UNTAGUNTAG
DIA: Jurnal Administrasi PublikDIA: Jurnal Administrasi PublikSalah satu agenda reformasi birokrasi adalah meningkatkan kinerja aparatur sebagai penyelenggara pelayanan publik, melalui penerapan prinsip merit sebagai tolok ukur pelaksanaan manajemen Aparatur Sipil Negara, yang mencakup aspek manajemen kinerja. Oleh karena itu, manajemen kinerja aparatur merupakan hal penting sebagai tolok ukur pencapaian tujuan organisasi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis penyebab tidak optimalnya implementasi kebijakan sistem manajemen kinerja Pegawai Negeri Sipil Kota Tangerang serta memberikan gambaran model implementasi sistem manajemen kinerja PNS yang lebih profesional di Kota Tangerang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, dengan pengumpulan data primer melalui wawancara mendalam terhadap Pegawai Negeri Sipil Kota Tangerang secara purposif. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penyebab sistem manajemen kinerja tidak optimal karena tidak sesuai dengan standar dan tujuan kebijakan yang berlaku, seluruh sumber daya sebagai pelaksana kebijakan telah melaksanakan kebijakan namun belum dimaksimalkan pada setiap tahap, dukungan sumber daya teknologi dengan pembangunan aplikasi e-kinerja dan Sistem Informasi Manajemen Aparatur Sipil Negara belum efektif dalam menyajikan data profil kinerja pegawai, pentingnya penetapan standar dan tujuan yang jelas pada setiap tahap pelaksanaan sistem manajemen kinerja, memaksimalkan peran asesor sumber daya aparatur dalam memberikan pelatihan pembinaan dan konseling bagi pejabat penilai kinerja, membangun sistem informasi manajemen kinerja yang mengintegrasikan seluruh tahapan manajemen kinerja, serta memperkuat komitmen dan dukungan seluruh manajemen untuk menerapkan sistem manajemen kinerja secara konsisten.
Implementasi kebijakan sistem manajemen kinerja PNS di Kota Tangerang tidak optimal karena tidak sesuai dengan standar dan tujuan kebijakan yang berlaku serta adanya ketiadaan pengaturan standar yang jelas.Dukungan sumber daya teknologi melalui aplikasi e-kinerja dan sistem informasi manajemen belum efektif dan terintegrasi, sehingga data profil kinerja pegawai tidak tersaji secara akurat.Komunikasi antara penilai dan bawahan juga belum terjalin dengan baik, serta belum ada dialog kinerja dan pemberian umpan balik yang memadai, meskipun komitmen pimpinan dalam penerapan sistem kinerja secara objektif telah terbentuk.
Pertama, perlu dikaji bagaimana desain sistem manajemen kinerja berbasis digital yang terintegrasi dari perencanaan hingga evaluasi dapat meningkatkan akurasi dan transparansi penilaian kinerja PNS di lingkungan pemerintah daerah. Kedua, penting untuk meneliti model pelatihan berkelanjutan bagi para penilai kinerja agar mampu memberikan umpan balik yang objektif, mengurangi bias penilaian, dan meningkatkan kapasitas asesor dalam membina bawahan secara efektif. Ketiga, perlu dikembangkan penelitian tentang penerapan penilaian kinerja 360 derajat di instansi pemerintah daerah untuk melihat sejauh mana input dari rekan kerja, bawahan, dan atasan dapat meningkatkan keadilan dan kredibilitas sistem penilaian, serta dampaknya terhadap motivasi dan perilaku kerja aparatur. Penelitian-penelitian ini secara bersama-sama dapat membantu menciptakan sistem manajemen kinerja yang lebih adil, transparan, dan berkelanjutan. Desain sistem digital yang terintegrasi akan memudahkan pelacakan capaian kinerja secara real-time. Pelatihan asesor yang berkelanjutan memastikan penilaian dilakukan secara profesional. Sementara itu, penilaian 360 derajat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kinerja individu. Ketiga pendekatan ini saling melengkapi dalam mewujudkan manajemen kinerja yang efektif. Hasilnya dapat menjadi acuan bagi daerah lain dalam menyempurnakan sistem manajemen kinerjanya. Penelitian lanjutan sebaiknya dilakukan secara bertahap dan melibatkan uji coba terbatas sebelum diterapkan secara menyeluruh.
