covid-19, pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan dengan diterapkannya pembelajaran daringMaka dari itu untuk memperkecil dan memutus rantai penyebaran Covid-19, pemerintah Indonesia mengeluarkan kebijakan dengan diterapkannya pembelajaran daring
MAHADEWAMAHADEWA Data pencapaian kalkulus dikumpulkan menggunakan tes pencapaian kalkulus. Data kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkanData pencapaian kalkulus dikumpulkan menggunakan tes pencapaian kalkulus. Data kemudian dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan
Useful /
IKHAFIIKHAFI Jika dilihat dari hasil pengamatan dari para peserta sebanyak 90% peserta sudah mampu mengoperasikan aplikasi PowerPoint tingkat dasar. Yang dimaksud denganJika dilihat dari hasil pengamatan dari para peserta sebanyak 90% peserta sudah mampu mengoperasikan aplikasi PowerPoint tingkat dasar. Yang dimaksud dengan
IKHAFIIKHAFI Teknologi ini dapat berupa keterampilan dalam menggunakan perangkat lunak yang umum digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar. Guru mendapat pengetahuanTeknologi ini dapat berupa keterampilan dalam menggunakan perangkat lunak yang umum digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar. Guru mendapat pengetahuan
IKHAFIIKHAFI Berdasarkan permasalahan yang diangkat di atas yaitu tentang bahayanya menggunakan gadget terhadap anak, maka berdasarkan hasil observasi yang dilakukanBerdasarkan permasalahan yang diangkat di atas yaitu tentang bahayanya menggunakan gadget terhadap anak, maka berdasarkan hasil observasi yang dilakukan
UMPRUMPR Hasil hukum pernikahan sirri menurut Hukum Islam dan Hukum Positif, menurut Hukum Islam pernikahan sirri tidak sah karena tidak memiliki wali nikah, sedangkanHasil hukum pernikahan sirri menurut Hukum Islam dan Hukum Positif, menurut Hukum Islam pernikahan sirri tidak sah karena tidak memiliki wali nikah, sedangkan