MCMC

Mauriduna : Journal of Islamic StudiesMauriduna : Journal of Islamic Studies

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Pelaksanaan penilaian aspek sikap spiritual dan sosial siswa dalam pembelajaran akidah akhlak, (2) Faktor penghambat dalam pelaksanaan penilaian aspek sikap spiritual dan sosial siswa. Fokus penelitian ini dilakukan di MTs Negeri 1 Lampung Timur. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan, metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Teknik dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 15 orang. Temuan pembahasan dalam penelitian ini antara lain: Pertama, pelaksanaan penilaian aspek sikap spiritual dan sosial siswa, yaitu pertama, perencanaan penilaian, identifikasi kompetensi inti (KI) dan kompetensi dasar (KD), perumusan indikator, penentuan teknik, perancangan instrumen, penentuan instrumen, dan analisis proses evaluasi. Dalam proses pelaksanaannya terdapat penilaian, observasi, penilaian diri, penilaian antarteman sejawat, dan penjurnalan. Kemudian pengolahan dan pelaporan, penentuan skor, pendeskripsian capaian penilaian, rekapitulasi, pelaporan hasil penilaian, dan tindak lanjut penilaian. Kedua, kendala dalam pembentukan sikap spiritual dan sosial siswa adalah keterbatasan penguasaan IT (Informasi dan Teknologi). Ketiga, kendala dalam pemilihan kata kerja operasional yang sesuai dengan materi, dan keterbatasan ketersediaan waktu. Keempat, keterbatasan anggaran keuangan sekolah.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa guru telah merencanakan penilaian sikap spiritual dan sosial melalui konsep penilaian yang telah diterapkan.Guru telah mengembangkan tujuan penilaian yang mencakup indikator melalui Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD), merumuskan indikator sikap spiritual dan sosial menggunakan kata kerja operasional, memilih teknik penilaian yang sesuai untuk mengamati sikap, serta menerapkan observasi, penilaian diri, dan penilaian antar teman.Namun, implementasi penilaian sikap spiritual dan sosial belum optimal karena tidak sesuai dengan perencanaan RPP dan teknik penilaian yang diusulkan hanya mencakup penilaian diri dan penilaian antar teman.Proses dan pelaporan penilaian sikap telah berjalan efektif.Guru menggunakan jurnal sebagai instrumen untuk mencatat sikap siswa yang dikelompokkan menjadi sikap spiritual dan sosial.Kendala yang dihadapi adalah keterbatasan waktu, sehingga tidak semua indikator domain sikap spiritual dan sosial dapat dinilai secara optimal.Meskipun teknik observasi lebih praktis, penilaian diri dan penilaian antar teman tidak dapat dilakukan secara optimal untuk mendukung penilaian sikap.Salah satu solusi untuk mengatasi hambatan dalam penilaian sikap spiritual dan sosial adalah melalui diskusi dengan rekan sejawat, seperti guru mata pelajaran serupa, untuk berpartisipasi aktif dalam bimbingan teknis.Kerja sama yang erat dengan orang tua atau wali juga menjadi kunci, di mana nasihat dan bimbingan dapat diberikan kepada siswa yang meraih hasil baik dan buruk agar hasil penilaian selaras dengan tujuan pembelajaran.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara madrasah yang telah menerapkan pembelajaran akidah akhlak dengan madrasah yang belum menerapkan pembelajaran tersebut. Studi komparatif ini dapat membantu mengidentifikasi perbedaan dalam pembentukan sikap spiritual dan sosial siswa serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran akidah akhlak di era digital. Selain itu, penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode penilaian sikap spiritual dan sosial yang lebih komprehensif dan terintegrasi dengan pembelajaran akidah akhlak. Penelitian ini dapat mengeksplorasi cara-cara inovatif untuk menilai sikap spiritual dan sosial siswa, seperti penggunaan teknologi atau pendekatan kolaboratif antara guru, siswa, dan orang tua. Dengan demikian, penelitian lanjutan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran akidah akhlak dan pembentukan sikap spiritual dan sosial siswa di era digital.

  1. Penguatan Pendidikan Moral terhadap Remaja di Era Globalisasi | Malewa: Journal of Multidisciplinary... jurnal.mymalewa.org/index.php/JoMe/article/view/116Penguatan Pendidikan Moral terhadap Remaja di Era Globalisasi Malewa Journal of Multidisciplinary jurnal mymalewa index php JoMe article view 116
  2. One moment, please.... one moment please wait request verified doi.org/10.36088/islamika.v5i3.3500One moment please one moment please wait request verified doi 10 36088 islamika v5i3 3500
  3. Full article: Islamic educational and cultural values in Indonesian puppetry art: a systematic... doi.org/10.1080/2331186X.2025.2490445Full article Islamic educational and cultural values in Indonesian puppetry art ayCAsystematic doi 10 1080 2331186X 2025 2490445
  1. #sosial siswa#sosial siswa
  2. #sikap sosial#sikap sosial
Read online
File size403.24 KB
Pages25
Short Linkhttps://juris.id/p-2sS
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test