| File size | 320 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Penguatan kapasitas kelembagaan dan promosi tata pemerintahan partisipatif sangat penting untuk meningkatkan administrasi tingkat distrik. Penelitian iniPenguatan kapasitas kelembagaan dan promosi tata pemerintahan partisipatif sangat penting untuk meningkatkan administrasi tingkat distrik. Penelitian ini
MYJOURNALMYJOURNAL Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan analisis berdasarkan alat PLS-SEM SmartPLS 3. Populasi penelitianMetode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan analisis berdasarkan alat PLS-SEM SmartPLS 3. Populasi penelitian
PENERBITGOODWOODPENERBITGOODWOOD Perbaikan diperlukan melalui diseminasi regulasi mutasi secara sistematis, analisis jabatan dan beban kerja yang komprehensif, pembentukan prosedur operasionalPerbaikan diperlukan melalui diseminasi regulasi mutasi secara sistematis, analisis jabatan dan beban kerja yang komprehensif, pembentukan prosedur operasional
LLDIKTI12LLDIKTI12 Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan wawancara mendalam dan analisis dokumen yang melibatkan perangkat desa dan pemangku kepentingan terkait.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan wawancara mendalam dan analisis dokumen yang melibatkan perangkat desa dan pemangku kepentingan terkait.
UNISTIUNISTI Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, terbukti dari nilai t hitung lebih besarHasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pasien, terbukti dari nilai t hitung lebih besar
UMPRUMPR Jumlah populasi adalah 32 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angket dan CARI. Masalah yang dihadapi oleh mahasiswa dalam pemahamanJumlah populasi adalah 32 mahasiswa. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi, angket dan CARI. Masalah yang dihadapi oleh mahasiswa dalam pemahaman
UMPRUMPR Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini untuk menyelesaikan penelitian tersebut. Peneliti berkeyakinan dengan menggunakan pendekatanPeneliti menggunakan pendekatan kualitatif dalam penelitian ini untuk menyelesaikan penelitian tersebut. Peneliti berkeyakinan dengan menggunakan pendekatan
UMPRUMPR Untuk mengukur ketercapaian indikator penelitian tersebut dilakukan penelitian menggunakan prinsip prinsip penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkanUntuk mengukur ketercapaian indikator penelitian tersebut dilakukan penelitian menggunakan prinsip prinsip penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan
Useful /
ASTHAGRAFIKAASTHAGRAFIKA Target luaran yang ingin dicapai yaitu publikasi jurnal ber-ISSN, publikasi media online, peningkatan daya saing bisnis, peningkatan manajemen usaha, perbaikanTarget luaran yang ingin dicapai yaitu publikasi jurnal ber-ISSN, publikasi media online, peningkatan daya saing bisnis, peningkatan manajemen usaha, perbaikan
ILOMATAILOMATA Penggunaan Beneish M-Score untuk mendeteksi kecurangan tidaklah baru, tetapi penerapannya pada konteks BUMN memberikan wawasan lebih lanjut tentang tingkatPenggunaan Beneish M-Score untuk mendeteksi kecurangan tidaklah baru, tetapi penerapannya pada konteks BUMN memberikan wawasan lebih lanjut tentang tingkat
IRPIIRPI Penelitian ini juga berkontribusi dalam peningkatan kualitas data dengan melengkapi matan hadis yang digunakan, sehingga menghasilkan performa klasifikasiPenelitian ini juga berkontribusi dalam peningkatan kualitas data dengan melengkapi matan hadis yang digunakan, sehingga menghasilkan performa klasifikasi
LLDIKTI12LLDIKTI12 Hasil menunjukkan hubungan signifikan antara riwayat keluarga, pengetahuan, dan transfusi darah dengan kejadian hepatitis B. Temuan ini menekankan pentingnyaHasil menunjukkan hubungan signifikan antara riwayat keluarga, pengetahuan, dan transfusi darah dengan kejadian hepatitis B. Temuan ini menekankan pentingnya