UNWIRUNWIR
Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra IndonesiaBahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra IndonesiaDalam pengajaran di sekolah, khususnya pengajaran Bahasa Indonesia, guru senantiasa berusaha agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam memahami konsep bahasa Indonesia, yaitu mendeskripsikan benda. Namun, dalam kenyataannya masih banyak siswa yang tidak dapat memahami konsep bahasa Indonesia tentang mendeskripsikan benda sebagaimana yang diharapkan oleh guru. Hal ini dapat diketahui dari rendahnya daya serap siswa dalam memahami konsep bahasa Indonesia yaitu mendeskripsikan benda meskipun telah diusahakan dengan baik oleh guru. Kesulitan siswa dalam memahami konsep Bahasa Indonesia tentang mendeskripsikan suatu gambar merupakan salah satu masalah yang dihadapi oleh guru. Jika guru memberikan ulangan atau tes yang diberikan oleh guru, hasilnya 50% siswa mendapat nilai di bawah rata-rata, dan hanya sedikit siswa (50%) yang mendapat nilai di atas karena mereka telah memahami konsep yang diajarkan oleh guru. Untuk itu sangat penting bagi guru untuk memberikan bantuan baik berupa perlakuan ataupun cara-cara memahami bahan pelajaran. Oleh sebab itu salah satu bantuan yang bisa dilakukan guru adalah dengan pemberian program remedial yaitu suatu bentuk kegiatan yang bersifat menyembuhkan, membetulkan atau mengajar kembali, sehingga pemahaman siswa menjadi lebih baik dibandingkan dengan sebelumnya.
Berdasarkan hasil pengamatan dan pengujian dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep bahasa Indonesia tentang mendeskripsikan benda melalui kegiatan remedial oleh tutor sebaya dalam kelompok kecil dapat meningkatkan nilai test siswa.Siswa yang malu atau takut bertanya pada guru ternyata dalam kelompok kecil mereka tidak malu dan takut bertanya, bahkan terlihat telah aktif baik dalam diskusi maupun dalam hal menjawab soal-soal yang diberikan oleh tutor sebayanya.Siswa merasa lebih nyaman belajar dalam kelompok kecil karena mereka bebas untuk bekerja, belajar sambil bercanda dengan teman-temannya tanpa merasa ada yang akan memarahi atau menghukumnya jika mereka berbuat salah.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas program remedial dengan pendekatan yang berbeda, misalnya dengan memanfaatkan media pembelajaran digital interaktif untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor lain yang mempengaruhi keberhasilan program remedial, seperti karakteristik siswa, kualitas tutor sebaya, dan dukungan orang tua. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pelatihan tutor sebaya yang lebih komprehensif, meliputi pengetahuan tentang konsep bahasa Indonesia, strategi pembelajaran yang efektif, serta keterampilan komunikasi dan interpersonal yang baik. Dengan demikian, program remedial dapat diimplementasikan secara lebih optimal dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Indonesia di sekolah dasar.
| File size | 143.55 KB |
| Pages | 6 |
| Short Link | https://juris.id/p-2oW |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Kelima metode ini saling melengkapi sehingga menciptakan model pembelajaran yang koheren antara teori dan praktik. Bandongan memberikan kesempatan bagiKelima metode ini saling melengkapi sehingga menciptakan model pembelajaran yang koheren antara teori dan praktik. Bandongan memberikan kesempatan bagi
PCMKRAMATJATIPCMKRAMATJATI Penelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi‑eksperimen) dengan perlakuan treatment. Hasil deskriptif menunjukkan nilai rata‑rata hasil belajarPenelitian menggunakan metode eksperimen semu (quasi‑eksperimen) dengan perlakuan treatment. Hasil deskriptif menunjukkan nilai rata‑rata hasil belajar
UNDIKMAUNDIKMA Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital melalui penggunaan aplikasi pencatatan keuangan bagi KomunitasKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital melalui penggunaan aplikasi pencatatan keuangan bagi Komunitas
STIT MADANISTIT MADANI Sedangkan pada siklus II mengalami kenaikan sebesar 84,6% dari 22 peserta didik yang tuntas dan 4 peserta didik yang belum mencapai KKM. Berdasarkan hasilSedangkan pada siklus II mengalami kenaikan sebesar 84,6% dari 22 peserta didik yang tuntas dan 4 peserta didik yang belum mencapai KKM. Berdasarkan hasil
AKSAQILAJURNALAKSAQILAJURNAL Hasil menunjukkan bahwa nilai uji Wilcoxon pada kelas eksperimen dan kontrol adalah 0,000, yang berarti terdapat perbedaan antara skor pre-test dan post-testHasil menunjukkan bahwa nilai uji Wilcoxon pada kelas eksperimen dan kontrol adalah 0,000, yang berarti terdapat perbedaan antara skor pre-test dan post-test
STAIALAMINSTAIALAMIN Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di SDIT Al-Wildan Mendagi Gerung. Adapun teknik yang digunakanMetode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif. Lokasi penelitian yaitu di SDIT Al-Wildan Mendagi Gerung. Adapun teknik yang digunakan
UNHIUNHI Artikel ini berupaya mengkaji beberapa isu yang berkaitan dengan bentuk, proses dan kendala penerapan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara,Artikel ini berupaya mengkaji beberapa isu yang berkaitan dengan bentuk, proses dan kendala penerapan. Penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara,
UNIPMAUNIPMA Pendalaman materi ini digunakan untuk persiapan siswa mengikuti ajang olimpiade yang akan dilaksanakan oleh siswa SMKN 1 Geger. Adanya kegiatan pengabdianPendalaman materi ini digunakan untuk persiapan siswa mengikuti ajang olimpiade yang akan dilaksanakan oleh siswa SMKN 1 Geger. Adanya kegiatan pengabdian
Useful /
UNISKAUNISKA Data diperoleh dengan wawancara terhadap pemerintah Desa Tunglur, serta dari dokumen terkait seperti RPJM Des, dan RKP Des. Penelitian ini menemukan, prosesData diperoleh dengan wawancara terhadap pemerintah Desa Tunglur, serta dari dokumen terkait seperti RPJM Des, dan RKP Des. Penelitian ini menemukan, proses
UNWIRUNWIR Penelitian ini dilandasi oleh pemikiran bahwa paribahasa Sunda merupakan warisan budaya pemiliknya, yaitu masyarakat Sunda, yang penuh dengan makna yangPenelitian ini dilandasi oleh pemikiran bahwa paribahasa Sunda merupakan warisan budaya pemiliknya, yaitu masyarakat Sunda, yang penuh dengan makna yang
UNWIRUNWIR Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi pada aspek penciutan, penambahan, dan perubahan variasi dalam novel Cinta Suci ZahranaPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses ekranisasi pada aspek penciutan, penambahan, dan perubahan variasi dalam novel Cinta Suci Zahrana
UNWIRUNWIR Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa cerpen angkatan 66 lebih banyak menggunakan gaya bahasa hiperbola dan metafora, sedangkan angkatan 2000Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya bahasa cerpen angkatan 66 lebih banyak menggunakan gaya bahasa hiperbola dan metafora, sedangkan angkatan 2000